Jateng

WAJIB COBA! SENSASI RUJAK BULELENG, Kuliner Khas Singaraja yang Segar, Pedas, dan Beda dari yang Lain!

Theo Adi Pratama | 30 Agustus 2025, 07:08 WIB
WAJIB COBA! SENSASI RUJAK BULELENG, Kuliner Khas Singaraja yang Segar, Pedas, dan Beda dari yang Lain!

JATENG.AKURAT.CO, Kamu pencinta rujak sejati? Kalau iya, kamu wajib banget cobain Rujak Buleleng.

Bukan rujak biasa, hidangan khas Singaraja, Bali ini menawarkan sensasi rasa yang unik dan bikin nagih.

Kombinasi buah-buahan segar dengan bumbu khasnya dijamin bakal bikin kamu ketagihan.

Beda dari Rujak Lain

Rujak Buleleng punya ciri khas yang beda banget. Kalau rujak pada umumnya disajikan dengan bumbu kental yang terpisah, rujak Buleleng ini justru disajikan dalam kondisi sudah tercampur, membuat bumbunya lebih encer.

Mirip-mirip rujak bebek dari Jawa Barat, tapi potongan buahnya tidak dihancurkan.

Buah-buahan yang dipakai pun beragam, mulai dari kedondong, ubi merah, mangga muda, pepaya, bengkuang, nanas, hingga timun.

Semua buah ini diiris tipis-tipis, menciptakan tekstur yang renyah dan segar di setiap gigitan.

Baca Juga: WAJIB COBA! SENSASI SEGAR KULINER ASINAN BOGOR, Cocok Buat Teman Santai Saat Hari Panas!

Rahasia Bumbu dan Pisang Batu

Rasa mantap Rujak Buleleng berasal dari bumbu uniknya.

Bumbu ini dibuat dari campuran gula merah Buleleng, terasi, garam, cuka, dan yang paling istimewa: irisan pisang batu.

Pisang batu sengaja ditambahkan untuk memberikan sedikit rasa sepet atau kelat yang khas, menciptakan perpaduan rasa yang kompleks.

Semua bahan bumbu diulek hingga halus, lalu irisan buah-buahan segar dicampurkan langsung ke dalam cobek.

Begitu diaduk rata, rujak siap disantap! Sensasi asam segar dari buah, manis dari gula merah, dan pedas dari cabai akan langsung terasa, bikin lidahmu bergoyang.

Sudah siap berburu Rujak Buleleng saat liburan ke Bali?

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.