UPGRIS Peroleh DRTPM 2023 dengan Judul Terbayak di LLDIKTI Wilayah VI

AKURAT.CO SEMARANG - Direktorat Riset, Teknologi, Pengabdian, Kemendikbud Ristek, gelontorkan dana penelitian dan pengabdian masyarakat kepada Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Universitas PGRI Semarang (UPGRIS) tahun 2023.
Tidak tanggung-tanggung, dana penelitian dan pengabdian yang diperoleh LPPM UPGRIS pada 2023 ini sebesar Rp 4.052.569.000.
Rektor UPGRIS Dr Sri Suciati MHum menilai keberhasilan tersebut, menjadi salah satu bukti bahwa para dosen di kampus ini, tidak hanya serta merta mengajar di kelas saja.
Baca Juga: Sudah Kalah Lawan Persib, PSIS Diberondong Tiga Sanksi Komdis
“Keberhasilan ini merupakan bukti bahawa dosen UPGRIS tidak hanya serta merta mengajar di kelas saja. Akan tetapi. Mereka juga melakukan penelitian dan pengabadian kepada masysrakat tingkat nasional. Semoga hal ini memberikan motivasi kepada civitas akademika UPGRIS agar selalu meningkatkan tridarma perguruan tinggi,” tutur Suci.
Pihaknya pun menyampaikan selamat sukses kepada dosen UPGRIS dan mahasiswa UPGRIS yang telah berhasil meraih penelitian dan pengabdian tahun 2023.
Sementara Ketua LPPM UPGRIS Dr Wiyaka, M.Pd mengatakan durasi waktu penelitian dan pengabdian dimulai 20 Juli 2023 sampai 31 Desember 2024.
Baca Juga: Ratusan Massa Tuntut Polda Jateng Segera Tuntaskan Kasus Kematian Misterius Pegawai Pemkot Semarang
"Jenis penelitiannya variatif, tidak lagi berorientasi pada pendidikan, tapi juga bidang lain, seperti bidang teknik, pangan, ekonomi, dan lainnya, kata Wiyaka.
Ia menjelaskan nominal tersebut terdiri dari tujuh penelitian lanjutan sebanyak Rp 1.159.334.000 dan 20 penelitian baru sebesar Rp 2.139.400.000.
"Sementara untuk dana 11 pengabdian sebesar Rp 753.835.000," tambahnya.
Dijelaskan, pada tahun 2023, UPGRIS mengajukan 80 proposal penelitian dan pengabdian ke Kemendikbud Ristek melalui DRTPM.
Baca Juga: Bersama PT KAI, Mbak Ita Ajak Peserta Rakernas X JKPI Ikuti Heritage Tour ke Stasiun Kedungjati
Ke-80 proposal itu terdiri dari penelitian fundamental sebanyak 41 proposal, penelitian terapan - jalur hilirisasi (10), penelitian tesis magister (25), dan penelitian kerja sama dalam negeri satu proposal.
"Namun yang lolos 20 usulan dengan komposisi penelitian fundamental 6 proposal, penelitian terapan - jalur hilirisasi (5), penelitian tesis magister (8 ), dan penelitian kerja sama dalam negeri satu proposal," terangnya.
Menurut Wiyaka, jumlah penelitian dan pengabdian LPPM UPGRIS tahun 2023 meningkat jika dibanding pada tahun lalu.
Ia menjelaskan, di tahun sebelumnya, LPPM Upgris memeroleh proposal penelitian baru sebanyak 9 biji dan penelitian lanjutan sebanyak 13 proposal.
Baca Juga: Ganjar Bicara Peran Politik Perempuan pada Kongres Perempuan Nasional
Sementara, kata dia di tahun 2023, LPPM Upgris memeroleh penelitian baru sebanyak 20 proposal dan penelitian lanjutan sebanyak tujuh proposal.
"Nominal yang didapatkan dari penelitian dan pengabdian di tahun 2023 sebesar Rp 1.159.334.000 dan Rp 2.139.400.000," terangnya.
Sementara untuk proposal pengabdian masyarakat, lanjut Wiyaka ada 34 usulan yang berhasil dikirim. Rinciannya sebanyak 14 usulan berbentuk draf dan yang dinyatakan lolos sebanyak 11 usulan dengan nilai keseluruhan Rp 753.835.000.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini








