Jateng

Jatim Vibes! Gugah Selera Nusantara: 14 Jenis Kuliner Jawa Timur Resmi yang Jadi Warisan Budaya Tak Benda!

Theo Adi Pratama | 5 November 2024, 10:00 WIB
Jatim Vibes! Gugah Selera Nusantara: 14 Jenis Kuliner Jawa Timur Resmi yang Jadi Warisan Budaya Tak Benda!

JATENG.AKURAT.CO, Kabar gembira bagi pecinta kuliner! Kekayaan rasa otentik Jawa Timur kembali diakui dunia.

Setelah sebelumnya 10 kuliner tradisional ditetapkan sebagai Warisan Budaya Tak Benda Indonesia, tahun ini bertambah empat lagi, menjadikan totalnya 14 kuliner khas Jawa Timur yang berhasil menorehkan namanya di kancah nasional.

Penetapan ini dilakukan oleh Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Jawa Timur, semakin mengukuhkan posisi provinsi ini sebagai surga kuliner Nusantara.

Berikut 14 kuliner kebanggaan Jawa Timur yang wajib Anda cicipi:

Cita Rasa Legendaris:

Lodho (Kabupaten Trenggalek): Kelezatan ayam kampung berpadu santan dan rempah-rempah yang kuat, mirip opor namun dengan citarasa pedas yang unik.

Rawon Nguling (Kabupaten Probolinggo): Kuah hitam pekat dari kluwek menjadi ciri khasnya, disajikan dengan nasi, empal, dan beragam pelengkap.

Ledre (Kabupaten Bojonegoro): Makanan ringan berbahan dasar tepung beras, gaplek, dan santan ini hadir dalam berbagai rasa dan bentuk yang menggugah selera.

Kelezatan Gurih dan Menggugah:

Kaldu Kokot (Kabupaten Sumenep): Hidangan berkuah dengan kikil sapi yang lembut, disajikan dengan jeroan, lontong, dan kroket ketela.

Cakee (Kabupaten Sumenep): Hidangan pembuka mirip sup dengan isian sayuran, bakwan udang, ayam kampung, dan lidah sapi.

Krecek Bung (Kabupaten Lumajang): Olahan rebung bambu muda dengan rasa gurih, sedikit manis, dan aroma asap yang khas.

Manis, Unik, dan Penuh Filosofi:

Pudak (Kabupaten Gresik): Kue tradisional berbahan dasar tepung beras, gula, dan santan, dibungkus pelepah daun pinang dengan beragam varian rasa.

Ampo (Kabupaten Tuban): Makanan unik berbahan dasar tanah liat panggang dengan nilai spiritual dan diyakini berkhasiat menenangkan perut.

Brem (Kabupaten Madiun): Jajanan manis dan sedikit asam dari fermentasi beras ketan, langsung lumer di mulut.

Kelezatan Pecel dan Rujak yang Legendaris:

Pecel Semanggi (Kota Surabaya): Daun semanggi dengan bumbu kacang dari ubi jalar dan kacang tanah, disajikan dengan kerupuk puli.

Pecel Madiun (Kota Madiun): Bumbu kacang kaya rasa dengan tambahan jeruk purut dan beragam sayuran, disajikan dengan nasi dan lauk pendamping.

Sego Krawu (Kabupaten Gresik): Nasi dengan suwiran daging sapi, jeroan semur, sambal terasi, dan srundeng, disajikan di atas daun pisang.

Rujak Cingur (Kota Surabaya): Potongan buah, sayuran, dan cingur (moncong sapi), disiram bumbu petis, disajikan dengan tahu, tempe, dan lontong.

Camilan Renyah Penuh Warna:

Kerupuk Abang Ijo (Kabupaten Bojonegoro): Kerupuk gurih dan renyah dengan warna-warni menarik, jadi oleh-oleh favorit dari Bojonegoro.

Penetapan 14 kuliner ini sebagai Warisan Budaya Takbenda Indonesia menjadi bukti nyata kekayaan kuliner Jawa Timur yang patut dilestarikan dan dibanggakan.

Jadi, tunggu apa lagi? Segera agendakan wisata kuliner Anda dan rasakan sendiri kelezatan otentik Jawa Timur!***

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.