Jateng

Jangan Sampai Terlewat! This Is the End Pamit dari Netflix Maret 2026, Ini Kesempatan Terakhir Kamu Menontonnya

Theo Adi Pratama | 14 Februari 2026, 22:02 WIB
Jangan Sampai Terlewat! This Is the End Pamit dari Netflix Maret 2026, Ini Kesempatan Terakhir Kamu Menontonnya

JATENG.AKURAT.CO, Penggemar komedi absurd dengan sentuhan kiamat punya tenggat penting.

This Is the End, film yang dipimpin Seth Rogen dan Jonah Hill, dijadwalkan keluar dari katalog Netflix pada awal Maret 2026.

Kabar ini memicu gelombang pencarian karena judul tersebut sudah lama menjadi pilihan favorit untuk tontonan ramai-ramai berkat humor meta dan parade cameo selebritas yang bermain sebagai versi karikatural diri mereka sendiri.

Dengan reputasi sebagai salah satu komedi paling liar dekade 2010-an, banyak penonton memanfaatkan sisa waktu sebelum filmnya benar-benar menghilang dari layanan streaming.

Apa itu This Is the End?

Film ini merupakan komedi horor apokaliptik yang mengikuti sekelompok bintang Hollywood ketika pengangkatan ke surga terjadi secara tiba-tiba.

Mereka yang tertinggal harus bertahan menghadapi gempa, makhluk iblis, dan kekacauan supranatural lainnya.

Premisnya sederhana, tetapi eksekusinya penuh improvisasi dan lelucon internal industri hiburan.

Kapan film ini dihapus dari Netflix?

Menurut laporan yang beredar, hari terakhir penayangan di platform tersebut adalah 1 Maret 2026. Setelah tanggal itu, pelanggan perlu mencari opsi lain untuk menontonnya.

Perubahan lisensi seperti ini umum terjadi dan sering memicu lonjakan view di minggu-minggu terakhir.

Siapa kreator di balik layar?

Proyek ini disutradarai oleh Evan Goldberg bersama Rogen. Keduanya memperluas ide dari film pendek mereka sebelumnya menjadi petualangan layar lebar dengan skala jauh lebih gila.

Kolaborasi duo ini dikenal menghasilkan humor kasar yang tetap cerdas.

Deretan pemain yang muncul

Selain Rogen dan Hill, ada James Franco, Jay Baruchel, Danny McBride, dan Craig Robinson.

Kemunculan singkat Michael Cera serta Emma Watson juga menjadi highlight yang sering dikutip ulang di media sosial.

Bagaimana konsep ceritanya bekerja?

Sebagian besar humor datang dari cara para aktor menertawakan citra publik mereka sendiri. Ego, rivalitas, dan kepanikan bercampur saat dunia runtuh.

Pendekatan ini membuat film terasa seperti inside joke raksasa yang tetap bisa dinikmati penonton umum.

Kenapa film ini bertahan lama dalam budaya pop?

Adegan-adegannya mudah dijadikan meme. Dialog spontan dan momen mengejutkan menciptakan nilai tontonan ulang tinggi.

Tidak heran jika setiap kabar tentang perpindahan platform selalu menarik perhatian.

Manfaat menonton sebelum hilang

Menikmati kembali film ini memberi kesempatan menangkap detail kecil yang mungkin terlewat. Banyak improvisasi baru terasa lucu setelah mengetahui reputasi para pemainnya di dunia nyata.

Risiko bagi penonton baru

Gaya humornya tidak selalu cocok untuk semua orang. Sebagian mungkin menganggapnya terlalu berlebihan atau ofensif.

Fakta menarik soal judul

Awalnya film ini memiliki nama berbeda. Perubahan terjadi setelah masukan dari Simon Pegg, yang saat itu memiliki proyek dengan judul mirip, yaitu The World’s End.

Akhirnya judul baru diumumkan ke publik dan melekat hingga sekarang.

FAQ

  1. Apakah film ini sukses saat rilis? Ya, penerimaan kritikus dan penonton cukup positif serta pendapatannya kuat di box office global.
  2. Apakah cocok untuk keluarga? Tidak. Banyak materi dewasa dan bahasa kasar.
  3. Kenapa sering viral lagi? Karena potongan adegannya mudah dibagikan ulang sebagai meme.

Waktu menuju penghapusan semakin dekat. Bagi yang belum pernah menonton atau ingin bernostalgia, inilah momen terakhir untuk menikmati kekacauan kiamat versi para komedian Hollywood tersebut di Netflix.

Setelah lewat tenggat, aksesnya tidak lagi semudah membuka aplikasi.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.