Jateng

Liburan di Lamongan Rasanya Kurang Lengkap Bila Belum Mencicipi 4 Makanan Khas Ini

Theo Adi Pratama | 17 November 2023, 08:30 WIB
Liburan di Lamongan Rasanya Kurang Lengkap Bila Belum Mencicipi 4 Makanan Khas Ini

AKURAT.CO, Lamongan adalah salah satu kabupaten di Jawa Timur yang memiliki masakan yang lezat.

Kota yang terkenal dengan Soto Lamongan ini masih berbatasan dengan Gresik di sebelah timur dan Bojonegoro di sebelah barat.

Tentu saja, ada banyak makanan khas dari Lamongan lainnya yang harus Anda ketahui.

Baca Juga: Dari Restoran Kini Jadi Bar & Resto, Ini Keunggulan Nbistro Yang Berada di Jalan Raung No 9 Semarang

Area kabupaten mencakup lebih dari 1.800 km2 dan garis pantai sekitar 47 km.

WBL, kepanjangan dari Wisata Bahari Lamongan, adalah tempat wisata yang paling terkenal.

Selain itu, ada Goa Maharani yang selalu penuh orang.

Jika Anda ingin mengunjungi tempat wisata di kabupaten yang dikenal sebagai Kota Soto, jangan lupa untuk menikmati makanan.

Berikut ulasannya:

Baca Juga: Berikut 4 Rekomendasi Cafe di Lembang Bandung dengan Pemandangan Indah Buat Nongkrong

Pecel Lele

Pecel Lele adalah makanan khas pertama dengan rasa sempurna.

Jangan salah, ini adalah olahan pecel yang berbeda dari pecel biasa.

Pendel yang dimaksud adalah sambal pedas yang dibuat dari berbagai rempah.

Karena ikan lele mudah ditemukan dan murah, itu adalah bahan utama yang digunakan.

Sekilasnya sederhana: ikan lele dibersihkan, dibumbui, dan digoreng kering.

Seperti yang disebutkan sebelumnya, lele goreng disajikan dengan sambal pedas.

Bahan untuk sambal adalah terasi, bawang putih, bawang merah, cabai rawit, tomat, dan bawang merah.

Sebagian besar penduduknya menyukai makanan ini, meskipun terlihat sederhana dan murah.

Baca Juga: Berikut 4 Rekomendasi Cafe Unik dan Instagramable yang Berlokasi di Gading Serpong, Ada yang Buat Bermain Catur Juga

Perkedel Lamongan

Selanjutnya ada makanan lauk yang disebut Perkedel Lamongan, yang dapat ditemukan dengan mudah di beberapa tempat di seluruh nusantara, terutama di pulau Jawa.

Perkedel terbuat dari kentang yang telah dihaluskan dan diberi bumbu yang telah dipilih, dan bahan lain yang diperlukan untuk membuat perkedel yang lezat adalah telur dan sedikit tepung terigu.

Daun seledri, garam, sedikit merica, bawang putih, dan bawang merah adalah rempah-rempah yang digunakan.

Penyajian perkedel khas ini adalah hal yang unik. Makanan ini biasanya ditambahkan ke soto Lamongan.

Baca Juga: Rekomendasi 4 Cafe Unik dan Instagramabe yang Banyak Berlokasi di Jalan Braga Bandung

Bandeng Colo

Selain asem bandeng, ada lagi olahan kuliner yang menggunakan bahan utama ikan tersebut, namanya Bandeng Colo.

Dari tampilan sedikit mirip dengan asem bandeng, namun rasanya ada yang berbeda.

Perbedaan yang dimaksud adalah lebih dominan rasa pedas dari pada asam.

Kuahnya berwarna kuning yang terbuat dari kunyit serta rempah pilihan lainnya.

Dalam penyajiannya, kuliner yang harus Anda coba ini dilengkapi dengan tomat, sawi, dan cabai padat.

Rasa asam yang dimiliki dikarenakan penggunaan jeruk nipis ketika memasaknya.

Supaya lebih nikmat, disarankan menyantap hidangan ini dengan nasi hangat.

Baca Juga: Berikut Rekomendasi 4 Cafe Aesthetic dan Murah yang Ada di Siantar, Berkonsep Modern Sekali

Nasi Boran

Apabila sedang dalam perjalanan dan melihat di tepi jalan di sekitar stadion Lamongan, jangan kaget jika banyak penjual nasi dengan alas tikar dan payung besar.

Mereka adalah penjual nasi Boran, atau yang juga dikenal dengan nasi Boranan.

Nama tersebut diambil dari wadah nasi tempat berjualan yang terbuat dari anyaman bambu.

Ciri dari kuliner khas Lamongan ini yaitu bumbunya yang halus dan tidak begitu pedas.

Berbagai macam lauk tersedia, mulai dari ayam, jeroan, bandeng, tahu, tempe, dan masih banyak lagi.

Kenikmatan semakin sempurna ketika anda menikmati hidangan sambil melihat lalu lalang kendaraan.

Itu dia empat makanan khas yang wajib harus Anda coba saat berada di lamongan.***

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.