Petik Sendiri, Makan Sepuasnya! Serunya Wisata Jambu Kristal Organik di Sragen yang Bikin Ketagihan!

JATENG.AKURAT.CO, Kalau biasanya kamu hanya bisa menikmati jambu kristal dari pasar atau swalayan, kini saatnya mencoba pengalaman yang jauh lebih seru dan segar: wisata petik jambu kristal langsung dari pohonnya!
Tepatnya di Dukuh Wates, Desa Plosokerep, Kecamatan Karangmalang, Kabupaten Sragen, terdapat kebun jambu kristal seluas satu hektare yang siap menyambut pengunjung dengan kelezatan buahnya yang manis, renyah, dan bebas biji!
Cukup membayar Rp10.000 per orang, pengunjung bebas menjelajahi sekitar 700 pohon jambu kristal dan memetik sendiri buah yang mereka suka.
Di lokasi, kamu bisa langsung menikmati hasil petikan segar tanpa batas.
Ingin bawa pulang? Tenang saja, harganya tetap ramah kantong — hanya Rp15.000 per kilogram, bahkan bisa Rp10.000/kg saat panen raya!
Eni, pengunjung asal Semarang, mengaku puas dengan pengalaman memetik jambu sendiri.
Ia terlihat antusias memilih buah yang besar dan matang, yang terbungkus plastik untuk menjaga kualitasnya.
“Saya suka yang besar, jadi puas gitu ngambilnya. Tapi meski besar, rasanya manis dan tidak ada bijinya,” ujarnya dengan senyum lebar.
Tak Hanya Wisata, Tapi Juga Peluang Ekonomi
Bagi warga sekitar, kebun jambu ini bukan sekadar tempat rekreasi, tetapi juga sumber penghasilan.
Ia rutin memanen jambu untuk dijual secara online, dengan permintaan harian mencapai 10–20 kilogram.
“Jambunya beda. Lebih manis dan renyah. Banyak orang yang cari,” katanya sambil menimbang hasil panenan hari itu.
Dari Proyek Jalan Tol Jadi Kebun Organik
Pemilik kebun, Poni (46), tak menyangka bahwa tanah yang ia beli dari dana ganti rugi proyek jalan tol sembilan tahun lalu, kini menjadi sumber kebahagiaan dan penghasilan.
Dengan bangga ia menyebut bahwa jambu kristal di kebunnya tidak berbiji, manis, renyah, dan enak.
Tak hanya itu, pengelolaan kebun juga memperhatikan unsur keberlanjutan.
“Kita pakai pupuk organik, obat juga bikin sendiri dari bahan alami, termasuk urine kelinci dan kambing,” jelas Mardi (55), suami Poni sekaligus rekan dalam mengelola kebun.
Hal ini menjadikan jambu yang dihasilkan benar-benar organik dan aman dikonsumsi — nilai tambah yang semakin langka saat ini.
Potensi Wisata Keluarga dan Edukasi
Selain menawarkan keseruan petik buah langsung, kebun ini juga cocok untuk wisata keluarga dan edukasi anak-anak tentang pertanian organik.
Dengan sedikit sentuhan penataan kawasan, seperti tempat istirahat yang nyaman dan spot foto estetik, potensi tempat ini untuk menjadi destinasi wisata agro unggulan di Sragen sangat besar.
Bagi kamu yang mencari alternatif wisata murah, sehat, dan menyenangkan, wisata petik jambu kristal di Plosokerep, Sragen, adalah jawabannya.
Di tengah suasana pedesaan yang asri, kamu bisa menikmati buah segar langsung dari pohonnya, sambil mengenal lebih dekat cara bertani organik.
Jadi tunggu apa lagi? Serbu Sragen! Nikmati jambu kristal manis dan segar sambil rasakan keseruan petik buah langsung di kebun!
Liburan sehat, seru, dan hemat? Ya di sini tempatnya!
***
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Pemuda dan Mahasiswa Jateng Didorong Perkuat Gerakan Antikorupsi, Alumni Kelas Antikorupsi Mulai Jalankan Rencana Aksi
- 2PT Pandawa LED Indonesia Buka Lowongan Admin Support di Semarang, Fresh Graduate Bisa Melamar!
- 3Infinix SMART 20e Segera Masuk Indonesia, Bawa Baterai 6.000mAh dan Layar 120Hz
- 4Kolaborasi Pegadaian dan BCA Digital Hadirkan Investasi Emas Mulai Rp10.000 via Aplikasi blu
- 5Kebakaran Lahan Balekambang Malam Hari, BAGANA Bergerak Cepat Bersama Warga dan Aparat Padamkan Api
- 6Sesa Creative Buka Lowongan Social Media Specialist, Content Creator, dan Graphic Designer di Semarang
- 7Rekomendasi Kabel Charger Pihak Ketiga Terbaik 2026: Bersertifikat, Awet, dan Terjangkau
- 8Atria Hotel Magelang Tunjukkan Kesiapan Gelar Acara Skala Besar, 1.500 Peserta Sosialisasi Jaminan Sosial Hadir
- 9Stunting Semarang Turun Jadi 4,49 Persen, Dinkes Perkuat Intervensi hingga Program MBG
- 10Bocoran iPhone 20 Pro: Layar Lebih Besar dan Desain Borderless


