Segera Dihapus! Buruan Tonton Aksi Russell Crowe dan Liam Hemsworth di Poker Face Sebelum Lenyap dari Hulu

JATENG.AKURAT.CO, Buat kamu para penggila film thriller apalagi yang doyan nonton aktor-aktris papan atas, ada kabar sedikit bikin deg-degan nih dari layanan streaming Hulu.
Salah satu film andalan mereka yang sempat jadi perbincangan saat rilis pada 2022 lalu, "Poker Face", dikabarkan bakal segera angkat kaki dari platform tersebut.
Film yang dibintangi oleh dua aktor besar Hollywood, Russell Crowe dan Liam Hemsworth ini cuma punya waktu terbatas untuk bisa kita nikmati dari rumah.
Bukan cuma sekadar film kartu biasa, "Poker Face" menyajikan ketegangan psikologis yang dibalut dengan intrik dan pengkhianatan di meja poker.
Jadi, kalau kamu selama ini penasaran dan belum sempat menyaksikan bagaimana chemistry Crowe dan Hemsworth dalam satu frame, sekarang saatnya pasang pengingat!
Film "Poker Face" Meninggalkan Hulu di Bulan Maret
Berdasarkan informasi yang beredar, "Poker Face" dijadwalkan resmi meninggalkan Hulu pada tanggal 16 Maret 2026. Iya, tahun depan. Jadi, masih ada waktu lumayan panjang sebenarnya buat nonton.
Tapi, siapa yang tahu kan kalau tiba-tiba kita sibuk atau malah lupa? Biar gak nyesel di kemudian hari, mending ditonton secepatnya.
Kabarnya, film ini akan pergi bersama lima judul lainnya, seperti "Next Exit", "Triangle of Sadness", "Paradise", "There There", dan "Hunt". Sekalian marathon kalau libur, boleh juga tuh!
Mengapa Film Ini Layak Ditonton?
Ngomongin soal kualitas, jujur saja "Poker Face" ini cukup menarik perhatian karena menjadi salah satu proyek di mana Russell Crowe tidak hanya tampil di depan layar, tapi juga duduk di kursi sutradara.
Ini adalah pengalaman kedua Crowe sebagai sutradara setelah film "The Water Diviner" di tahun 2014.
Bayangin aja, beliau harus bagi konsentrasi antara akting, mengarahkan pemain lain, sampai ngurusin teknis pengambilan gambar.
Kadang kalau aktor sekaligus sutradara, bisa jadi hasilnya maksimal, tapi bisa juga malah kurang greget.
Mungkin itu juga yang jadi salah satu alasan kenapa respon penonton dan kritikus terhadap film ini agak... bagaimana ya, kurang memuaskan.
Ulasan Penonton dan Kritikus: Antara Harapan dan Kenyataan
Bicara soal respon, di situs aggregator review kayak Rotten Tomatoes, film ini cuma dapet skor 9% dari kritikus dan 35% dari penonton.
Di Metacritic juga mirip, dengan Metascore 43 dan user score 4.7. Angkanya memang jauh dari kata "wow", bahkan cenderung masuk kategori "mixed or average".
Tapi, kita semua tahu kan kalau soal selera film itu relatif? Banyak juga kok film yang skornya jeblok tapi seru abis buat ditonton sambil ngopi santai di akhir pekan.
Jangan keburu minder dulu sama angka-angka itu, karena kadang kita bisa nemuin permata tersembunyi di film yang dianggap "gagal" oleh mayoritas. Mungkin aja kita termasuk yang suka, siapa tahu?
Sinopsis Singkat: Malam Poker yang Berubah Jadi Mencekam
Cerita "Poker Face" berpusat pada seorang taipan teknologi kaya raya bernama Jake Foley, yang diperankan langsung oleh Russell Crowe.
Suatu hari, ia mengundang teman-teman masa kecilnya untuk datang ke rumah mewahnya demi sebuah malam poker dengan taruhan tinggi. Awalnya sih keliatannya bakal seru, penuh tawa dan nostalgia.
Tapi, siapa sangka kalau malam yang tampak menyenangkan itu tiba-tiba berubah menjadi teror psikologis? Ternyata, Jake punya agenda tersembunyi di balik undangannya.
Ia sengaja mengatur malam tersebut untuk membongkar rahasia kelam dan menyakitkan yang selama ini dipendam oleh masing-masing temannya.
Di sinilah ketegangan dimulai, persahabatan diuji, dan ancaman mulai mengintip di setiap sudut ruangan.
Siapa Saja yang Terlibat di Balik Layar?
Selain menyutradarai, Russell Crowe juga menulis naskah film ini, sementara ceritanya digarap oleh Stephen M. Coates.
Proses produksinya melibatkan banyak nama besar, seperti Addam Bramich, Jason Clark, Mark B. David, Gary Hamilton, Ryan Hamilton, Keith Rodger, Jeanette Volturno, Matt Williams, dan Ying Ye.
Film ini didistribusikan oleh Screen Media, dengan rumah produksi Sky, Stan, MEP Capital, dan Alceon Entertainment Partners.
Sementara itu, selain duet Russell Crowe dan Liam Hemsworth, jajaran pemain lainnya juga tidak kalah menarik. Ada RZA, Aden Young, Steve Bastoni, Daniel MacPherson, Brooke Satchwell, Paul Tassone, Matt Nable, Benedict Hardie, Molly Grace, Elsa Pataky, dan Jacqueline McKenzie.
Dengan komposisi pemain segitu, sayang banget kan kalau gak ditonton?
Pertanyaan yang Sering Diajukan (FAQ)
1. Apakah "Poker Face" film horor?
Lebih tepatnya film thriller psikologis, bukan horor. Tapi ada elemen ketegangan dan misteri yang cukup kuat, mirip-mirip film "Secret Window" atau "The Game".
2. Apakah ada hubungannya dengan serial "Poker Face" di Peacock?
Sama sekali tidak ada hubungannya. Ini film yang beda, jangan sampai tertukar. Serial "Poker Face" bintangnya Natasha Lyonne dengan format investigasi mingguan.
3. Mengapa skor film ini rendah di Rotten Tomatoes?
Banyak kritikus menilai alur ceritanya lambat di beberapa bagian dan eksekusi twist-nya kurang mengejutkan. Tapi lagi-lagi, ini subjektif, bisa jadi kita malah suka.
4. Kapan terakhir saya bisa nonton film ini di Hulu?
Tanggal 16 Maret 2026 adalah hari terakhir. Setelah itu, film ini menghilang dari Hulu, setidaknya untuk sementara waktu.
Jangan Sampai Menyesal
Jadi, intinya sih gini. "Poker Face" mungkin bukan film dengan nilai tertinggi di mata kritikus, tapi punya daya tarik tersendiri berkat kehadiran Russell Crowe yang serba bisa dan plot twist yang cukup bikin penasaran.
Buat kamu yang suka nonton film dengan atmosfer mencekam dan intrik antarteman, film ini bisa jadi pilihan pas buat mengisi waktu luang sebelum akhirnya benar-benar menghilang dari Hulu.
Siapa tahu, setelah nonton, kamu malah nemu sisi lain dari permainan poker yang belum pernah kamu bayangkan sebelumnya.
Daripada kelamaan mikir, mending langsung cek jadwalnya di Hulu sekarang dan siap-siap buat maraton! Jangan sampai nyesel karena kehabisan waktu, ya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini








