Dampak UKT Bagi Perekonomian Keluarga Mahasiswa dan Operasional Kampus? Ini Tanggapan Pengamat

JATENG.AKURAT.CO, Permasalahan Uang Kuliah Tunggal (UKT) terus menjadi perbincangan. Walaupun sebagian Perguruan Tinggi Negeri (PTN) sudah membatalkan kenaikan UKT, namun topik ini masih menarik dibahas.
Pembahasan tersebut salah satunya mengenai dampak UKT bagi perekonomian keluarga mahasiswa dan oprasional kampus.
Pengamat ekonomi, Erianto Hasibuan mengatakan bahwa Jika UKT tetap naik akan sangat terasa dampaknya bagi mahasiswa dan perekonimian orang tuanya.
"Dampak langsung jelas spending yang meningkat. Mereka yang sebelumnya menganggarkan UKT seperti tahun sebelumnya dengan kenaikan maka anggaran semula yang dipersiapkan tidak lagi mecukupi," ujar Erianto pada Rabu (29/5/2024).
Erianto mengatakan bagi keluarga mampu dampaknya paling sekedar relokasi anggaran, karena mereka memiliki cukup cadangan (tabungan).
Tapi bagi mereka yang pas-pasan, tidak lagi ada dana yang akan direlokasi untuk menutupi, itu yang membuat beberapa mahasisa yang diterima dan melihat UKT diluar ekspektasi mereka akhirnya mereka tidak mendaftar ulang, alias batal memasuki PTN idamannya.
"Jadi Jelas kenaikan itu berpengaruh terhadap mahasiswa dan ekonomi keluarga, tetapi yang paling berdampak besar adalah mereka yang berpenghasilan terbatas," jelas Erianto.
Demikian juga jika UKT tidak jadi naik. Apakah berdampak positif bagi perekonomian keluarga mahasiswa? Jika UKT tidak jadi naik, artinya keluarga yang sudah memutuskan anaknya untuk kuliah tentu sudah menyiapkan anggaran sesuai penjelasan saya sebelumnya.
Sehingga Erianto mengatakan, dalam kondisi normal tidak akan ada lonjakan mahasiswa yang tidak mendaftar ulang karena biaya.
"Artinya kepusingan yang dihadapi oleh orang tua yang ekonomi terbatas adalah kepusingan yang sesuai dengan ekspektasi mereka, karena sudah barang tentu mereka mengetahui biaya kuliah dan UKT dari para mahasiswa yang sudah kuliah sebelumnya, jadi itulah yang mereka persiapkan," tambahnga.
Jadi menurut Erianto, pembatalan kenaikan UKT tidak memberikan dampak positif bagi keluarga yang menguliahkan anaknya, tetapi juhga tidak mengagetkan mereka.
"Tetapi jangan lupa kenaikan UKT bukan dibatalkan tetapi hanya di tunda," tegas Erianto.
Penundaan kenaikan UKT sendiripun kemudian menimbulkan dampak bagi operasional kampus, terutama yang berstatus Perguruan Tinggi Negeri Berbadan Hukum (PTNBH).
"Apakah jika harga UKT naik atau turun akan berdampak pada operasional kampus? Bagi Kampus yang sudah menaikan UKT tentu berdampak," jelasnya.
Baca Juga: Dico-Raffi, Duet Fenomenal: Promosi UMKM atau Pilkada Jateng?, Pengamat: Luar Biasa!
Karena menurut Erianto, operasional kampus tentu sudah dianggarkan dalam RKAT (Rencana Kegiatan Anggaran Tahunan) tiap kampus, pemasukan kampus di Indonesia saat ini masih didominasi yang bersumber dari mahasiswa (UKT dan sejenisnya).
"Sehingga kegiatan kampus didanai dari sumber dana tersebut," tandasnya.
Erianto mengatakan, jika kegiatan sudah dianggarkan sejalan dengan pemasukan sebesar UKT baru (dengan kenaikan) kemudian ada perubahan dampaknya adalah merevisi aktivitas kampus sejalan dengan berkurangnya sumber dana.
"Kecuali kampus tersebut dapat mengupayakan sumber dana lain. Saya kira itu yang bisa saya sampaikan," tutup Erianto.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Live Score PSMS Medan vs Persiraja: Ayam Kinantan Mengamuk, Javier Siverio Borong 4 Gol!
- 2Gak Perlu Modal! 10 Game di Play Store Ini Bisa Kasih Saldo DANA Tiap Hari, Ada yang Rp100 Ribu
- 3Semarang Berpuisi Bakal Merambah TBRS dan Kota Lama, Pemkot Perluas Ruang Ekspresi Seniman
- 4Review Jujur ISUL: Cair ke DANA Tanpa Deposit, Tapi Iklannya Bikin Emosi
- 5Tiket Kereta Api Keberangkatan 1 Desember 2026 Sudah Bisa Dipesan, KAI Minta Pelanggan Cek Jadwal Baru
- 6Review Jujur MaGer: Benarkah Bisa Cair ke DANA Tanpa Deposit Sepeser Pun?
- 7Ekosistem Pendidikan Sehat Wujudkan Sekolah Ramah Anak
- 8Turunan Panjang di KM 39 Bikin Lutut Nyeri? Ini 5 Cara Mencegahnya Sebelum Borobudur Marathon 2026
- 9Ijazah Asli Pak Jokowi Dikeluarkan di Ruang Sidang, Pengunjung Tepuk Tangan, Roy Suryo Malah Tertawa
- 1015 Calon Anggota KI Jateng Lolos Tes Wawancara, Lanjut Fit and Proper Test di DPRD





