Mitos Kunto Bimo di Candi Borobudur: Antara Keyakinan dan Misteri yang Tak Terpecahkan

AKURAT.CO Misteri, Mitos seringkali menjadi bagian dari kehidupan masyarakat Indonesia, terkadang dianggap tak masuk akal, namun tetap diyakini sebagai keyakinan yang berlebihan.
Salah satu mitos yang mencengangkan dan dipercaya oleh banyak orang adalah mitos Kunto Bimo di Candi Borobudur, Magelang, Jawa Tengah.
Mitos ini tidak hanya diyakini oleh masyarakat Indonesia, tetapi juga mendapat tempat di hati para wisatawan mancanegara yang rela mencoba merogoh Kunto Bimo untuk mendapatkan keberuntungan atau terkabulnya keinginan mereka.
Kunto Bimo, menjadi mitos yang melekat di Candi Borobudur, dan wisatawan dari berbagai penjuru dunia tertarik untuk mencoba merogohnya.
Meski secara postur tubuh lebih panjang tangannya, wisatawan asing juga batal memegang bagian Kunto Bimo.
Mitos ini mengatakan bahwa siapa pun yang dapat merogoh ke dalam sebuah stupa berongga dan menyentuh bagian tertentu dari tubuh arca Buddha yang ada di dalamnya, maka ia akan mendapatkan keberuntungan atau keinginannya akan terkabul.
Ada berbagai versi mengenai bagian tubuh Buddha yang harus disentuh untuk mendapatkan keberuntungan.
Beberapa mengatakan pria harus memegang jari manis, sementara versi lain menyebut jari kelingking.
Bagi wanita, ada yang menyebutkan harus memegang telapak kaki atau tumit, namun versi lain menyarankan menyentuh ibu jari kaki.
Mitos ini memberi nama khusus pada Arca Buddha di Candi Borobudur, yaitu Arca Kunto Bimo, yang terletak di dalam stupa berongga belah ketupat di lantai atau teras bundar pertama dari tingkat arupadhatu atau tingkat ke-7 dari 10 tingkatan candi.
Meskipun mitos Kunto Bimo sangat melegenda dan dipercaya oleh sebagian besar masyarakat dunia, hingga kini belum ada kabar seseorang yang berhasil meraih atau memegang bagian tersebut.
Apakah karena jaraknya terlalu jauh atau terkait dengan kepercayaan mistis gaib, masih menjadi misteri yang belum terpecahkan.
Baca Juga: Misteri dan Cerita Seputar Nenek Gayung: Mitos Horor yang Sudah Meresap dalam Budaya Populer
Meskipun pandangan dari luaran sebelum mencoba merogohnya terlihat dekat dan mudah dijangkau, kenyataannya banyak orang yang gagal melakukan hal tersebut saat berkunjung ke Candi Borobudur.
Mitos Kunto Bimo di Candi Borobudur tetap menjadi daya tarik dan misteri yang membawa wisatawan dari berbagai penjuru dunia untuk mencoba menguji takdir mereka.
Apakah itu hanya sekadar keyakinan atau memang terkandung kekuatan mistis di dalamnya, hanya waktu yang akan memberikan jawaban atas misteri ini.***
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Profil Instagram Wasit Persijap vs Persib Disorot, Ini Catatan 2 Laga yang Dipimpin Erfan Efendi
- 2Pemuda dan Mahasiswa Jateng Didorong Perkuat Gerakan Antikorupsi, Alumni Kelas Antikorupsi Mulai Jalankan Rencana Aksi
- 3PT Pandawa LED Indonesia Buka Lowongan Admin Support di Semarang, Fresh Graduate Bisa Melamar!
- 4Infinix SMART 20e Segera Masuk Indonesia, Bawa Baterai 6.000mAh dan Layar 120Hz
- 5Kolaborasi Pegadaian dan BCA Digital Hadirkan Investasi Emas Mulai Rp10.000 via Aplikasi blu
- 6Kebakaran Lahan Balekambang Malam Hari, BAGANA Bergerak Cepat Bersama Warga dan Aparat Padamkan Api
- 7Skor Akhir Persiku Remuk Redam Dihajar PSMS 6-0, Apa yang Jadi Penyebabnya?
- 8Skor Akhir: Blunder Pemain Belakang Lawan, Persib Curi Kemenangan Persijap, Skor 1-2 untuk Maung Bandung
- 91.000 Pelari Ramaikan Semarang, Bank Jateng Friendship Run 2026 Jadi Pemanasan Menuju Satu Dekade Borobudur Marathon
- 10Sesa Creative Buka Lowongan Social Media Specialist, Content Creator, dan Graphic Designer di Semarang






