Yogya Vibes! Wisata Sejarah dengan Mengunjungi Intro Living Museum Kotagede, Jejak Kejayaan Arsitektur Eropa dalam Budaya Jawa

JATENG.AKURAT.CO, Rumah Kalang di Kotagede, Yogyakarta, adalah salah satu bangunan cagar budaya yang menjadi daya tarik wisata karena keindahan dan keunikannya.
Rumah ini merupakan warisan budaya yang memadukan arsitektur Eropa dengan kearifan lokal, menciptakan sebuah mahakarya yang tetap bertahan hingga hari ini.
Keindahan Arsitektur Rumah Kalang
Ciri khas dari Rumah Kalang adalah tiang-tiangnya yang bergaya Corinthia-Romawi, sebuah elemen arsitektur klasik yang biasanya ditemukan di bangunan-bangunan Eropa.
Selain itu, rumah ini juga dihiasi dengan kaca patri berwarna-warni, yang memancarkan cahaya indah saat terkena sinar matahari.
Motif tegel yang digunakan untuk lantai dan penutup dinding bagian bawah semakin memperkaya estetika bangunan ini.
Pintu dan jendela Rumah Kalang yang berjumlah banyak serta berukuran besar, memberikan kesan megah sekaligus mengoptimalkan sirkulasi udara dan pencahayaan alami di dalam rumah.
Sejarah Singkat Rumah Kalang
Rumah Kalang didirikan oleh para saudagar kaya dari kelompok Kalang yang dahulu terkenal di Kotagede.
Kelompok ini dikenal karena kekayaannya dan gaya hidup mewah mereka, yang tercermin dalam arsitektur rumah-rumah mereka.
Salah satu Rumah Kalang yang masih dapat dikunjungi oleh wisatawan adalah Intro Living Museum Kotagede, yang terletak di Jalan Tegal Gendu, tepat di sebelah selatan kantor Palang Merah Indonesia.
Intro Living Museum Kotagede
Intro Living Museum Kotagede adalah museum yang dikelola oleh Dinas Kebudayaan (Kundha Kabudayan) Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY).
Museum ini resmi diperkenalkan kepada publik pada 10 Desember 2021, dan telah menjadi salah satu destinasi wisata budaya yang wajib dikunjungi di Yogyakarta.
Museum ini memiliki koleksi yang terbagi dalam empat klaster utama:
Klaster Situs Arkeologi dan Lansekap Sejarah: Menampilkan peninggalan-peninggalan arkeologi dan lanskap sejarah Kotagede yang kaya akan nilai budaya.
Klaster Kemahiran Teknologi Tradisional: Menunjukkan kemahiran masyarakat Kotagede dalam menggunakan teknologi tradisional, seperti kerajinan perak yang terkenal dari daerah ini.
Klaster Seni Pertunjukan Sastra: Menghadirkan berbagai bentuk seni pertunjukan dan sastra yang telah menjadi bagian dari kehidupan masyarakat Kotagede selama berabad-abad.
Klaster Adat-Tradisi dan Kehidupan Keseharian: Menggambarkan adat istiadat, tradisi, serta kehidupan sehari-hari masyarakat Kotagede.
Beberapa koleksi di museum ini berasal dari hibah tokoh-tokoh dan masyarakat Kotagede, serta dari ahli waris Ibu Hj. Noerijah, pemilik lama Rumah Kalang.
Baca Juga: Menikmati Suasana Yogya Sambil Merasakan Kuliner Es Krim Hanya Ada di Tempo Gelato Yogyakarta
Informasi Kunjungan
Intro Living Museum Kotagede buka pada hari Selasa, Rabu, Kamis, Sabtu, dan Minggu, dari pukul 08.00 hingga 15.30 WIB.
Khusus pada hari Jumat, museum melayani pengunjung dari pukul 08.00 hingga 14.00 WIB. Museum ini tutup pada hari Senin dan libur nasional.
Bagi pengunjung yang ingin mendapatkan pelayanan dan edukasi secara lebih mendalam, disarankan untuk melakukan reservasi gratis terlebih dahulu melalui akun Instagram resmi @museumkotagede atau melalui tautan bit.ly/MuseumKotaGede.
Dengan mengunjungi Rumah Kalang di Kotagede, Anda tidak hanya akan melihat keindahan arsitektur yang memukau, tetapi juga memahami lebih dalam tentang sejarah dan budaya masyarakat Kotagede yang kaya dan beragam.***
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Jalan Diperbaiki, Warga Malah Menderita: Seragam Anak Kotor, Motor Rusak di Jalur Semarang–Kendal
- 2Atlet Selam Jepara Meninggal di Porprov Jateng, Lomba di Awann Costa Ditunda
- 3LIVE SCORE PSMS vs PSIS! Ayam Kinantan Unggul 2-0 di Babak Pertama, Tuan Rumah Kena Kartu Merah, Cek Skor Akhir FULL TIME
- 4UPDATE! Kronologi Atlet Selam Jepara Syabilla Rizkia Meninggal Saat Porprov Jateng 2026
- 5Viral Pelari JRF 2026 Terobos Barikade, Apa Itu COT dan COP? Ini Aturan yang Wajib Dipahami
- 6Jadwal BWF Hylo Open 2026 Lengkap hingga Final, Cek Wakil Indonesia dan Link Live Streaming
- 7Prediksi Skor Garudayaksa vs Persib, Cuma Punya 1 Hari Persiapan, Mampukah Persib Taklukkan Garudayaksa?
- 8CEK! Viral Pelari JRF 2026, Mengenal Flag-Off Time, Gun Time, dan Chip Time
- 9Perangkat Pertandingan Garudayaksa vs Persib: Wasit Irfan Wahyu Wijanarko Pimpin Laga Panas Malam Ini
- 10Mengenal Sel Energi Prana untuk Keseimbangan Hidup Holistik








