Jateng

Ajak Anak Anda untuk Wisata Sejarah di Museum Trinil Ngawi

Theo Adi Pratama | 1 Oktober 2023, 10:47 WIB
Ajak Anak Anda untuk Wisata Sejarah di Museum Trinil Ngawi

AKURAT.CO, Museum Trinil merupakan salah satu museum yang menawarkan edukasi tentang fosil Pithecanthropus Erectus dan berbagai fosil purba lainnya.

Museum Trinil di Kabupaten Ngawi menyimpan fosil manusia kera berjalan tegak atau yang dikenal sebagai Pithecantropus Erectus.

Baca Juga: Terapkan 7 Tips Ini Dalam Memilih Penginapan Terbaik Selama Liburan

Keberadaan Museum Trinil tidak dapat dipisahkan dari situs yang ada di sekitarnya.

Situs ini diteliti oleh Eugene Dubois, seorang pejabat kedokteran tentara kolonial Belanda.

Untuk memperingati peristiwa tersebut, dibangun monumen berbentuk gambar anak panah dengan arah timur laut yang bertuliskan P.e. 175 m.

Baca Juga: Badan Lelah Setelah Bekerja Rasanya Pas Buat Berendam di Pemandian Air Panas Cipari Cilacap

Angka tersebut menunjukkan jarak menuju lokasi penemuan fosil.

Museum Trini ini berada di bawah kepemilikan Pemerintah Provinsi Jawa Timur.

Dan dikelola oleh Unit Pelakasana Teknis (UPT) Museum Trinil Ngawi.

Beberapa koleksinya yaitu tulang panggul gajah jenis Stegodon Trigonochepsplus dan fosil tulang pengumpil gajah.

Alamat museum trinil ini ada di Pilang, Kawu, Kec. Kedunggalar, Kabupaten Ngawi, Jawa Timur.

Museum Trinil berjarak sekitar 14 km dari Alun-alun Kabupaten Ngawi. Dengan waktu tempuh perjalanan sekitar 30 menit berkendara.

Museum Trinil merupakan lokasi kawasan penemuan fosil-fosil purba Pithecanthropus Erectus.

Baca Juga: Indahnya Wisata Bahari di Cilacap dan Melihat Sunset di Pantai Srandil

Museum Trinil juga menjadi salah satu objek wisata tentang paleontologi yang cukup penting bagi peneliti atau pelajar.

Selain fosil-fosil peninggalan zaman purbakala, di museum Trinil juga tersedia beberapa kegiatan seru dan menarik.

Seperti area bermain anak, arena outbound hingga bumi perkemahan.

Pithecanthropus Erectus sendiri merupakan manusia purba yang ditemukan di Ngawi.

Ditemukan oleh orang Belanda bernama Eugene Dubois, pada tahun 1890.

Berdasarkan lapisan tanah tempat fosil ditemukan, Pithecanthropus Erectus diperkirakan hidup 1-2 juta tahun yang lalu.

Baca Juga: Salah Satu Tempat Nongkrong Favorit Dekat Stasiun Tugu Yogyakarta, Loko Coffee Shop

Eugene Dubois menemukan fosil berupa tulang rahang, bagian atas tengkorak, geraham, dan tulang kaki.

Setelah dikonstruksi, terlihat spesies seperti kera, namun berdiri tegak, sehingga dinamai Pithecanthropus Erectus.

Selain memiliki replika manusia purba, seperti Pithecanthropus Erectus museum bertajuk “The Museum of Fossil Ngawi” ini, kini menyimpan lebih dari 4 ribu fosil.

Baca Juga: Secret Garden Coffee and Chocolate, Salah Satu Cafe Nuansa Vintage di Yogyakarta

Diantaranya terdapat fosil tulang rahang bawah harimau, fosil gigi geraham atas gajah, fosil tanduk kerbau, fosil tanduk banteng, dan fosil gading gajah purba.

Fosil-fosil tersebut berukuran lebih besar dibandingkan dengan ukuran hewan saat ini.

Serta beberapa fosil pendukung seperti cangkang kerang dan kapak genggam.

Itu dia sekilas tentang Museum Trinil yang berada di Ngawi Jawa Timur.***

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.