Jateng

Peristiwa Sejarah yang Diperingati pada 28 Januari: Hari Ulang Tahun Nahdlatul Ulama dan Peringatan Internasional Lainnya

Theo Adi Pratama | 28 Januari 2024, 09:32 WIB
Peristiwa Sejarah  yang Diperingati pada 28 Januari: Hari Ulang Tahun Nahdlatul Ulama dan Peringatan Internasional Lainnya

AKURAT.CO Sejarah, Pada tanggal 28 Januari setiap tahunnya, berbagai peristiwa dan momen penting diperingati secara nasional maupun internasional.

Pada tahun 2024, hari ini menjadi saksi sejumlah perayaan bersejarah yang melibatkan isu-isu kesehatan, lingkungan, komunitas, dan kebudayaan.

Mari kita ulas lebih lanjut mengenai peringatan-peringatan tersebut.

Baca Juga: Sejarah dan Misteri Makam Ragasemangsang di Purwokerto: Tempat Penuh Kesakralan

1. Hari Ulang Tahun Nahdlatul Ulama (NU)

Tanggal 28 Januari 2024 menjadi Hari Ulang Tahun Nahdlatul Ulama (NU) yang ke-101.

NU, sebuah organisasi Islam terbesar di Indonesia, merayakan hari lahirnya pada tanggal 16 Rajab 1344 H dalam penanggalan Hijriah, atau bertepatan dengan 31 Januari 1926 Masehi.

Meskipun tanggal lahirnya ditetapkan dalam kalender Hijriah, perayaan HUT NU tetap mengacu pada penanggalan Islam.

KH Hasyim Asy'ari, pemimpin organisasi pada masa itu, menetapkan keputusan ini dalam Rapat Harian Syuriyah dan Tanfidziyah Pengurus Besar NU.

Tahun ini, tema perayaan adalah "Memacu Kinerja, Mengawal Kemenangan Indonesia," dengan puncak acara pada 30 Januari 2024.

2. Hari Kusta Sedunia

Tanggal 28 Januari juga diperingati sebagai Hari Kusta Sedunia.

Penyakit kusta, disebabkan oleh bakteri tertentu, dapat menyebabkan kerusakan permanen pada anggota tubuh manusia seperti tangan, kaki, dan wajah.

Peringatan ini dirancang untuk meningkatkan kesadaran masyarakat tentang bahaya penyakit kusta dan mendukung penyintas untuk menjalani kehidupan yang bermakna.

Hari Kusta Sedunia ditetapkan pada tahun 1954 oleh jurnalis Perancis Raoul Follereau.

Tujuannya adalah mengadvokasi hak-hak mereka yang terkena kusta, serta memberikan pemahaman mengenai penyakit ini agar masyarakat dapat lebih peduli.

Baca Juga: Misteri dan Sejarah Makam Gantung di Pesanggrahan Djojodigdan, Blitar: Pemilik Ilmu Pancasona

3. Hari Pengurangan Emisi CO2

Tanggal 28 Januari juga menjadi Hari Pengurangan Emisi CO2, sebuah inisiatif untuk membantu dunia bertransisi menuju lingkungan yang lebih bersih.

Emisi CO2, yang telah menjadi perhatian ilmuwan selama lebih dari 100 tahun, dianggap sebagai penyebab potensial perubahan iklim dan pemanasan global.

Perjanjian Paris pada 2015 melibatkan 196 negara untuk berkomitmen mengurangi emisi CO2 guna membatasi pemanasan global.

Hari Pengurangan Emisi CO2 menjadi momentum penting untuk meningkatkan kesadaran dan tindakan individu dalam mengurangi emisi karbon, menjaga lingkungan, dan melibatkan komunitas dalam upaya ini.

4. Hari Keterlibatan Komunitas Global

Hari Keterlibatan Komunitas Global, yang dirayakan pada 28 Januari, bertujuan menciptakan kesadaran individu dalam menangani ide dan masalah di dalam komunitas.

Inisiatif ini diinisiasi oleh organisasi Engage 2 Act yang berkomitmen memajukan praktik keterlibatan masyarakat terhadap komunitasnya.

Peringatan ini diambil dari ulasan dan pemilihan pemimpin keterlibatan masyarakat yang paling inspiratif. Pada tahun 2017, Wendy Sarkissian menjadi peraih suara tertinggi, dan hari ulang tahunnya pada 28 Januari ditetapkan sebagai Hari Keterlibatan Komunitas Global.

Hari ini memungkinkan kita untuk menghargai orang-orang yang telah memberikan dampak positif dalam komunitas.

Baca Juga: Keunikan dan Sejarah Makam Imogiri: Pemakaman Raja Mataram dan Misteri Terpancung Tiga

5. Yale Daily News Terbit Perdana

Selain peringatan internasional, tanggal 28 Januari juga memiliki sejarah khusus di dunia pers. Pada tahun 1878, Yale Daily News, menjadi surat kabar harian kampus pertama di Amerika Serikat.

Surat kabar ini, yang diterbitkan oleh mahasiswa Universitas Yale di New Haven, Connecticut, memulai perjalanannya dengan penuh inovasi.

Dalam edisi perdananya, editor Yale Daily News menekankan pentingnya berita di antara mahasiswa dan mencatat bahwa inovasi mereka didorong oleh kebutuhan akan informasi di kalangan akademis.

Pada tahun 1920, Yale Daily News mulai melaporkan berita dan sudut pandang nasional.

Ketika media harian profesional terhenti selama masa kerusuhan pada tahun 1940 dan 1955, Yale Daily News tetap setia melaporkan topik nasional.

Sejak itu, Yale Daily News terus menjadi sumber informasi yang penting bagi mahasiswa dan masyarakat luas, menjalani perannya sebagai surat kabar harian perguruan tinggi tertua di Amerika Serikat.

Dengan begitu, tanggal 28 Januari bukan hanya menjadi hari peringatan berbagai kejadian penting di dunia, tetapi juga menjadi momen untuk merayakan sejarah, keterlibatan komunitas, dan peran media dalam membentuk opini publik.

Semua peristiwa dan momen ini memberikan kita kesempatan untuk lebih memahami, menghargai, dan merayakan perjalanan panjang perubahan dan kontribusi positif dalam berbagai bidang kehidupan.***

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.