AKHIRNYA TERTANGKAP! Bos Sindikat Perdagangan Bayi ke Singapura Diciduk Polisi di Bandara Soetta, 14 Pelaku Lain Sudah Diamankan!

JATENG.AKURAT.CO, Kabar menggembirakan datang dari Polda Jawa Barat! Subdit IV Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Jawa Barat berhasil meringkus salah satu buronan utama dalam kasus perdagangan bayi yang melibatkan jaringan internasional hingga ke Singapura.
Penangkapan ini jadi titik terang penting dalam pengungkapan kasus kemanusiaan yang sangat keji ini.
Pelaku yang disebut-sebut sebagai pimpinan sindikat ini diamankan saat tiba di Bandara Soekarno-Hatta pada Jumat, 18 Juli 2025.
Baca Juga: HEBOH! Upacara Kemerdekaan ke-80 RI Dipastikan di Jakarta? Jokowi Buka Suara: Kita Harus Dukung!
Ia langsung diciduk begitu menginjakkan kaki di tanah air setelah melakukan perjalanan dari Singapura.
Setelah diamankan, pelaku langsung digelandang ke Mapolda Jawa Barat untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.
"Memang kita cari ini merupakan tersangka utama sindikat perdagangan bayi," ujar Direskrimum Polda Jawa Barat, Kombes Pol Surawan, kepada wartawan, Sabtu, 19 Juli 2025.
"Yang bersangkutan baru pulang dari Singapura kemudian diamankan oleh rekan-rekan dari Imigrasi," imbuhnya, menjelaskan kronologi penangkapan.
Total 14 Tersangka Diamankan, 2 DPO Masih Diburu!
Dalam penanganan kasus ini, Kombes Pol Surawan mengungkap bahwa Polda Jabar telah mengamankan total 14 orang tersangka dalam jaringan perdagangan bayi tersebut. Angka yang cukup mengejutkan dan menunjukkan betapa luasnya jaringan ini.
"Semua ada 14 tersangka yang sudah kita amankan," ucap Surawan.
Namun, pekerjaan polisi belum berhenti di sini. Polda Jabar mengungkapkan bahwa masih ada dua orang dalam daftar pencarian orang (DPO) yang terus diburu.
Selain itu, Surawan menyebut bahwa masih ada kemungkinan akan ada tersangka tambahan yang akan terungkap seiring berjalannya penyelidikan.
"Kita ada 2 DPO lagi dan kemungkinan masih ada tambahan tersangka," lanjutnya.
Surawan juga menegaskan peran sentral pelaku yang baru saja ditangkap tersebut dalam jaringan gelap ini.
"Ini bisa dibilang pimpinan daripada sindikat yang melakukan penjualan bayi ke Singapura," pungkasnya.
Kasus perdagangan bayi ini memang menjadi perhatian serius publik dan aparat kepolisian karena menyangkut perdagangan manusia yang melibatkan korban paling rentan: bayi.
Kepolisian berkomitmen penuh untuk mengusut tuntas seluruh jaringan yang terlibat hingga ke akar-akarnya, agar kejahatan keji semacam ini tidak lagi terjadi.
Kita patut mengapresiasi kerja keras Polda Jabar dalam mengungkap sindikat ini. Semoga para pelaku dapat menerima hukuman setimpal dan keadilan bisa ditegakkan.
Bagaimana menurutmu tentang penangkapan ini? Yuk, sampaikan pendapatmu di kolom komentar!
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini






