Jangan Sampai Salah! Ini Perbedaan Penting antara Reksa Dana Saham dan Saham Biasa!

JATENG.AKURAT.CO, Sering mendengar istilah reksa dana saham dan saham tapi masih bingung apa bedanya?
Keduanya memang sama-sama berhubungan dengan pasar modal, tapi cara kerjanya sangat berbeda.
Memahami perbedaannya sangat penting agar Anda tidak salah pilih instrumen investasi.
Secara sederhana, saham adalah bukti kepemilikan Anda atas sebuah perusahaan.
Sedangkan reksa dana saham adalah wadah di mana uang Anda dikumpulkan bersama investor lain, lalu dikelola oleh manajer investasi profesional untuk dibelikan saham.
Untuk lebih jelasnya, yuk kita bedah perbedaan keduanya dari berbagai aspek!
1. Cara Mengelola Dana
Saham: Anda harus mengelola sendiri. Ini artinya Anda wajib aktif memantau pasar, menganalisis perusahaan, dan menentukan kapan waktu yang tepat untuk membeli atau menjual saham.
Reksa Dana Saham: Dana Anda dikelola oleh Manajer Investasi profesional. Anda hanya perlu duduk manis dan memantau laporannya. Ini cocok untuk pemula atau Anda yang tidak punya banyak waktu.
2. Modal Awal
Saham: Membutuhkan modal yang lebih besar karena Anda harus membeli dalam satuan lot (1 lot = 100 lembar saham) dan harga per lembar bisa cukup mahal.
Reksa Dana Saham: Modal yang dibutuhkan jauh lebih kecil, bahkan ada yang bisa dimulai dari Rp100.000 saja.
3. Risiko dan Diversifikasi
Saham: Risikonya lebih tinggi karena investasi Anda hanya berfokus pada satu atau beberapa saham. Jika saham yang Anda miliki harganya anjlok, kerugiannya bisa besar.
Reksa Dana Saham: Risikonya lebih kecil karena dana Anda disebar ke banyak saham yang berbeda (diversifikasi). Jika salah satu saham turun, kerugiannya bisa ditutupi oleh keuntungan dari saham lain.
4. Prosedur Jual-Beli
Saham: Proses jual-belinya lebih cepat. Setelah Anda menjual saham, dananya bisa cair ke rekening dalam waktu T+2 hari kerja.
Reksa Dana Saham: Proses pencairan dana lebih panjang, bisa memakan waktu hingga 5 hari kerja, karena harus melalui Manajer Investasi dan Bank Kustodian.
5. Keuntungan dan Pajak
Saham: Keuntungan berasal dari kenaikan harga saham (capital gain) dan pembagian keuntungan perusahaan (dividen). Keuntungan ini dikenai pajak.
Reksa Dana Saham: Keuntungan berasal dari kenaikan nilai unit penyertaan. Umumnya, reksa dana dibebaskan dari pajak.
Dengan memahami perbedaan ini, Anda bisa lebih bijak dalam memilih instrumen investasi yang paling sesuai dengan profil risiko, modal, dan tujuan keuangan Anda.
Apakah Anda ingin tahu lebih banyak tentang cara memulai investasi di salah satu dari kedua instrumen ini?
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini










