Dibalik Keindahan Sejarah dan Fungsi Gedungnya, Ternyata Pasir Ris Red House Singapura ini Menyimpan Misteri dan Rahasia Kelam yang Masih Dicari!

JATENG.AKURAT.CO, Di balik tembok merah yang memudar, tersimpan segudang cerita horor dan misteri yang telah menarik para pemburu hantu selama beberapa dekade di Singapura.
Pasir Ris Red House, salah satu dari tiga rumah warna berhantu yang terkenal di negara itu, telah menjadi tempat yang dipenuhi misteri sejak lama, menarik minat baik dari kalangan lokal maupun turis.
Pada Jalan Loyang Besar 191, berdiri megah Pasir Ris Red House yang konon memiliki sejarah yang kaya akan kisah-kisah tragis dan misteri.
Bangunan ini pertama kali dimiliki oleh Sir Percy McNeice, seorang pegawai negeri sipil Inggris yang menjadi tokoh penting dalam pemerintahan Singapura pada masa lalu.
Namun, tidak seperti masa kejayaannya sebagai pusat kegiatan sosial dan tempat berkumpul penduduk setempat, Pasir Ris Red House kemudian menjadi saksi dari peristiwa yang tak terlupakan.
Rumor yang beredar menyebutkan bahwa selama masa Pendudukan Jepang dari tahun 1942 hingga 1945, Pasir Ris red House digunakan sebagai tempat penampungan dan penitipan anak-anak.
Kisah tragis terjadi di dalam temboknya, dengan diceritakan bahwa banyak guru dan anak-anak menjadi korban pembantaian yang kejam.
Tidak hanya itu, cerita lain mengisahkan kisah seorang pria yang membunuh istri dan anak-anaknya di dalam rumah sebelum akhirnya mengakhiri hidupnya.
Konon, arwah keluarga tersebut masih gentayangan di sekitar rumah, menambah aura keangkeran tempat ini.
Setelah ditinggalkan oleh keluarga Tang, Pasir Ris Red House menjadi tujuan populer bagi para pencari sensasi paranormal.
Banyak yang berani memasuki bangunan yang bobrok ini hanya untuk menyaksikan fenomena aneh, seperti kursi goyang yang bergerak sendiri dengan boneka duduk di atasnya atau bayangan anak-anak yang berlari-larian di dalam rumah.
Mitos pun berkembang, termasuk kepercayaan bahwa sebatang rokok harus diletakkan di mulut patung singa batu di gerbang depan sebagai imbalan perlindungan.
Waktu yang dibutuhkan rokok untuk terbakar sepenuhnya bahkan dijadikan patokan bagi keberanian seseorang menjelajahi rumah tanpa cedera.
Meskipun masa lalunya yang kelam, Pasir Ris Red House akhirnya diberi kesempatan kedua sebagai lokasi untuk prasekolah Odyssey pada awal 2010-an.
Bangunan yang kini telah direnovasi tetap menyimpan sejarahnya yang angker, menjadi bukti dari warisan mistis yang melekat pada tempat tersebut.
Odyssey Loyang, kampus prasekolah ketiga di Singapura, kini berdiri di tanah yang dulunya dikenal sebagai Pasir Ris Red House.
Namun, meskipun telah berubah menjadi tempat pendidikan yang cerah, cerita-cerita misterius dan masa lalu yang penuh teka-teki dari Pasir Ris Red House tetap menjadi bagian tak terpisahkan dari sejarah yang ingin diungkap kembali.***
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1UPDATE Skor LIVE SCORE! Indonesia vs Singapura, Cek Hasil Babak Pertama Kedua Full Time di FIFA ASEAN Cup 2026, Malam Ini!
- 2Vietnam vs Filipina LIVE STREAMING GRATIS di Mana? Cek Jadwal dan Siaran Langsung TV FIFA ASEAN Cup 2026
- 3Prediksi SKOR Vietnam vs Filipina FIFA ASEAN Cup 2026: Head to HEAD - Susunan Pemain, Menang Siapa?
- 4Italia vs Belgia Live di Mana? Cek Jadwal dan Siaran Langsung TV Nations League 2026
- 5RedMagic 12 Pro Series Resmi Meluncur Oktober 2026, Ini Bocoran Spesifikasinya
- 6Prediksi Skor Turki vs Prancis: Era Baru Zidane Diuji, Tuan Rumah Incar Kejutan
- 7Jadwal SIARAN LANGSUNG FIFA ASEAN Cup 2026 Gratis! Tayang di TV Apa? Cek Lengkap Ini Daftarnya
- 8Hari Ini Malam Jumat Apa? Kamis 24 September 2026 Apakah Malam Jumat Kliwon? Cek Amalan Lengkap Malam Jumat
- 9Laga Persiku vs PSIS Mendadak BATAL Digelar, Netizen: Harusnya Tuan Rumah Kalah WO!
- 10F1 Ubah Jadwal GP Azerbaijan ke Sabtu, Ternyata Ini Penyebabnya










