Jateng

Menelusuri Misteri dan Mitos di Dataran Tinggi Dieng: Makhluk Penjaga Hutan Keramat di Sekitar Telaga Warna

Theo Adi Pratama | 22 Maret 2024, 07:00 WIB
Menelusuri Misteri dan Mitos di Dataran Tinggi Dieng: Makhluk Penjaga Hutan Keramat di Sekitar Telaga Warna

AKURAT.CO, Di sekitar Telaga Warna, salah satu destinasi alam yang menakjubkan di Indonesia, terdapat sebuah hutan yang masih dianggap keramat oleh masyarakat setempat.

Hutan ini bukan hanya merupakan tempat yang indah secara alamiah, tetapi juga diyakini memiliki makhluk gaib sebagai penjaganya, yang secara tradisional dikenal sebagai Kebondaru.

Baca Juga: Mengungkap Sejarah Penting Selat Muria: Seberapa Pentingkah Selat Muria Bagi Jalur Perdagangan Masa Lalu?

Menurut penuturan yang dikutip dari buku "Bawana Winasis Dieng: Budaya Tak Terkatakan" yang diterbitkan oleh Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemdikbud Ristek) pada tahun 2021, Kebondaru digambarkan sebagai makhluk berbentuk kerbau dengan telinga yang menjalar ke bawah dan badan serta tanduk yang besar.

Makhluk ini diyakini sebagai penjaga hutan yang bertugas menjaga kelestarian alam.

Hutan di sekitar Telaga Warna memiliki makna yang dalam bagi masyarakat setempat.

Baca Juga: Mengungkap Sejarah Pulau Muria: Kondisi Geografis dan Peran Strategisnya Bersama Selat Muria Pada Masa lalu

Selain sebagai tempat wisata alam yang menakjubkan, hutan ini juga dianggap sebagai representasi jagad alam tempat sumber air, makanan, dan berbagai sumber penghidupan lainnya.

Keyakinan ini memotivasi warga setempat untuk tetap melestarikan dan menjaga kelestarian hutan dari perusakan oleh manusia.

Kisah tentang Kebondaru dan hutan keramat di sekitar Telaga Warna menjadi bagian dari warisan budaya dan kepercayaan tradisional yang dilestarikan oleh masyarakat setempat.

Baca Juga: Apa Hubungan Selat Muria dengan Banjir Bandang Demak Kudus? Terungkap Fakta Sejarah yang Mengejutkan!

Meskipun zaman terus berubah, kepercayaan ini tetap mengakar kuat dalam budaya lokal dan menjadi bagian penting dari identitas dan kehidupan sehari-hari masyarakat Dieng.

Dengan menjaga hutan dan menghormati makhluk gaib penjaganya, diharapkan keindahan alam dan keberlimpahan sumber daya alam di sekitar Telaga Warna dapat tetap terjaga untuk generasi mendatang.***

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.