Misteri dan Cerita Mistis yang Ada di Air Terjun Kedung Kayang Magelang yang Menjadi Daya Tarik Wisata

AKURAT.CO Misteri, Air Terjun Kedung Kayang di Magelang menjadi destinasi wisata yang semakin populer, menyajikan pesona alam yang memukau dan udara segar yang menenangkan.
Meskipun begitu, dibalik keindahannya, terdapat misteri-misteri menarik yang membuat pengunjung penasaran.
Baca Juga: Misteri dan Kisah Horor yang Pernah Hadir di Mall Klender: Keangkeran Pasca Tragedi Reformasi 1998
Pemberian Tiga Empu
Air Terjun Kedung Kayang, yang memiliki tinggi 40 meter dengan volume air yang melimpah, mempertahankan debit airnya bahkan di musim kemarau.
Konon, nama Kedung Kayang berasal dari pemberian tiga orang empu atau tokoh sakti di Wonolelo pada masa lampau, yaitu Empu Panggung, Empu Putut, dan Empu Khalik.
Keberadaan mereka yang sering bertemu di lokasi air terjun diyakini menjadi penyebab keberlanjutan debit air yang konstan.
Dua Sosok Penunggu
Terletak di antara Gunung Merapi dan Gunung Merbabu serta di perbatasan Kabupaten Magelang dan Boloyali, Air Terjun Kedung Kayang juga diyakini memiliki penunggu.
Kyai Gadung Melati dan Nyai Widari Welas Asih adalah sosok penunggu yang konon berada di sekitar air terjun.
Kepercayaan lokal menyatakan bahwa kedua penunggu ini menjaga keberlangsungan dan keharmonisan alam di sekitar Kedung Kayang.
Berkhasiat Mistis
Ketinggian sekitar 1.200 meter di atas permukaan laut membuat Air Terjun Kedung Kayang menjadi obyek wisata alam yang menarik.
Pengunjung harus berjalan kaki sekitar 20 menit dari tempat parkir kendaraan untuk mencapai lokasi air terjun.
Keunikan lainnya adalah khasiat mistis yang dipercayai dimiliki oleh air terjun ini.
Banyak yang meyakini bahwa airnya memiliki khasiat untuk kesehatan dan menjaga kecantikan, membuatnya cocok sebagai tempat healing.
Suara Gamelan di Bulan Suro
Di sekitar Air Terjun Kedung Kayang, terdapat fasilitas penunjang seperti penginapan dan tempat perkemahan.
Suasana yang tidak terlalu ramai memungkinkan pengunjung menikmati kedamaian alam.
Namun, ada fenomena unik yang terjadi di bulan Suro atau Muharam pada malam Jumat Kliwon.
Suara atau alunan gamelan Jawa sering terdengar di sekitar air terjun, menambah nuansa mistis dan keindahan malam.
Kemunculan Kera pada Hari Kamis Wage
Selain suara gamelan, pada hari Kamis Wage, keunikan lain terjadi di Air Terjun Kedung Kayang.
Semua kera-kera yang berada di sekitar Kedung Kayang berkumpul di atas air terjun.
Fenomena ini, yang terjadi secara bersamaan dan seolah-olah diatur oleh suatu komando, menjadi daya tarik tersendiri bagi masyarakat setempat dan pengunjung.
Air Terjun Kedung Kayang Magelang tidak hanya menawarkan keindahan alam yang luar biasa, tetapi juga menyimpan misteri-misteri yang membuat pengalaman wisata semakin menarik.
Dengan berbagai cerita mistis dan keunikan alamnya, Kedung Kayang menjadi destinasi yang memikat bagi para pencinta petualangan dan pecinta keindahan alam.***
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Live Score PSMS Medan vs Persiraja: Ayam Kinantan Mengamuk, Javier Siverio Borong 4 Gol!
- 2Gak Perlu Modal! 10 Game di Play Store Ini Bisa Kasih Saldo DANA Tiap Hari, Ada yang Rp100 Ribu
- 3Semarang Berpuisi Bakal Merambah TBRS dan Kota Lama, Pemkot Perluas Ruang Ekspresi Seniman
- 4Tiket Kereta Api Keberangkatan 1 Desember 2026 Sudah Bisa Dipesan, KAI Minta Pelanggan Cek Jadwal Baru
- 5Review Jujur ISUL: Cair ke DANA Tanpa Deposit, Tapi Iklannya Bikin Emosi
- 6Ekosistem Pendidikan Sehat Wujudkan Sekolah Ramah Anak
- 7Review Jujur MaGer: Benarkah Bisa Cair ke DANA Tanpa Deposit Sepeser Pun?
- 8Turunan Panjang di KM 39 Bikin Lutut Nyeri? Ini 5 Cara Mencegahnya Sebelum Borobudur Marathon 2026
- 9Ijazah Asli Pak Jokowi Dikeluarkan di Ruang Sidang, Pengunjung Tepuk Tangan, Roy Suryo Malah Tertawa
- 1015 Calon Anggota KI Jateng Lolos Tes Wawancara, Lanjut Fit and Proper Test di DPRD








