Viral! Mobil MBG Ugal-ugalan, Tabrak Gerbang SD Clapar Kebumen, Sopir Serang Warga

JATENG.AKURAT.CO, Sebuah insiden mengkhawatirkan terjadi di depan Sekolah Dasar (SD) Clapar, Desa Clapar, Kecamatan Karanggayam, Kabupaten Kebumen, pada Jumat (6/2) siang.
Mobil yang mengangkut Makanan Bergizi Gratis (MBG) diduga mengemudi ugal-ugalan, menabrak gerbang sekolah hingga roboh dan memicu keributan setelah sopir diduga menyerang warga yang berusaha membantu.
Berdasarkan informasai, mobil MBG tersebut melaju dari arah Wonotirto dengan kecepatan tinggi dan tampak tidak terkendali.
Sebelum menabrak gerbang SD Clapar, kendaraan tersebut juga dilaporkan hampir menabrak kendaraan lain di jalan raya.
Saat berada di depan sekolah, mobil oleng dan menghantam gerbang serta sebagian pagar hingga roboh, bahkan sebagian struktur pagar tertekan di bawah kolong mobil.
Beruntung, tidak ada siswa atau guru yang berada di dekat titik benturan saat kejadian terjadi.
Warga yang melihat insiden langsung berbondong-bondong datang untuk menolong, namun situasi memanas karena sopir keluar dari kendaraan dengan emosi tinggi dan memukul beberapa warga yang ingin membantu.
Beberapa warga melaporkan mengalami luka, salah satunya bahkan mengalami cidera akibat digigit dan dipukul dengan balok kayu saat berusaha mengamankan pelaku.
Mobil yang saat itu sudah mengalami ban pecah kemudian dipaksa melaju oleh sopir hingga mentok di dekat saluran air (kalen) di sekitar lokasi kejadian, sehingga tidak dapat melarikan diri lebih jauh.
Setelah sekitar 15 menit, warga berhasil mengamankan sopir dengan tali hingga petugas kepolisian tiba.
Kasat Reskrim Polres Kebumen, AKP Dwi Atma Yofi Wira Brata, mengkonfirmasi adanya laporan kejadian tersebut.
Menurutnya, perkara sudah ditangani oleh Polsek Karanggayam dan masih dalam proses penyelidikan lebih lanjut.
"Terkait motif dan kondisi sopir saat mengemudi, termasuk apakah dalam pengaruh alkohol atau memiliki masalah pribadi, kami masih melakukan pendalaman," ujarnya dalam keterangan singkat.
Sementara itu, ada dugaan faktor tekanan mental pada sopir akibat gaji yang belum cair.
Imbas dari kejadian tersebut, gerbang dan pagar SD Clapar mengalami kerusakan cukup parah sehingga perlu dilakukan perbaikan agar tidak mengganggu aktivitas belajar mengajar di sekolah.
Pihak sekolah juga telah melakukan koordinasi dengan dinas terkait untuk memperbaiki fasilitas yang rusak.
Peristiwa ini menjadi pengingat tentang pentingnya keselamatan berkendara dan perlunya perhatian terhadap kondisi fisik serta mental pengemudi kendaraan operasional publik, termasuk yang menangani program MBG yang bertujuan untuk kesejahteraan anak sekolah.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini









