Jateng

Usai Diwisuda Doktor Administrasi Publik Undip, Joko Berharap Penggunaan Dana Desa Tak Disetir

Afri Rismoko | 19 Agustus 2023, 19:33 WIB
Usai Diwisuda Doktor Administrasi Publik Undip, Joko Berharap Penggunaan Dana Desa Tak Disetir

AKURAT.CO SEMARANG -Doktor Administrasi Publik Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Diponegoro Semarang (Undip), Dr Joko Mulyono SSTP MSi, menyoroti romantika Dana Desa yang masih dianggap ‘proyek’.

Padahal dana desa tersebut bentuk kehadiran negara yang diatur dalam UU Desa.

Menurut dia, setiap desa semestinya bisa menyejahterakan warganya karena memiliki tujuh sumber pendapatan.

Baca Juga: Ketemu Ganjar Pranowo, Pelaku UMKM asal Magelang Malah Menangis Terharu, Terungkap Ini Alasannya

Ketujuh sumber itu meliputi pendapatan asli desa, alokasi anggaran pendapatan dan belanja negara, hasil pajak dan retribusi daerah, bantuan keuangan provinsi atau kabupaten/kota, hibah dan sumbangan tak mengikat, serta pendapatan lainnya.

Ketika mengadakan riset untuk gelar S-3 nya itu, Joko menemukan ketidakberdayaan Pemerintah Desa dalam mengelola Dana Desa.

Desa tak lagi memiliki otonomi dalam penggunaannya, dan tertutupnya ruang demokrasi dalam pengelolaannya.

Baca Juga: Jelang Laga Persis vs Bali United, Mantan Manager Persebaya Gabung Laskar Sambernyawa, Ungkap Harapan Ini

‘’Ada kesan setengah hati ketika dana tersebut dikucurkan ke desa. Penggunaan Dana Desa masih disetir oleh Pemerintah Pusat, harus ada program ini-itu. Dalam rekomendasi saya, saya berharap penggunaannya tidak disetir lagi, beri kepercayaan dan otonomi kepada desa untuk mengelolanya,’’ ujar pria kelahiran Boyolali 7 September 1977 itu.

Joko, yang tercatat sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemprov Jateng ini, menjadi salah wisudawan saat Undip melakukan Wisuda ke-171 yang digelar di Gedung Prof Soedarto SH, Undip, Semarang, Jumat (18/8/2023) lalu.

Wisuda dipimpin Rektor Undip Prof Dr Yos Johan Utama SH MHum, didampingi wakil rektor dan dekan, serta Ketua Senat Akademik Prof Ir Edy Rianto MSc PhD IPU, dan Sekretaris Prof Dr Endang Larasati Setianingsih MS.

Baca Juga: BEM USM Gelar Pameran Inovasi Pangan Berbasis Komoditas Lokal, Upaya Tingkatkan Ketahanan Masyarakat

Saat datang ke acara wisuda dia didampingi sang istri, dr Sri Rahayu Susilowati.

Joko yang menjabat Kabid SDM Iptek dan Infrastruktur Risnov Badan Riset Inovasi Daerah (BRIDA) itu merasa bersyukur masih diberikan kesempatan melanjutkan pendidikan di tengah kesibukannya sebagai ASN.

Joko Mulyono meraih gelar doktor Administrasi Publik FISIP Undip dengan IPK 3,90.

"Semoga ini bisa menjadi motivasi diri untuk terus meningkatkan kapasitas dan mengembangkan keilmuan saya, khususnya tentang pengelolaan Dana Desa sesuai disertasi saya,'' kata mantan Kabag Umum RSJD Surakarta Provinsi Jateng tersebut.

Baca Juga: Persib Catat Rekor Sanksi Denda Ratusan Juta, Minta Suporter Jangan Datang di Laga vs PSIS, Ini Alasannya

Ya, Joko Mulyono sejak lama berkecimpung di dunia desa. Dia pernah menjadi Pj Desa Sidomulyo saat menjadi Sekcam Ampel Boyolali tahun 2012.

Masa mudanya juga aktif di karang taruna, BPD, dan LKMD.

Perhatiannya kepada desa makin fasih, ketika lulusan STPDN tahun 1999 itu menjadi Kabid Pengembangan Ekonomi Masyarakar Bapermasdes Jateng 2016.

Dalam disertasi ‘’Public Value Penggunaan Dana Desa dalam Menumbuhkan Pemberdayaan Masyarakat di Provinsi Jawa Tengah’’, Joko banyak menyoroti romantika Dana Desa yang masih dianggap ‘proyek’ padahal itu bentuk kehadiran negara yang diatur dalam UU Desa.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

A
Reporter
Afri Rismoko
A