Jateng

Mitos Kunto Bimo di Candi Borobudur: Antara Keyakinan dan Misteri yang Tak Terpecahkan

Theo Adi Pratama | 6 Januari 2024, 09:00 WIB
Mitos Kunto Bimo di Candi Borobudur: Antara Keyakinan dan Misteri yang Tak Terpecahkan

AKURAT.CO Misteri, Mitos seringkali menjadi bagian dari kehidupan masyarakat Indonesia, terkadang dianggap tak masuk akal, namun tetap diyakini sebagai keyakinan yang berlebihan.

Salah satu mitos yang mencengangkan dan dipercaya oleh banyak orang adalah mitos Kunto Bimo di Candi Borobudur, Magelang, Jawa Tengah.

Mitos ini tidak hanya diyakini oleh masyarakat Indonesia, tetapi juga mendapat tempat di hati para wisatawan mancanegara yang rela mencoba merogoh Kunto Bimo untuk mendapatkan keberuntungan atau terkabulnya keinginan mereka.

Kunto Bimo, menjadi mitos yang melekat di Candi Borobudur, dan wisatawan dari berbagai penjuru dunia tertarik untuk mencoba merogohnya.

Baca Juga: Misteri dan Juga Mitos Larangan Memakai Baju Warna Hijau di Pantai Selatan: Kewaspadaan Saat Bermain di Pasir Putih

Meski secara postur tubuh lebih panjang tangannya, wisatawan asing juga batal memegang bagian Kunto Bimo.

Mitos ini mengatakan bahwa siapa pun yang dapat merogoh ke dalam sebuah stupa berongga dan menyentuh bagian tertentu dari tubuh arca Buddha yang ada di dalamnya, maka ia akan mendapatkan keberuntungan atau keinginannya akan terkabul.

Ada berbagai versi mengenai bagian tubuh Buddha yang harus disentuh untuk mendapatkan keberuntungan.

Beberapa mengatakan pria harus memegang jari manis, sementara versi lain menyebut jari kelingking.

Baca Juga: Misteri yang Tersembunyi di Malam Satu Suro: Mitos dan Larangan yang Masih Melekat Pada Masyarakat Jawa

Bagi wanita, ada yang menyebutkan harus memegang telapak kaki atau tumit, namun versi lain menyarankan menyentuh ibu jari kaki.

Mitos ini memberi nama khusus pada Arca Buddha di Candi Borobudur, yaitu Arca Kunto Bimo, yang terletak di dalam stupa berongga belah ketupat di lantai atau teras bundar pertama dari tingkat arupadhatu atau tingkat ke-7 dari 10 tingkatan candi.

Meskipun mitos Kunto Bimo sangat melegenda dan dipercaya oleh sebagian besar masyarakat dunia, hingga kini belum ada kabar seseorang yang berhasil meraih atau memegang bagian tersebut.

Apakah karena jaraknya terlalu jauh atau terkait dengan kepercayaan mistis gaib, masih menjadi misteri yang belum terpecahkan.

Baca Juga: Misteri dan Cerita Seputar Nenek Gayung: Mitos Horor yang Sudah Meresap dalam Budaya Populer

Meskipun pandangan dari luaran sebelum mencoba merogohnya terlihat dekat dan mudah dijangkau, kenyataannya banyak orang yang gagal melakukan hal tersebut saat berkunjung ke Candi Borobudur.

Mitos Kunto Bimo di Candi Borobudur tetap menjadi daya tarik dan misteri yang membawa wisatawan dari berbagai penjuru dunia untuk mencoba menguji takdir mereka.

Apakah itu hanya sekadar keyakinan atau memang terkandung kekuatan mistis di dalamnya, hanya waktu yang akan memberikan jawaban atas misteri ini.***

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.