Jateng

Ragam Kuliner Lokal: 6 Makanan Khas yang Ada di Kabupaten Bojonegoro, Cita Rasanya Banyak Digemari Masyarakat

Theo Adi Pratama | 21 Januari 2025, 20:00 WIB
Ragam Kuliner Lokal: 6 Makanan Khas yang Ada di Kabupaten Bojonegoro, Cita Rasanya Banyak Digemari Masyarakat

JATENG.AKURAT.CO, Ada banyak makanan khas di Indonesia yang notabenenya makanan daerah namun bisa mendunia. Sebut saja seperti rendang, soto, hingga rawon. 

Tiap daerah memiliki corak kuliner yang khas, mulai dari bahannya, bumbunya, dan cara memasaknya berbeda di masing-masing daerah.

Baca Juga: Kuliner Lokal Wajib Coba di Semarang: Nasi Ayam Lezat yang Bikin Ketagihan, Ini 5 Tempat Makan Rekomendasinya!

Salah satu kabupaten di Provinsi Jawa Timur yang satu ini selain memiliki wisata dengan panorama alamnya yang menakjubkan, juga memiliki kuliner yang khas, yaitu Kabupaten Bojonegoro. 

Bojonegoro tidak hanya menjadi kabupaten yang menghasilkan kayu jati berkualitas melainkan juga segudang kuliner yang unik dan khas. 

Bahkan di setiap kecamatan di daerah Kabupaten Bojonegoro memiliki kuliner masing-masing yang wajib kamu coba. 

Baca Juga: Siap-siap Ngiler! Rekomendasi 4 Tempat Makan Buat Menikmati Kuliner Daging Asap Terbaik di Jogja yang Wajib Dicoba Pecinta Daging!

Berikut ini adalah 6 makanan khas Bojonegoro yang sayang untuk tidak anda dicicipi. 

1. Nasi Flambe

Makanan selanjutnya yang wajib banget dicoba adalah Nasi Flambe. 

Nasi Flambe sendiri adalah sebuah nasi putih yang dicampur dengan toping bervariatif seperti udang goreng, ayam suwir, dan telur orak-arik. 

Setiap wisatawan pasti ketagihan mencobanya karena selain enak Nasi Flambe juga memiliki harga yang terjangkau.

2. Ledre

Sesuai dengan julukan kota ini, Ledre menjadi primadona andalan warga Bojonegoro. 

Ledre ini terbuat dari bahan tepung terigu, tepung beras, gula dan pisang raja. 

Ledre banyak dijumpai di toko oleh-oleh khas Bojonegoro. Kuliner yang satu ini sudah bisa dikirim ke seluruh Indonesia, dan bahkan sampai ada yang memesannya dari luar negeri.

3. Wedang Tape

Warga Bojonegoro memang sering bereksperimen tentang cara mengolah makanan. 

Selain jahe yang dapat dijadikan kripik, ada juga salah satu kuliner khas Bojonegoro yakni Wedang Tape. 

Baca Juga: MENGEJUTKAN! Ini Dia 4 Tempat Makan Surganya Kuliner Nasi Padang di Kota Jember, Nomor 2 Bikin Kantong Aman!

Tape yang umumnya hanya dinikmati dari bungkusan daun pisang, kali ini Tape dijadikan sebuah minuman yang menyegarkan. 

Wedang Tape dapat mudah dijumpai di warung-warung tepi jalanan

4. Sego Buwuhan

Yang terakhir ini adalah ikon kuliner baru dari Bojonegoro. 

Pasalnya, Sego Buwuhan ini sudah pernah mencetak rekor MURI yakni makanan dengan hidangan terbanyak dalam pagelaran Bojonegoro Thengul International Folklore Festival.

Acara yang juga dihadiri chef Juna itu mendapat perhatian dunia yang kala itu para wisatawan asing ikut mencicipi lezatnya makanan ini. 

Sego Buwuhan umumnya memiliki komponen seperti nasi putih lalu dilengkapi dengan momoh tempe, sayur tewel (nangka), mie, sate daging ayam dan sapi, telur serta terdapat lauk rempeyek teri dan kacang.

5. Gethuk Lindri

Tidak ada yang menyangka bahwa Gethuk Lindri adalah makanan khas Bojonegoro. 

Banyak yang mengira Gethuk Lindri adalah makanan khas daerah Jawa Tengah namun nyatanya tidak. 

Gethuk Lindri berbahan dasar singkong yang diolah setelah itu diberi parutan kelapa.

Baca Juga: VIRAL! 4 Tempat Makan Surganya Kuliner Sop Buntut di Malang yang Bikin Ketagihan, Nomor 4 Disajikan dengan Cara Unik yang Mengejutkan!

6. Keripik Jahe

Siapa yang tak kenal dengan jahe? Tentunya semua orang pasti tahu dengan rempah-rempah yang satu ini. 

Selain dijadikan minuman ternyata jahe juga dapat dijadikan keripik yang lezat dan menyehatkan. 

Tak hanya teksturnya yang renyah serta rasanya yang gurih, sensasi hangatnya membuat tubuh merasa nyaman.

Itulah ulasan 6 Makanan Khas yang Ada di Kabupaten Bojonegoro yang Cita Rasanya Banyak Digemari Masyarakat. ***

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.