Jateng

Program Pemberdayaan PNM Raih Dua Penghargaan Bergengsi dalam Financial Literacy Award 2025

Theo Adi Pratama | 23 Agustus 2025, 10:00 WIB
Program Pemberdayaan PNM Raih Dua Penghargaan Bergengsi dalam Financial Literacy Award 2025

JATENG.AKURAT.CO, Kabar membanggakan datang dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK)!

Bertepatan dengan peringatan Hari Indonesia Menabung, OJK menggelar Financial Literacy Award 2025 sebagai bentuk apresiasi terhadap lembaga yang aktif mengedukasi masyarakat.

Dalam acara bergengsi ini, PT Permodalan Nasional Madani (PNM) berhasil menyabet dua penghargaan sekaligus!

PNM dinobatkan sebagai Lembaga Keuangan Khusus dan Fintech dengan Program Literasi Keuangan Teraktif serta PUJK dengan Pembentukan OJK Peduli Syariah Termasif. Keren, kan?

Mengedukasi Masyarakat Prasejahtera, Menguatkan Ekonomi Bangsa

Penghargaan ini bukanlah hal yang mudah diraih. Capaian PNM tidak hanya diukur dari seberapa banyak program yang mereka jalankan, tetapi juga seberapa efektif program tersebut dalam menjangkau masyarakat yang selama ini sulit mendapatkan akses keuangan formal.

Program literasi keuangan PNM yang aktif, merata, dan terlaporkan dengan baik menjadi bukti nyata keberhasilan mereka dalam mendukung agenda inklusi keuangan nasional.

PNM Mekaar, sebagai program andalan mereka, telah membuka pintu bagi para ibu prasejahtera untuk tidak hanya mendapatkan pembiayaan, tetapi juga pemahaman finansial yang mendalam.

Selain itu, peran PNM dalam membentuk OJK Peduli Syariah Termasif menunjukkan komitmen mereka untuk memperluas edukasi keuangan syariah.

Langkah ini sangat relevan dengan dinamika ekonomi masyarakat Indonesia, yang mayoritas Muslim.

Ini membantu menciptakan ekosistem keuangan syariah yang lebih kuat dan memberikan masyarakat lebih banyak pilihan instrumen finansial yang sesuai dengan keyakinan mereka.

Tanggung Jawab Besar di Balik Penghargaan

Keberhasilan PNM ini sejalan dengan arah kebijakan OJK yang tertuang dalam POJK No. 3 Tahun 2023 tentang Literasi dan Inklusi Keuangan.

Direktur Utama PNM, Arief Mulyadi, menegaskan bahwa penghargaan ini bukan hanya simbol pencapaian, melainkan pengingat akan tanggung jawab besar yang mereka emban.

“Kami percaya literasi keuangan adalah jembatan menuju kemandirian ekonomi dan kesejahteraan bangsa. Dengan pemahaman finansial yang kuat, masyarakat tidak hanya mampu mengelola ekonomi keluarga, tetapi juga berkontribusi pada stabilitas dan pertumbuhan ekonomi nasional,” ujarnya.

Dengan penghargaan ganda dari OJK ini, posisi PNM semakin kuat sebagai lembaga yang tidak hanya berfungsi sebagai penyedia modal, tetapi juga sebagai motor penggerak pembangunan kapasitas masyarakat agar mampu mandiri secara berkelanjutan.

Financial Literacy Award 2025 ini menjadi cerminan bahwa literasi keuangan adalah strategi pembangunan bangsa yang ampuh.

Ia memperkuat fondasi ekonomi, melindungi konsumen, dan memperluas akses keuangan bagi seluruh lapisan masyarakat Indonesia.

Bagaimana menurutmu, seberapa penting peran literasi keuangan dalam kehidupan sehari-hari?

#PNMuntukUMKM
#PNMPemberdayaanUMKM

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.