Jateng

Wisuda ke-6 Polteka Mangunwijaya Semarang, Direktur: Kami Pastikan Lulusan Merupakan Tenaga Teknis Berkompten

Arixc Ardana | 28 Oktober 2023, 17:35 WIB
Wisuda ke-6 Polteka Mangunwijaya Semarang, Direktur: Kami Pastikan Lulusan Merupakan Tenaga Teknis Berkompten

 

AKURAT.CO SEMARANG, Bertepatan dengan peringatan Sumpah Pemuda, 28 Oktober 2023, Polteka Mangunwijaya Semarang menggelar wisuda ke-6, yang diikuti sebanyak 93 mahasiswa.

Mereka berhak menyandang gelar Ahli Madya, yang terdiri dari lulusan prodi Teknik Kimia sebanyak 15 orang, prodi Farmasi sebanyak 50 orang dan prodi Analis Kesehatan sebanyak 28 orang.

Direktur Polteka Mangunwijaya Semarang Dr Materius Kristiyanto, dalam sambutannya memastikan jika lulusan perguruan tinggi tersebut, merupakan tenaga teknis yang kompeten pada bidangnya.

Baca Juga: Ganjar Intens Komunikasi dengan Khofifah dan Ridwan Kamil

"Hari ini kami melepaskan orang-orang muda yang siap terjun ke tengah-tengah masyarakat. Bagi para wisudawan, hari ini tentu sangat istimewa karena menjadi puncak dari perjuangan dan pergulatan menuntut ilmu dan ketrampilan di Polteka Mangunwijaya," papar Kristiyanto.

Setelah kurang lebih 3 tahun berproses dan sempat mengalami masa pendemi covid-19, pihaknya dengan bangga mewisuda dan melepas para mahasiswa sebagai tenaga teknis yang kompeten di bidang masing-masing.

"Para wisudawan ini, telah memenuhi standar yang dituntut oleh masyarakat terutama dunia industri. Para wisudawan bidang kesehatan sudah menjalani dan lulus uji kompetensi dari organisasi profesi mereka.

Pendek kata, mereka telah berproses di Polteka Mangunwijaya dan memenuhi syarat untuk bekerja di dunia insdustri dan dunia kerja. Para wisudawan ini berhak menyandang gelar Ahli Madya Teknik Kimia, Ahli Madya Teknisi Laboratorium Medis dan Ahli Madya Tenaga Teknis Kefarmasian" tandasnya.

Baca Juga: Usung Ekonomi Kerakyatan, Ketua Komisi B DPRD Kota Semarang Puji Kinerja Mbak Ita

Dalam pesannya, Kristiyanto menandaskan, agar para wisudawan juga mewarisi nilai-nilai Romo Mangunwijaya yaitu eksploratif, kreatif dan integral, yang selama ini juga sudah ditanamkan dalam proses pendidikan.

"Sebagai generasi milenial, saya berpesan agar para wisudawan jangan pernah berhenti belajar. Pergunakan IT sebaik-bainya untuk mencerdaskan diri pribadi dan media sosial secara bijaksana untuk berkomunikasi, dan menambah relasi dalam hidup dan pekerjaan.

Ditempat baru, teruslah belajar dan kembangkan perusahaan dan lembaga tempat kalian bekerja. Kobarkan kepedulian Romo Mangunwijaya dalam berkarya dan melayani orang lain, terutama mereka yang tersingkir," lanjut Kristiyanto.

Baca Juga: Semarak Peringatan Sumpah Pemuda di Pertamina Patra Niaga JBT, Hafal Teks Dapat Bonus BBM Pertamax Gratis

Dalam kesempatan tersebut, Direktur Polteka Mangunwijaya Semarang juga menyampaikan perkembangan selama setahun ini di perguruan tinggi yang dipimpinnya.

"Di bidang akademik, mulai tahun akademik 2023-2024 kami membuka program Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL) berdasarkan Permenristekdikti No. 26 Tahun 2016 untuk ketiga prodi, Teknik Kimia, Farmasi dan Analis Kesehatan. Program ini untuk membantu calon mahasiswa yang sudah bekerja sesuai dengan bidang kuliah di Polteka Mangunwijaya dengan waktu yang lebih pendek, hanya 2 tahun," paparnya kembali.

Tidak hanya itu, Prodi Farmasi juga berhasil mengantar 50 mahasiswa menempuh Uji Komptensi yang diselenggarakan oleh Kemendikbud dengan hasil 100% kompeten.

Baca Juga: Musyawarah Reboan, Upaya Memperkuat Demokrasi di Tingkatan Masyarakat

Dalam bidang sarana prasarana Polteka Mangunwijaya Semarang juga melakukan penambahan ruang dosen-kaprodi dan laboratorium untuk program studi Analis Kesehatan di kampus 1 jl Sriwijawa.

Sedangkan di bidang kerjasama, pihaknya mempunyai 30 Memorandum of Understanding (MoU) dengan berbagai institusi baik dari perguruan tinggi lain maupun stakeholder.
Termasuk diantaranya dengan MAHSA University Malaysia, Mangement &Science University Malaysia (MSU) Malaysia, Universiti Teknologi MARA Malaysia dan Cavite State University Filipina.

Sementara, Ketua Umum Yayasan Bernardus Br. Heribertus Suparna, CSA dalam sambutannya, menegaskan jika Polteka Mangunwijaya Semarang sudah berjuang maksimal untuk menjaga standar kompetensi yang telah ditetapkan.

"Saya pastikan, di tengah situasi yang makin kompleks sekarang ini hal itu tidaklah mudah. Kebetulan bulan Oktober ini adalah akhir dari gerakan bersama “Sinode Pendidikan” di Keuskupan Agung Semarang (KAS) yang telah dimulai sejak bulan Mei," terangnya.

Sinode Pendidikan dicanangkan berangkat dari keprihatinan akan situasi pendidikan yang sedemikian kompleks, sehingga diperlukan tidak hanya sikap peduli melainkan gerakan bersama bergandang tangan saling menopang menemukan jalan keluar untuk bangkit.

Baca Juga: KTB bersama BRA Semarang Gelar Mitsubishi FUSO Gelar Truck Campaign 2023 untuk Apresiasi Pelanggan

"Kita semua diajak terlibat dalam mewujudkan impian Gereja membentuk pribadi-pribadi dewasa, utuh, otentik dan seimbang. Untuk itu pertama-tama sekolah harus sehat kelembagaannya, agar mampu menjadi ujung tombak meraih impian tersebut," terangnya.

Polteka sebagai entitas pendidikan tinggi di bawah KAS tentu menjadi bagian dari gerakan itu. Membarui semangat dan gagasan, mitigasi persoalan, menyatukan semua potensi dan melibatkan jejaring untuk melakukan telaah kritis.

"Pendeknya bagaimana Polteka mengusahakan kelembagaan yang sehat dalam kompleksitas situasi, sehingga memungkinkan merawat standar kompetensi dan pelayanan kepada mahasiswa yang tetap prima," pungkasnya.

***

 

 

 

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.