Jateng

Tawuran Antar Kreak di Semarang Saat Malam Takbiran, Netizen: Belum Ada Hukuman yang Bikin Jera

Theo Adi Pratama | 10 April 2024, 15:30 WIB
Tawuran Antar Kreak di Semarang Saat Malam Takbiran, Netizen: Belum Ada Hukuman yang Bikin Jera

AKURAT.CO, Tawuran Antar Kreak (gengster remaja) Pecah di depan Lembaga Pemasyarakatan (LP) Wanita di Jalan Siliwangi Kelurahan Pendrikan Kidul Kecamatan Semarang Tengah Kota Semarang.

Kejadian mengerikan tersebut viral di mesia sosial instagram yang dibagikan oleh akun @portalsemarang pada Rabu (10/4/2024) siang.

Menurut informasi kejadian tersebut terjadi pada Rabu dini hari di mana masyarakat sedang mengumandangkan takbiran untuk menyambut hari raya Idul Fitri 1445 H.

Baca Juga: Ini Himbauan Polda Jateng Bagi Masyarakat di Hari Raya Idul Fitri 1445 H

Namun ternyata sekelompok kreak atau gengster remaja ini malah membuat resah masyarakat. Hingga saat ini dikonfirmasi terdapat 1 korban yang mengalami luka bacok di punggung dan kepala, dikarenakan terkena sabetan sajam.

Para netizen Kota Semarang berkomentar, mereka geram dengan perilaku kreak yang semakin meresahkan. Sedangkan aparat penegak hukum tak bisa menjerat mereka dengan sanksi berat yang membuat jera lantaran terbentur undang-undang perlindungan anak.

Hal tersebut diungkap netizen instagram dengan akun @Oppaoppo0.

"Yah seperti kalo pelaku cm dikasih nasehat, abis itu lepas lagi dgn alasan dibawah umur," ujarnya.

Baca Juga: Terlihat Akrab, Ade Bhakti Datangi Mbak Ita Saat Open House

@achmad_wijay juga memperkuat narasi tersebut, bahwa tidak ada hukum yang membuat pelaku tawuran jera.

"Bila tidak ada hukuman yg memberikan efek jera maka kegiatan ini akan terus ada," tandasnya.

Sementara itu @firdausaputraa memberikan nasihat nyeleneh, daripada tawuran lebih baik takbiran sambil nonton Liga Champion.

"Mending takbiran wae mas barkui nonton Liga Champion malah rak resiko," ujarnya.

Baca Juga: Mengungkap Fakta Unik Kabupaten Demak: Daerah Bekas Tanah Rawa dengan Keindahan Sejarah yang Masih Terjaga

@shellayait menimpali dengan mengatakan bahwa kasihan masyarakat yang khusyuk takbiran dan pulang kerka jika berjumpa dengan aksi tawuran di jalanan seperti ini. Menurutnya, Semarang makin mengerikan.

"Kasihan yang habis pulang kerja kalo salah sasaran, banyak tawuran mengerikan semarang," tandasnya.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.