Jateng

Perburuan Vandal Savage, Berikut Ini Sinopsis Singkat DC Legends of Tomorrow Season 1

Theo Adi Pratama | 1 November 2023, 16:01 WIB
Perburuan Vandal Savage, Berikut Ini Sinopsis Singkat DC Legends of Tomorrow Season 1

AKURAT.CO, Berikut ini adalah sinopsis dari film seri DC's Legend of Tomorrow, yang mana menggabungkan beberapa superhero kelas dua dan juga perjalanan waktu yang mengasyikkan.

Film superhero selalu kita nantikan di bioskop baik itu dari DC maupun dari Marvel.

Salah satu film superhero yang menarik buat diikuti adalah DC's Legend of Tomorrow dimana dalam film seri ini menggabungkan tokoh superhero yang bukan merupakan superhero utama dengan konsep perjalanan waktu yang dari dulu selalu disukai anak-anak.

Baca Juga: Berikut Ramalan Zodiak Tentang Keuangan Untuk Bulan November 2023

Legends of Tomorrow episode 1 menyajikan aksi-aksi yang seru dan menarik, mulai dari sekedar pertarungan di bar hingga pertempuran besar menghadapi seorang pemburu bayaran dari masa depan.

Seperti The Flash, sutradara dan tim penulis pun tak lupa memasukkan unsur-unsur drama dan komedi yang memastikan penonton tidak jenuh menyaksikannya.

Namun Legends of Tomorrow season 1 ini terasa kurang maksimal.

Baca Juga: Sejarah Singkat HP, Perusahaan Elektronik Terkemuka yang Juga Kena Boikot Karena Mendukung Israel

Mungkin karena statusnya sebagai spin off, pembukaan serial ini tidak seheboh debut Arrow maupun The Flash.

Dalam DC's Legends of Tomorrow season 1 ini lebih berkutat pada pengejaran musuh utama dalam season 1 yaitu Vandal Savage.

Sinopsis singkat

Pada tahun 2166, London mengalami kekacauan yang diakibatkan oleh Vandal Savage, seorang penjahat yang hidupnya abadi.

Dengan ditemani pasukannya, Savage berniat menguasai dunia dengan membuat kekacauan di berbagai belahan dunia.

Kapten Rip Hunter ingin menghentikan misi Savage yang nyaris mustahil dilakukan pada masa itu, maka caranya adalah kembali ke masa lalu.

Baca Juga: Inilah Sejarah Singkat PUMA, Salah Satu Produk Asing yang Diboikot Karena Mendukung Israel

Hunter meminta izin dari Time Consul untuk bisa menjelajahi waktu.

Karena sulitnya mendapatkan izin, Hunter memutuskan untuk menjelajah ke tahun 2016 secara sepihak.

Dia tahu kalau keputusannya itu punya risiko, tapi dia tetap melakukannya karena memang tidak punya pilihan lain.

Selain itu, dia juga punya misi yang harus segera dijalankan.

Baca Juga: Berikut 5 Rekomendasi Kuliner Legendaris di Kota Semarang, Wajib Harus Kamu Coba Bila Berkunjung!

Dia merekrut Sara Lance yang alter-egonya adalah White Canary, Carter Hall yang dapat menjadi Hawkman, Kendra Saunders yang bisa menjadi Hawkgirl, Ray Palmer yang bisa menjadi Atom, Mick Rory yang dijuluki Heat Wave dan Leonard Snart yang dijuluki Captain Cold.

Setelah merekrut beberapa, Hunter masih merasa pasukannya kurang lengkap.

Untuk melengkapi pasukannya, Hunter pergi ke tahun 1975 untuk merekrut Professor Martin Stein yang bisa menjadi Firestorm ketika bergabung dengan Jefferson Jackson.

Time Consul geram melihat tindakan yang dilakukan Hunter.

Baca Juga: 5 Rekomendasi Tempat Makan Ramah Keluarga di Bandung, Bisa Buat Kumpul Keluarga Besar

Seorang pemburu bayaran, Chronos ditugaskan untuk menangkap Hunter yang membawa pasukannya dalam sebuah kapal bernama Waverider.

Sementara itu, di tahun 1975 Savage sudah berhasil menguasai sebuah senjata pemusnah massal.

Hunter dan kelompoknya pergi ke tahun 1975 untuk menghadiri pelelangan senjata yang dilakukan Savage.

Savage menyadari kehadiran Hunter kemudian balik memburu. Hunter dan kelompoknya berhasil kabur tapi pakaian tempur Ray tertinggal.

Baca Juga: Berikut 4 Rekomendasi Nasi Goreng Terenak yang Bisa Anda Coba Saat Berkunjung ke Yogyakarta

Tertinggalnya pakaian tempur milik Ray ternyata memiliki manfaat besar bagi Savage.

Pakaian tempur itu yang kemudian digunakan Savage untuk membangun senjata pemusnah massal yang digunakan pada tahun 2016.

Kelompok Hunter nggak tinggal diam atas ulah Savage.

Mereka berupaya mengambil pakaian Ray tapi Savage pun bukan lawan yang mudah untuk dikalahkan.

Kendra yang terluka membuat penjelajahan waktu dihentikan untuk sementara.

Dia kemudian mempunyai ide untuk menghentikan Savage dengan memutus aliran dana.

Hunter dan Sara berhasil mencuri uang Savage tapi mereka menemukan fakta bahwa darah Carter digunakan untuk membuat pasukannya hidup lebih lama.

Hunter dan kelompoknya berhasil mengambil mayat Carter.

Hunter berhasil melukai Savage sementara kondisi Kendra memburuk.

Ray harus menyusut dan masuk ke dalam aliran darah Kendra agar bisa menyelamatkannya.

Hunter ternyata pernah menjelajah ke masa Mesir Kuno dengan tujuan sama yaitu membunuh Savage. Tapi dia ragu sehingga membiarkan Savage hidup.

Penjelajahan selanjutnya adalah ke tahun 1986, misinya mengetahui ilmuwan yang bekerja untuk Savage.

Misi Hunter dan kelompoknya dipersulit dengan kemunculan Chronos.

Hunter mencoba anomali waktu di Moskow dan bertemu dengan mentornya, Zaman Druce.

Druce meminta Hunter untuk menyerah dan mengembalikan para legenda ke waktu masing-masing.

Serial DC's Legends of Tomorrow ini berjumlah 16 episode dengan tiap episode selalu berkaitan antara satu tokoh dengan tokoh lain yang mana pada akhirnya menemukan satu titik utama yaitu perburuan Vandal Savage.

Meski tidak secerah film DC lain seperti The Flash dan Green Arrow, nyatanya penggemar dari film satu ini masih banyak.

Hal ini karenafilm superhero satu ini menampilkan sisi lain dari superhero kelas dua yang tidak terlalu terkespos di film-film superhero utama yang ada di DC.

Bagi yang ingin menonton lagi aksi dari The Atom, White Canary, Firestorm, Hawkman, Hawkgirl dan superhero lainnya dalam memburu penjahat super abadi Vandal Savage, bisa tonton melalui link disini

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.