Jateng

STOP JANGAN TERKECOH! Berikut Beberapa Tips Bedakan Daging Sapi dan Kambing Tanpa Repot

Theo Adi Pratama | 24 Mei 2024, 11:42 WIB
STOP JANGAN TERKECOH! Berikut Beberapa Tips Bedakan Daging Sapi dan Kambing Tanpa Repot

JATENG.AKURAT.CO, Banyak di antara kita sering bingung membedakan antara daging sapi dan daging kambing.

Keduanya adalah daging merah dari keluarga ruminansia, sehingga tidak heran jika cukup sulit dibedakan, terutama bagi yang belum berpengalaman.

Agar tidak salah mengolah daging, berikut adalah beberapa tips praktis untuk membedakan daging sapi dan daging kambing:

Baca Juga: TERBONGKAR! Tips Menyimpan Daging Agar Tetap Segar Tanpa Kulkas, Pastinya Tahan Lama dan Anti Busuk!

1. Lemak pada Daging Sapi Lebih Tebal

Salah satu cara termudah untuk membedakan daging sapi dan daging kambing adalah dengan melihat lemaknya.

Daging sapi umumnya memiliki garis lemak yang lebih kentara dan tebal, baik itu marbling atau lemak di sekitar daging.

Misalnya, pada bagian sengkel, lemak sapi biasanya lebih terlihat menggaris atau memiliki white lining.

Sebaliknya, lemak pada daging kambing lebih sedikit dan lebih mudah dipisahkan, biasanya ditemukan di sekitar tepi daging.

Karena sapi adalah hewan yang lebih besar, wajar jika lemaknya lebih tebal, sementara kambing lebih aktif dan lincah, sehingga lemaknya lebih sedikit.

2. Tulang Sapi Lebih Besar

Daging sapi memiliki tulang yang lebih besar dibandingkan dengan daging kambing.

Misalnya, iga sapi bisa berukuran 2 hingga 3 kali lebih besar daripada iga kambing.

Begitu juga dengan bagian tulang lainnya seperti tulang belakang, kaki, atau ekor.

Tulang sapi yang besar ini memudahkan kita untuk membedakannya ketika membeli daging dengan tulang.

Baca Juga: RAHASIA TERBONGKAR! 5 Tips Ampuh Buat Memilih Pisang Matang Sempurna yang Tidak Pernah Anda Ketahui!

3. Serat Daging Sapi Lebih Tebal

Selain tulang, serat daging sapi juga lebih tebal dibandingkan dengan daging kambing.

Baik dari potongan melintang maupun membujur, muscle fiber pada daging sapi lebih besar.

Namun, ukuran serat ini bisa bervariasi tergantung bagian daging dan usia hewan.

Pada bagian otot gerak kambing, serat dagingnya juga bisa cukup besar.

Oleh karena itu, perlu ketelitian dan mata yang terlatih untuk bisa membedakan serat daging sapi dan kambing.

4. Daging Kambing Memiliki Bau yang Kuat

Cara paling umum dan mudah untuk membedakan daging sapi dan kambing adalah dari baunya.

Daging kambing memiliki bau khas yang kuat, sering disebut bau prengus atau gamey.

Bau ini berbeda dari satu jenis kambing ke yang lainnya, dipengaruhi oleh makanan, tingkat stres, dan kesegaran daging.

Sebaliknya, daging sapi juga memiliki bau khas yang disebut beefy, tetapi tidak sekuat bau kambing.

Jika mencium bau prengus yang kuat, hampir pasti itu adalah daging kambing.

Baca Juga: Siap-Siap Jadi PNS di 2024! Panduan dan Tips Lengkap Agar Lolos CPNS 2024 untuk Pemula dan Buat yang Sering Gagal

5. Tekstur Daging Sapi Cenderung Lebih Alot

Serat daging serta kandungan lemak yang berbeda mempengaruhi tekstur daging.

Daging sapi umumnya lebih keras dan alot, terutama pada bagian otot gerak aktif seperti sampil dan sengkel.

Sementara daging kambing lebih halus dan empuk jika dimasak dengan benar.

Inilah mengapa daging kambing lebih cocok dijadikan sate, sedangkan daging sapi yang keras sering digiling untuk dijadikan bakso.

Meski begitu, ada banyak cara untuk membuat daging sapi menjadi empuk, seperti menggunakan nanas, daun pepaya, atau baking soda. Cara memasak juga penting; memasak pada suhu terlalu tinggi bisa membuat daging sapi menjadi lebih alot.

Dengan mengetahui perbedaan-perbedaan ini, Anda bisa lebih mudah membedakan daging sapi dan daging kambing.

Ini akan membantu Anda dalam mengolah daging dengan cara yang tepat, sesuai dengan karakteristik masing-masing daging. Selamat memasak!***

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.