Jateng

Sepak Bola Porprov Jateng XVII 2026: Semarang Bidik Emas, Demak Jadi Ujian Perdana di Stadion Citarum

Muhammad Husni Mushonifi | 20 Oktober 2026, 09:52 WIB
Sepak Bola Porprov Jateng XVII 2026: Semarang Bidik Emas, Demak Jadi Ujian Perdana di Stadion Citarum
Tim Sepak Bola Kota Semarang siap hadapi Demak di laga perdana Porprov XVII Jateng 2026 di Stadion Citarum

JATENG.AKURAT.CO, Genderang perang perebutan medali emas cabang olahraga sepak bola Porprov Jawa Tengah XVII 2026 segera ditabuh.

Tim Kota Semarang bersiap memulai langkah dengan menghadapi Demak pada laga perdana Grup A di Stadion Citarum, Semarang, Kamis (22/10/2026).

Bermain di hadapan publik sendiri, skuad Mahesa Jenar muda ini membidik kemenangan sebagai modal penting dalam perburuan tiket semifinal.

Di bawah komando pelatih M Dhofir, tim Kota Semarang tak ingin membuang kesempatan untuk mengamankan poin penuh sejak pertandingan pertama.

Namun, jalan menuju podium tertinggi dipastikan tidak mudah. Grup A dihuni tim-tim tangguh, termasuk juara bertahan Kudus dan Kota Surakarta yang siap menjadi batu sandungan.

Dhofir menegaskan, timnya harus tampil dengan mental petarung sejak peluit pertama dibunyikan. Baginya, tidak ada pertandingan yang bisa dianggap ringan sepanjang turnamen berlangsung.

“Bagi kami, tiap laga pada Porprov ini adalah final. Jika ingin mudah melangkah ke semifinal, mau tidak mau harus meraih poin penuh. Tapi itu tidak mudah, karena tim di grup A ini punya karakter kuat,” ujar Dhofir, Selasa (20/10/2026).

Pelatih PS USM tersebut mengaku telah mematangkan persiapan tim untuk menghadapi ketatnya persaingan.

Ia optimistis Gerardo Putra dan kawan-kawan mampu menunjukkan kualitas permainan terbaik, terlebih mereka akan tampil di kandang sendiri.

Meski demikian, Dhofir meminta anak asuhnya tidak terlena dengan status tuan rumah.

Demak dinilai memiliki karakter permainan yang merepotkan, terutama berkat kecepatan pemain serta semangat juang tinggi yang membuat lawan sulit mengembangkan permainan.

“Kami pernah bermain bersama Demak dengan akhir 2-2. Dari situ saya lihat, pemain mereka punya tipikal cepat dan ngeyel. Jadi kami tidak bisa meremehkan Demak,” katanya.

Hasil imbang dalam pertemuan sebelumnya menjadi alarm bagi Kota Semarang.

Laga pembuka bukan sekadar perebutan tiga poin, melainkan juga momentum untuk mengukur kesiapan tim sebelum menghadapi persaingan yang lebih berat melawan Kudus dan Kota Surakarta.

Rotasi Pemain Jadi Kunci di Tengah Jadwal Padat

Selain mewaspadai kekuatan lawan, tim pelatih Kota Semarang juga harus memutar strategi menghadapi jadwal pertandingan yang padat.

Selama babak penyisihan grup, para peserta dijadwalkan bertanding setiap hari.

Kondisi ini menuntut kesiapan fisik, kedalaman skuad, serta kecermatan pelatih dalam menentukan komposisi pemain.

Dhofir menyadari, memaksakan pemain yang sama tampil selama 90 menit dalam pertandingan beruntun berisiko menguras stamina dan meningkatkan potensi cedera.

Karena itu, rotasi menjadi bagian penting dari strategi untuk menjaga performa tim tetap stabil sepanjang turnamen.

“Semua pemain harus siap saling mengisi dengan jadwal yang sangat padat. Tidak mungkin dalam tiga hari berturut-turut harus bermain selama 90 menit. Kondisi ini harus disikapi dengan melakukan rotasi pemain untuk menghindari cedera juga,” ungkap mantan pelatih PSIS Semarang tersebut.

Skema pergantian pemain pun telah disiapkan untuk menghadapi situasi tersebut.

Dhofir menegaskan, seluruh anggota skuad harus memiliki kesiapan yang sama, baik pemain yang turun sejak menit pertama maupun mereka yang menunggu kesempatan dari bangku cadangan.

Menurutnya, keberhasilan melewati fase grup tidak hanya ditentukan oleh kemampuan teknis di lapangan, tetapi juga kesiapan fisik dan mental dalam menghadapi tekanan kompetisi.

“Situasi ini sebenarnya sudah saya prediksi sejak awal. Karena itu, kami mempersiapkan tim ini semaksimal mungkin. Tidak hanya butuh kesiapan fisik, tetapi mental juga. Selain bermain tiga hari berturut-turut, lawan yang dihadapi juga kuat sehingga butuh kesiapan ekstra,” tandasnya.

Dengan target medali emas di kandang sendiri, Kota Semarang kini dituntut membuktikan ambisinya melalui hasil nyata di lapangan.

Kemenangan atas Demak akan menjadi langkah awal yang krusial untuk menjaga peluang lolos ke semifinal sekaligus membuka jalan menuju takhta juara sepak bola Porprov Jateng XVII 2026.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.