Jateng

Berikut 4 Pekerjaan yang Menuntut Seseorang Harus Mampu Multitasking

Theo Adi Pratama | 13 September 2023, 11:00 WIB
Berikut 4 Pekerjaan yang Menuntut Seseorang Harus Mampu Multitasking

AKURAT.CO - Beberapa bidang menuntut seseorang bekerja multitasking.

Multitasking adalah kemampuan mengerjakan pekerjaan sekaligus secara bersamaan.

Apa kamu salah satunya? Jika ya, dua jempol untukmu.

Sebab, orang yang memiliki keterampilan atau kemampuan tersebut sangat keren.

Mampu mengubah atau mengganti fokus dengan cepat, dari pekerjaan satu ke pekerjaan lainnya.

Biasanya karier orang-orang multitasking ini berpotensi cepat naik. 

Berikut ini beberapa pekerjaan yang sekiranya menuntut untuk bisa multitasking:

Baca Juga: Mbak Ita Akan Luncurkan Program Khusus Agar Korban KDRT dan Pelecehan Seksual Berani Bersuara

Wartawan atau jurnalis

Wartawan bisa bekerja 24 jam selama 7 hari. Sanggup bekerja di bawah tekanan deadline, dan harus multitasking.

Seorang wartawan atau jurnalis dituntut bekerja cepat, sebab dikejar deadline tayang atau publish sebuah berita.

Baik itu untuk media cetak, televisi, maupun media online.

Dituntut cepat dalam penerbitan agar medianya menjadi yang terdepan, bukan yang terbelakang. Tentunya dengan berita-berita yang akurat.

Tugas seorang wartawan atau jurnalis bukan hanya membuat artikel berita.

Tetapi sebelum itu, kamu harus berjibaku mulai dari memikirkan isu yang akan menjadi berita, membuat pertanyaan, serta mewawancarai narasumber.

Baca Juga: Berikut 4 Tips Menghadapi Rekan Kerja yang Memang Kurang Kompeten Dalam Pekerjaan

Guru Sekolah Dasar

Guru yang menuntut kemampuan multitasking adalah guru sekolah dasar (SD).

Itu karena guru SD mengajarkan seluruh mata pelajaran, seperti matematika, Bahasa Indonesia, kesenian, sejarah, pendidikan jasmani dan kesehatan, agama, dan lainnya.

Artinya, guru harus memiliki wawasan dan pengetahuan luas mencakup seluruh mata pelajaran tersebut.

Fokus pun cepat berganti, misalnya jam 8 sampai 10 pagi mengajar matematika.

Kemudian pukul 10 sampai 12 mengajar pendidikan agama.

Belum lagi tetap mengawasi seluruh anak didiknya agar tetap konsentrasi dan tidak main-main belajar.

Baca Juga: PSIS Pinjamkan Brandon Scheunemann ke Persipura, CEO Yoyok Sukawi Ungkap Alasannya

Bagian administrasi

Pekerjaan di bidang admnistrasi juga memerlukan kemampuan multitasking.

Tugas dan tanggung jawabnya cukup banyak, di antaranya mengurusi invoice pembayaran, data entri perusahaan, menangani keluar masuk paket kiriman atau surat, membuat jadwal rapat dan pertemuan, serta masih banyak lainnya.

Bahkan di beberapa perusahaan, bagian administrasi mengambil pekerjaan resepsionis serta bagian keuangan, seperti menjawab dan menerima telepon, maupun mengurus soal perpajakan.

Baca Juga: Pemkot Semarang Gelontorkan 3,3 M Untuk Pelebaran Jalan Veteran

Customer service

Ujung tombak perusahaan ini menangani berbagai tugas sekaligus.

Harus melayani pelanggan atau nasabah dengan ramah, kemudian sambil melakukan pengecekan data di komputer yang membutuhkan multitasking dari pekerjanya.

Jika tidak fokus, kedua tugas tersebut bisa tidak sinkron.

Entah itu pelanggannya yang diabaikan, atau pengecekan maupun penginputan data salah.

Itu dia empat pekerjaan yang memang menuntut untuk bisa melakukan multitasking.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.