Eksplorasi Sejarah Het Groote Huis (Gedung Papak): Bangunan Bersejarah di Kota Lama Semarang

AKURAT.CO Sejarah, Mengunjungi Kawasan Kota Lama Semarang tidak hanya memberikan pengalaman wisata yang menarik tetapi juga membuka lembaran sejarah yang kaya.
Salah satu bangunan bersejarah yang tak bisa dilewatkan adalah Het Groote Huis, sebuah monumen peninggalan masa pemerintahan Hindia Belanda yang memiliki perjalanan sejarah yang menarik.
Terletak di sebelah timur laut Bangunan Kuno Kantor Pos Indonesia dan sebelah selatan Jembatan Berok, Het Groote Huis berdiri megah di Jalan Pemuda No. 2, Kauman, Kota Semarang.
Bangunan ini, yang pada awalnya dikenal sebagai Gedung Stadhuis, dibangun pada tahun 1854 dan merupakan salah satu bangunan tertua dan terbesar di Kawasan Kota Lama Semarang.
Dahulu, Het Groote Huis difungsikan sebagai Kantor Balaikota dan menjadi pusat administratif pada masa pemerintahan Hindia Belanda.
Bangunan ini telah menjadi saksi bisu perkembangan kota selama berabad-abad.
Dengan bentuk persegi panjang dan atap datar, masyarakat pada zaman dahulu akrab menyebutnya sebagai Gedung Papak, mengingat keunikan arsitekturannya.
Pada tahun 1880, Gedung Het Groote Huis berubah peran menjadi Balaikota, kemudian digunakan sebagai kantor Polisi, Kantor Keresidenan, dan Kantor Gurbenuran pada tahun 1930 saat kepemimpinan Raden Panji Soeroso.
Baca Juga: Misteri dan Sejarah Panggung Sangga Buwana di Keraton Kasunanan Surakarta
Bahkan, gedung ini pernah menjadi tempat Sidang Pengadilan Rakyat Eropa atau Raad Van Justice.
Gedung ini sering disebut sebagai gedung serbaguna karena telah mengalami beberapa kali perubahan fungsi yang beragam.
Menurut catatan dari buku "Djamannja Sam Po Sampe Terhapusnya Kongkoan" karya Liem Thian Joe, sebelum bernama Het Groote Huis, gedung ini awalnya dikenal sebagai Gedung Stadhuis yang terletak di kawasan Kota Lama sebelum mengalami kebakaran pada tahun 1850.
Setelah kebakaran, Gedung Stadhuis dibangun kembali pada tahun 1854 dan mengubah namanya menjadi Het Groote Huis.
Baca Juga: Misteri dan Keangkeran Gunung Alas Gumitir: Legenda dan Sejarah yang Selalu Memikat
Lokasinya pun pindah ke jalan Bojong (sekarang jalan Pemuda), tepat di depan titik nol kilometer.
Setelah kemerdekaan Indonesia, gedung ini beralih kepemilikan menjadi milik Pemerintah Indonesia.
Namun, takdir berkata lain pada tanggal 30 November 1954, Gedung Papak mengalami kebakaran hebat yang menghanguskan bangunan ini hingga tersisa hanya kerangka bangunannya.
Kejadian tragis tersebut menyebabkan dokumen-dokumen berharga, seperti Arsip Sejarah Kota Semarang dan Arsip Wilayah Laut Asia Tenggara pada zaman VOC Belanda, hancur menjadi abu.
Baca Juga: Menelusuri Jejak Sejarah dan Cerita Masa Lalu Melalui Stasiun-Stasiun Tua di DI Yogyakarta
Setelah peristiwa kebakaran, pemerintah membangun kembali Het Groote Huis menjadi bangunan modern yang dapat kita lihat hingga sekarang.
Fungsi gedung ini pun berubah menjadi Gedung Keuangan Negara.
Meskipun melewati sejumlah perubahan, Het Groote Huis tetap menjadi saksi bisu perjalanan sejarah Semarang yang patut dihargai dan dijaga keberlanjutannya.***
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Kisah Heroik H Soekaimi, Komandan Hizbullah Mranggen yang Gugur Ditembak Belanda pada 1946
- 2Ibu-Ibu Semarang Curhat Agenda PKK dan Dawis Padat, Tiap Pekan Ada Kegiatan!
- 3Cek Update Rute Macet Kota Surabaya, Kamis 15 Oktober 2026: Proyek Drainase 100 Titik Bikin Surabaya Macet Parah
- 4Update Rute Macet Hari Ini 14 Oktober 2026: Pulang Kerja Sore Ini Semarang dan Solo Macet Parah, Ini Jalur Tikusnya
- 5Ditreskrimsus Polda Jateng Cek Tiga Rumah di Gombel Lama, Dugaan Kerusakan Lingkungan Didalami
- 6Lima Gunung Kompak Erupsi Hari Ini: Semeru Muntah Abu 4.600 Meter, Merapi Luncurkan Lava 2,5 Km
- 7Malam di Semarang Makin Gerah, Warga Kehilangan 83 Jam Tidur Setahun—Ini Penyebabnya
- 8Jalan Kapten Piere Tendean Ditutup 14 Hari, Warga Semarang Siap-Siap Macet
- 9Rute Macet Semarang Pagi Hari, Kamis 15 Oktober 2026: Jalan Kapten Piere Tendean Ditutup 14 Hari, Warga Semarang Siap-Siap Cari Rute Baru
- 10Cek SPBU Sebelum Berangkat! Antrean BBM Pagi Ini 16 Oktober 2026 di Berbagai Daerah








