Jateng

5 Kuliner Tradisional Khas Kabupaten Boyolali, Ada Segi Tumpang hingga Sate Kere

Afri Rismoko | 16 Agustus 2024, 09:30 WIB
5 Kuliner Tradisional Khas Kabupaten Boyolali, Ada Segi Tumpang hingga Sate Kere

AKURAT.CO JATENG - 5 Kuliner Tradisional Khas Kabupaten Boyolali, Ada Segi Tumpang hingga Sate Kere.

Apa saja sih kuliner khas dari Kabupaten Boyolali yang patut anda coba. Yuk simak ulasan berikut ini.

Kabupaten Boyolali yang berada di lereng Gunung Merapi dan Merbabu merupakan perlintasan jalur yang menghubungkan kota Semarang.

Baca Juga: Punya Nama yang Unik-Unik, Ini 6 Kuliner yang Ada di Kabupaten Temanggung, Salah Satunya Nasi Goreng Tembakau

Surakarta dan juga Yogyakarta. Sehingga banyak pendatang yang memilih jalur kota karena kota Boyolali bisa dijadikan tempat untuk beristirahat maupun kulineran.

Sebagai daerah yang merupakan sisa Kerajaan Mataram Islam, makanan khas Boyolali sangat mempengaruhi budaya keraton. 

Ragam makanan khas Boyolali memiliki cita rasa yang berbeda baik asin, gurih, manis, ataupun pedas.

Hidangan yang tersedia pun sangat bervariasi mulai dari makanan berat maupun makanan ringan. 

Sehingga anda dapat mencicipi makanan yang berada di Boyolali jika anda mengunjungi kota ini.

Berikut ini 5 Kuliner Tradisional Khas Kabupaten Boyolali, Ada Segi Tumpang hingga Sate Kere. 

Baca Juga: 4 Sajian Kuliner Khas Kabupaten Temanggung, Ada Masakan yang Namanya “Empis-Empis”

  1. Jenang Pecel

Makanan khas lainnya yaitu jenang pecel. Makanan ini memiliki perpaduan yang cukup unik yaitu menggunakan bubur sumsum sebagai pengganti nasi dan dipadukan dengan pecel.

Pecel yang berisikan berbagai macam sayuran lalu disiram dengan bumbu kacang yang pedas manis memiliki kenikmatan tersendiri saat menyantapnya.

Biasanya jenang pecel disajikan dengan cara dipincuk menggunakan alas daun pisang. Agar lebih nikmat, saat menyantap jenang pecel anda bisa menambahkan mendoan, bakwan atau peyek.

  1. Abon Lele

Boyolali juga menjadi pemasok lele terbesar. Di salah satu kampung kecamatan Sawit, terdapat sentra pengolahan ikan lele. Banyak petani lele yang memproduksi abon lele ini.

Rasa abon lele yang gurih menjadi cita rasa yang khas dalam menemani sajian makanan utama anda. Biasanya abon lele disantap menggunakan nasi yang hangat dan kerupuk.

  1. Sego Tumpang

Selain jenang pecel, Boyolali juga memiliki makanan khas yang disajikan dengan sambal. 

Bagi masyarakat Boyolali makanan ini biasanya disajikan sebagai menu sarapan karena banyak warung makan disekitar rumah yang menyajikan makanan ini.

Sego tumpang merupakan nasi yang menggunakan kuah berupa sambal tumpang. 

Sambal tumpang ini yang menjadi lebih special dari nasi tumpang tersebut. Sambal yang terbuat dari bahan baku tempe yang sudah basi sehingga menciptakan rasa yang khas. 

Baca Juga: Jawa Timur Vibes! Mengenal Beberapa Macam Kuliner Gresik yang Unik dan Tidak Umum! Dari Nasi Roomo hingga Wedel Bandeng

Meskipun sambal tersebut berasal dari tempe basi namun aroma yang diciptakan tidaklah busuk atau sangit. Masyarakat Boyolali biasa menyebutnya dengan lethok.

Makanan ini dapat anda nikmati dengan nasi hangat dan berbagai macam lauk seperti telur, ayam, dan aneka gorengan. 

Anda juga tidak perlu khawatir soal harganya, dengan Rp. 10.000 saja anda dapat menikmati makanan khas Boyolali ini dengan nikmat.

  1. Tahu Susu

Boyolali terkenal dengan penghasil susu sapi terbesar di Jawa Tengah, sehingga berbagai macam makanan atau cemilan terdapat campuran menggunakan susu, salah satunya tahu susu.

Sesuai dengan namanya, tahu susu terbuat dari kedelai yang dicampur dengan susu putih dari sapi perah. 

Perpaduan ini menyajikan cita rasa yang gurih dan aroma susu yang sangat kental. 

Struktur tahu susu ini juga akan lebih lembut dibandingkan tahu biasanya.

Makanan ini bisa anda dapatkan di toko oleh-oleh yang berada di Boyolali, karena memang tahu susu ini sangat jarang ditemui di supermarket.

  1. Sate Kere

Sate kere adalah makanan khas Boyolali yang terkenal. Makanan ini terbuat dari tempe gembus yaitu ampas dari pembuatan tahu. 

Selain menggunakan tempe gembus, sate kere juga menggunakan jeroan sapi seperti paru, usus sapi. 

Sate ini juga dilengkapi dengan bumbu kacang atau sambal kecap seperti sate pada umumnya.

Sate kere berasal dari kata ‘kere’ yang artinya miskin. Pada masa belanda sate kere merupakan hasil kreativitas kaum inlander dalam memanfaatkan bahan makanan yang dibuang oleh kalangan atas. 

Baca Juga: Yuk Cobain 9 Ide Usaha Kuliner Laris Manis Modal Minimalis, Bisa Datangkan Untung Melimpah Lho

Dahulu hanya kalangan elit yang mampu memakan sate karena makanan tersebut berbahan dasar daging. 

Sehingga kalangan bawah atau miskin melakukan inovasi dengan membuat sate berbahan dasar dari ampas tahu.

Itulah ulasan menarik tentang 5 Kuliner Tradisional Khas Kabupaten Boyolali, Ada Segi Tumpang hingga Sate Kere. *** 




Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

A
Reporter
Afri Rismoko
A