Jualan Narkoba Via "Web", Pasangan Suami Istri di Banyumas Diciduk Polisi

JATENG.AKURAT.CO, Satresnarkoba Polresta Banyumas berhasil membongkar jaringan peredaran narkotika yang melibatkan sepasang suami istri berinisial BM (34) dan MHK (26) di Purwokerto.
Penangkapan dimulai pada Kamis (22/1) sekitar pukul 05.15 WIB jelang subuh, saat BM diamankan di depan warung bubur Kelurahan Kranji, Purwokerto Timur.
Petugas menemukan tiga plastik klip berisi serbuk kristal diduga sabu, dibungkus lakban hitam.
Penggeledahan selanjutnya di rumah kontrakan tersangka mengungkap dua butir pil ekstasi, irisan daun ganja, dan sabu seberat 0,09 gram.
BM mengakui menjalankan peredaran dengan sistem “web”, yakni meletakkan paket sabu di titik tertentu untuk diambil pembeli.
Petugas juga menemukan satu paket sabu yang belum diambil konsumen.
Sementara MHK berperan sebagai operator, yang standby di rumah dan mengirimkan lokasi peletakan sabu ke pembeli via telepon.
Kedua tersangka ditahan bersama barang bukti: sabu total 0,80 gram, ekstasi 0,65 gram, ganja 1,26 gram, telepon genggam, sepeda motor, dan timbangan digital.
Kasat Resnarkoba Polresta Banyumas, Kompol Willy Budiyanto menyatakan, pihaknya akan terus mengembangkan kasus untuk mengungkap jaringan yang lebih luas.
"Kami akan terus melakukan pengembangan guna mengungkap jaringan peredaran narkotika yang lebih luas demi melindungi masyarakat dari bahaya penyalahgunaan narkoba," tandasnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Kisah Heroik H Soekaimi, Komandan Hizbullah Mranggen yang Gugur Ditembak Belanda pada 1946
- 2Ibu-Ibu Semarang Curhat Agenda PKK dan Dawis Padat, Tiap Pekan Ada Kegiatan!
- 3Cek Update Rute Macet Kota Surabaya, Kamis 15 Oktober 2026: Proyek Drainase 100 Titik Bikin Surabaya Macet Parah
- 4Ditreskrimsus Polda Jateng Cek Tiga Rumah di Gombel Lama, Dugaan Kerusakan Lingkungan Didalami
- 5Update Rute Macet Hari Ini 14 Oktober 2026: Pulang Kerja Sore Ini Semarang dan Solo Macet Parah, Ini Jalur Tikusnya
- 6Malam di Semarang Makin Gerah, Warga Kehilangan 83 Jam Tidur Setahun—Ini Penyebabnya
- 7Rute Macet Semarang Pagi Hari, Kamis 15 Oktober 2026: Jalan Kapten Piere Tendean Ditutup 14 Hari, Warga Semarang Siap-Siap Cari Rute Baru
- 8Jalan Kapten Piere Tendean Ditutup 14 Hari, Warga Semarang Siap-Siap Macet
- 9Tugu Muda Semarang Direkayasa Dua Hari, Pengendara ke Stasiun dan Bandara Diminta Berangkat Lebih Awal
- 10Cek Rute Macet Kota Surabaya 14 Oktober 2026: Proyek Drainase Jadi Biang Kerok, Titik Mana yang Harus Dihindari?







