Buka 251 Titik Penukaran, BI Jateng Siapkan Rp26,32 Triliun Uang Layak Edar Sambut Ramadan dan Idulfitri 2026

JATENG.AKURAT.CO, Bank Indonesia (BI) bersama perbankan di wilayah Jawa Tengah memastikan kebutuhan uang tunai masyarakat selama Ramadan dan Idulfitri 2026 terpenuhi.
Total Uang Layak Edar (ULE) yang disiapkan mencapai Rp26,32 triliun, untuk mendukung kebutuhan penarikan tunai di ATM hingga layanan penukaran uang di berbagai wilayah.
Kesiapan tersebut dilakukan guna mengantisipasi lonjakan kebutuhan uang kartal masyarakat yang lazim terjadi menjelang Hari Raya Idulfitri.
Tidak hanya itu, BI juga bekerja sama dengan perbankan dan mitra terkait dengan membuka 251 titik layanan penukaran uang yang tersebar di seluruh wilayah kerja Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPwBI) di Jawa Tengah, meliputi Semarang, Purwokerto, Tegal, dan Solo.
“Bank Indonesia di wilayah Provinsi Jawa Tengah mempersiapkan Uang Layak Edar (ULE) sebesar Rp26,32 triliun untuk memenuhi kebutuhan uang kartal masyarakat selama periode Ramadan dan Idulfitri 2026,” papar Kepala KPwBI Provinsi Jawa Tengah, M. Noor Nugroho, disela peluncuran.
Selain penyediaan uang tunai, BI juga mendorong masyarakat memanfaatkan transaksi non-tunai melalui perkembangan pembayaran digital, seperti mobile banking, internet banking, hingga QRIS untuk berbagai kebutuhan transaksi selama Ramadan.
Dikemas dalam SERAMBI 2026 Bertema Rupiah Penuh Berkah
Seluruh rangkaian layanan penukaran uang tersebut dikemas dalam kegiatan Semarak Rupiah Ramadan dan Berkah Idulfitri (SERAMBI) 2026, dengan tema “Rupiah Memberi Makna di Bulan Penuh Berkah.”
M. Noor Nugroho, menyampaikan apresiasi atas kolaborasi erat yang terjalin antara Bank Indonesia dan seluruh mitra perbankan dalam mendukung program SERAMBI.
“Kami menyampaikan apresiasi kepada perbankan serta seluruh mitra kerja Bank Indonesia atas dukungan dan kolaborasinya dalam kegiatan SERAMBI 2026 di wilayah Provinsi Jawa Tengah,” ujar M. Noor Nugroho.
Ia menegaskan, sinergi tersebut menjadi bagian penting untuk memastikan distribusi uang berjalan lancar, tepat sasaran, serta sesuai kebutuhan masyarakat.
“Sinergi tersebut diharapkan dapat terus terjalin erat guna memastikan distribusi uang berjalan lancar, tepat sasaran, dan sesuai dengan kebutuhan masyarakat,” lanjutnya.
Jadwal Penukaran Uang: 18 Februari – 13 Maret 2026
Masyarakat yang ingin melakukan penukaran uang Rupiah dapat mendatangi loket bank umum maupun lokasi strategis yang telah ditentukan pada periode 18 Februari hingga 13 Maret 2026.
Namun, BI menegaskan masyarakat wajib melakukan pemesanan terlebih dahulu melalui aplikasi berbasis web PINTAR (Penukaran dan Tarik Uang Rupiah) yang dapat diakses melalui laman resmi pintar.bi.go.id.
“Pemesanan uang Rupiah melalui Aplikasi PINTAR dalam rangkaian kegiatan SERAMBI 2026 untuk wilayah Pulau Jawa dibuka pada 13 Februari 2026 pukul 14.00 WIB hingga kuota periode pertama terpenuhi,” jelasnya.
Selanjutnya, pemesanan penukaran uang Rupiah untuk periode kedua akan dibuka pada minggu keempat Februari 2026.
Paket Penukaran Rp5,3 Juta, Ini Rinciannya
Dalam program SERAMBI 2026, BI telah menetapkan paket penukaran uang sebesar Rp5.300.000 dengan rincian pecahan sebagai berikut:
Rp50.000 sebanyak 50 lembar (Rp2.500.000)
Rp20.000 sebanyak 50 lembar (Rp1.000.000)
Rp10.000 sebanyak 100 lembar (Rp1.000.000)
Rp5.000 sebanyak 100 lembar (Rp500.000)
Rp2.000 sebanyak 100 lembar (Rp200.000)
Rp1.000 sebanyak 100 lembar (Rp100.000)
Dengan sistem paket tersebut, distribusi uang pecahan kecil diharapkan lebih merata dan dapat memenuhi kebutuhan masyarakat untuk berbagi selama Ramadan dan Idulfitri.
PINTAR Jadi Solusi Hindari Antrean Panjang
BI menekankan penggunaan aplikasi PINTAR akan membantu mengurangi antrean panjang yang sering terjadi saat penukaran uang menjelang Lebaran.
Penggunaan PINTAR diharapkan dapat mengurangi kepadatan antrian di lokasi penukaran untuk kenyamanan masyarakat dan meningkatkan efisiensi dengan distribusi yang lebih merata.
Informasi lengkap terkait jadwal, lokasi, serta mekanisme SERAMBI 2026 juga dapat dipantau melalui kanal media sosial KPwBI Semarang, Purwokerto, Tegal, dan Solo.
BI Ajak Masyarakat Cinta, Bangga, dan Paham Rupiah
Dalam kesempatan ini, Bank Indonesia juga mengajak masyarakat untuk semakin Cinta, Bangga, dan Paham Rupiah.
Cinta Rupiah diwujudkan melalui kebiasaan mengenali keaslian uang dengan metode 3D, yakni:Dilihat,Diraba dan Diterawang
Selain itu, masyarakat juga diimbau merawat Rupiah dengan prinsip 5J, yaitu:
Jangan dilipat-lipat
Jangan dicoret
Jangan distapler
Jangan diremas
Jangan dibasahi
Bank Indonesia menegaskan bahwa menjaga Rupiah bukan hanya soal uang, tetapi juga simbol kedaulatan negara.
“Bank Indonesia menghimbau seluruh masyarakat untuk berperan aktif menjaga Rupiah sebagai simbol kedaulatan negara sekaligus wujud kontribusi nyata dalam mendukung stabilitas dan perekonomian nasional,” pungkas M Noor
Program SERAMBI 2026 pun diharapkan menjadi bagian dari pelayanan publik yang lebih tertib, nyaman, serta memberikan kemudahan masyarakat dalam memperoleh uang pecahan untuk kebutuhan Ramadan dan Idulfitri.
***
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini






