Pecel Semanggi Surabaya yang Legendaris Kini Kalah Populer, Padahal Punya Rahasia yang Bikin Nagih!

JATENG.AKURAT.CO, Kalau bicara soal kuliner legendaris Indonesia, pecel pasti masuk dalam daftar.
Makanan yang satu ini seolah nggak kenal zaman. Di tengah gempuran makanan serba instan, pecel masih eksis dan jadi favorit banyak orang.
Salah satu pecel yang punya cerita unik adalah Pecel Semanggi khas Surabaya.
Kota Pahlawan ini memang surganya kuliner serba saus kacang, seperti rujak cingur, tahu tek, sampai lontong balap.
Tapi di antara semuanya, pecel semanggi punya tempat istimewa di hati para warga lokal.
Sayangnya, meski sudah ditetapkan sebagai Warisan Budaya Tak Benda (WBTB) oleh Kementerian Pendidikan pada tahun 2022, pecel semanggi kini seolah kalah pamor.
Susah banget menemukan penjualnya, padahal makanan ini punya peran vital dalam warisan kuliner Surabaya.
Dari Ladang Sampai Jadi Makanan Legendaris
Kisah pecel semanggi berawal dari Desa Kendung, Benowo, Surabaya Barat.
Warga kampung ini jeli memanfaatkan daun semanggi yang tumbuh liar di sekitar sawah dan sungai.
Daun semanggi dipanen, dijemur, lalu dikukus hingga empuk.
Proses mengukus inilah yang membedakannya dari pecel di daerah lain yang biasanya direbus.
Rasa pecel semanggi semakin unik dengan bumbu kacang yang dicampur ubi atau ketela rambat rebus, gula jawa, dan cabai.
Ditambah kangkung dan kecambah, rasanya jadi perpaduan yang sempurna!
Yang paling khas, pecel semanggi sering disajikan dengan kerupuk uli (kerupuk nasi) dan wadah daun pisang (pincuk) yang bikin rasanya makin otentik.
Para penjualnya juga mudah dikenali, mereka biasanya memakai kain jarik dan selendang khas, sambil memanggul keranjang semangginya.
Jadi, kalau kamu lagi liburan ke Surabaya, jangan cuma coba rujak cingur atau rawon ya! Mampirlah ke daerah Taman Bungkul.
Di sana, kamu masih bisa menemukan penjual pecel semanggi yang siap melayani.
Menikmati pecel semanggi di pagi hari bisa jadi cara paling pas untuk memulai petualangan kulinermu di Kota Pahlawan!
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Profil Instagram Ko Hyung-jin Wasit Indonesia vs Malaysia, Sejarah Kelam 2019 Kembali Terbayang usai Tom Haye Dikartu Merah!
- 2LIVE SCORE Indonesia vs Malaysia, Skor 0-0 Menit ke-70 Thom Haye Kartu Merah, Cek Skor Akhir FULL TIME Menang Siapa?
- 3Kalender Jawa Oktober 2026: Weton, Neptu, dan Rekomendasi Hari Baik untuk Hajatan
- 4Laga PERSIKU VS PSIS BATAL DIGELAR! Ini Alasan Manajemen Tuan Rumah Terkait Pembatalan Pertandingan
- 5Laga Persiku vs PSIS Mendadak BATAL Digelar, Netizen: Harusnya Tuan Rumah Kalah WO!
- 6F1 Ubah Jadwal GP Azerbaijan ke Sabtu, Ternyata Ini Penyebabnya
- 7MotoGP 2026 Masuki Fase Akhir: Ini Jadwal Lengkap Sisa Balapan
- 8Panduan Lengkap Kalender Jawa November 2026, dari Minggu Pahing hingga Senin Legi
- 9TNT Awards Jateng 2026 Dorong Elektronifikasi Transaksi Pemerintah Daerah
- 10Jadwal Kalender F1 2026: Sisa 8 Balapan Setelah Baku, Ada Sprint di Singapura








