Mengenal Trading Experience Center RFB Semarang, Upaya Edukasi dan Lindungi Masyarakat dari Investasi Ilegal

AKURAT.CO SEMARANG - PT Rifan Financindo Berjangka (RFB) Semarang membuat gebrakan baru, dalam dunia investasi.
Salah satunya dengan meluncurkan program literasi Trading Experience Center, yang memadukan unsur teknologi, edukasi, dan gaya hidup kekinian.
Dalam peluncurannya, RFB Semarang yang berlokasi di Jalan S Parman 47A ini melibatkan seluruh konsultan berpengalaman yang telah memiliki lisensi resmi dari Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (BAPPEBTI).
Baca Juga: Mimbar Jumat, Nasehat Imam Ghozali dalam Mendidik Anak
“Trading Experience Center adalah inisiasi kantor RFB Semarang untuk menghadirkan pengalaman baru bagi siapa pun yang ingin belajar trading, tapi tidak tahu harus mulai dari mana," terang Mia Amalia, selaku Kepala Cabang PT RFB Semarang.
Diterangkan, saat ini informasi tentang trading banyak tersedia secara online, tetapi data tersebut tersebar dan tidak runut, sehingga seringkali justru membingungkan.
"Oleh karena itu, kami harap fasilitas ini bisa menjadi solusi untuk meningkatkan pemahaman masyarakat agar tidak lagi tertipu robot trading atau investasi bodong,” lanjut Mia Amalia.
Baca Juga: Ini Cara Jateng Siapkan SDM Unggulan, Tunjang Pertumbuhan Investasi Berkelanjutan
Trading Experience Center yang sengaja diluncurkan bersamaan dengan semangat menyambut bulan kemerdekaan ini, mengusung konsep ‘Belajar Trading Sampai Yakin’.
Dari hasil riset dan pengalaman PT RFB yang telah berdiri selama 23 tahun, masyarakat seringkali, membeli investasi yang tidak mereka pahami, termasuk tidak yakin dengan legalitas dan keamanannya.
"Mereka tidak menggunakan analisis keuangan dan rencana investasi yang jelas dan terstruktur, serta mudah tergiur iming-iming keuntungan yang too good to be true karena hanya ‘ikut-ikutan’ atau FOMO," tandas Mia.
Baca Juga: Shin Tae-yong Butuh 4 Tahun Bawa Indonesia Kalahkan Thailand, Bakal Menang vs Vietnam?
Namun, perkembangan teknologi dan media sosial membuat siapa pun—termasuk pemerintah—semakin kesulitan menahan laju dan penyebaran informasi bohong.
Ditambah lagi, sangat mustahil untuk menghalangi masyarakat mengakses internet karena hampir semua orang memiliki smartphone.
Hoax pun tersebar sangat cepat dan bisa ditemukan di mana saja. Membuat siapa saja tanpa terkecuali bisa tertipu investasi ilegal.
Apalagi ‘trading’ ini sering disebut-sebut dan diyakini anak muda zaman sekarang sebagai bisnis dan investasi masa depan.
Baca Juga: Telkomsel Luncurkan Paket YouTube Premium dan Kuota Nonton 2 GB, Cek Keunggulannya
"Oleh karena itu, Trading Experience Center ini dirancang sebagai program preventif yang sengaja didesain seperti seminar investasi intensif selama 4 jam penuh," lanjutnya.
Dipandu oleh konsultan yang telah lulus ujian resmi dari BAPPEBTI, PT RFB Semarang percaya jauh lebih efektif dan efisien untuk ‘mencegah’ terjadinya penipuan investasi yang memakan ribuan korban daripada ‘mengobati’.
“Kami memberikan akses langsung ke akun demo PT RFB dengan tentu saja didampingi oleh konsultan yang berpengalaman dan berlisensi. Jadi, setiap peserta punya kesempatan tidak terbatas untuk merasakan bagaimana menjalankan sistem trading yang legal. Termasuk diajarkan juga cara menganalisis pergerakan market yang tidak pernah berhenti bergerak selama hampir 24 jam setiap hari,” terang Mia Amalia.
Baca Juga: Sore Ini, Persik Kediri vs PSIS Semarang, Jadi Ajang Pembuktian Rizky Darmawan
Namun, tidak berhenti hanya di pengenalan sistem transaksi, setiap peserta diajarkan cara menyusun rencana investasi, memprediksi arah pergerakan market, menganalisis berita ekonomi, dan teknik manajemen risiko dalam investasi.
"Karena tidak ada satupun investasi yang tanpa risiko, dan investasi terbaik adalah investasi yang kita pahami dan yakini sesuai dengan profil risiko kita sebagai investor. Oleh karena itu, Trading Experience Center ini juga mengajarkan apa yang harus dilakukan seandainya terjadi pergerakan harga market di luar prediksi yang dibuat sebelumnya," terangnya lebih lanjut.
Mia menegaskan, RFB Semarang akan berusaha untuk terus rutin mengadakan program literasi trading ini kepada masyarakat.
Baca Juga: Menikmati Keindahan Alam Pantai Tirta Pesona Jepara yang Tiada Duanya
"Kami harap program ini disambut positif oleh warga Semarang sehingga skala cakupannya bisa semakin beragam dan luas. Dengan begitu ada lebih banyak pengalaman unik yang bisa kami pelajari sebagai konsultan agar lebih baik juga cara kami memberikan edukasi dan pelayanan investasi kepada masyarakat,” tutup Mia Amalia.***
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini










