Jateng

Diduga Edarkan Uang Palsu, Ibu-ibu di Pasar Bawang Batang Diamankan Warga

Theo Adi Pratama | 25 Februari 2026, 12:41 WIB
Diduga Edarkan Uang Palsu, Ibu-ibu di Pasar Bawang Batang Diamankan Warga
Ibu-ibu diamankan polisi saat edarkan uang palsu di Pasar Bawang Batang (instagram @batang.update)

JATENG.AKURAT.CO, Sebuah kejadian menarik perhatian warga ketika seorang ibu dengan pakaian hitam dan kerudung abu-abu diamankan oleh masyarakat di Pasar Bawang, Kabupaten Batang, pada hari Selasa (24/2) siang.

Kasus ini bermula setelah perempuan tersebut diduga terjaring saat diduga mencoba mengedarkan uang palsu dalam transaksi di pasar.

Sebelum kedatangan petugas polisi, warga mengikat kedua tangannya menggunakan tali rafia untuk mencegah kabur, dan suasana di sekitar lokasi kejadian sempat menjadi ramai dengan banyak pedagang dan pembeli yang melihat.

Baca Juga: Got You Looking: Wajah Baru ZALORA yang Siap Curi Perhatian Fashionista Asia!

Informasi yang diperoleh menyebutkan bahwa peredaran uang palsu cenderung meningkat menjelang Hari Raya Idul Fitri, di mana aktivitas jual beli menjadi lebih tinggi dari biasanya.

Petugas Polsek Bawang langsung merespons setelah menerima laporan dari masyarakat mengenai adanya transaksi yang mencurigakan di area pasar tradisional tersebut.

Kapolres Batang, AKBP Veronica, melalui Kasatreskrim Polres Batang, IPTU Albertus Sudaryono, mengkonfirmasi kejadian ini.

"Kasus ini masih dalam proses penanganan di Polsek Bawang dan akan kita teliti lebih lanjut," ujarnya saat dikonfirmasi.

Baca Juga: Dilema Ngopi di Bulan Ramadhan: Inilah Waktu Terbaik Menurut Ahli Kesehatan

Dari hasil pemeriksaan awal yang dilakukan oleh petugas kepolisian, telah diamankan barang bukti berupa uang palsu dengan total nominal sekitar Rp700.000.

Saat ini, tersangka sedang menjalani proses pemeriksaan guna mengetahui asal-usul uang palsu tersebut serta apakah terdapat jaringan lain yang terlibat dalam kasus ini.

Menghadapi musim liburan dan hari raya yang akan tiba, pihak berwajib mengimbau masyarakat khususnya para pedagang untuk lebih meningkatkan kewaspadaan.

Modus penyebaran uang palsu kerap terjadi ketika volume transaksi meningkat, baik di pasar tradisional, kios kecil, maupun ruko di berbagai daerah.

Baca Juga: Yamaha Mio Pecah Ban Tabrak Ninja di Jalan Nglipar-Wonosari, Satu Orang Tewas di Tempat

Para pedagang disarankan untuk selalu memeriksa keaslian uang dengan cermat, mulai dari memerhatikan tekstur kertas, warna yang khas, hingga tanda-tanda pengaman khusus yang ada pada uang rupiah asli.

Bila menemukan sesuatu yang mencurigakan atau mendapatkan uang yang diduga palsu, segera laporkan kepada pihak kepolisian atau instansi berwenang terkait.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.