Jateng

Colapinto: Tidak Ada Konsekuensi dari Alpine, Saya Percaya Penuh pada Briatore

Theo Adi Pratama | 1 Oktober 2026, 16:44 WIB
Colapinto: Tidak Ada Konsekuensi dari Alpine, Saya Percaya Penuh pada Briatore

JATENG.AKURAT.CO, Franco Colapinto memastikan dirinya tidak akan menghadapi konsekuensi apa pun dari Alpine menyusul insiden kecelakaan beruntun di Grand Prix Azerbaijan, Baku, akhir pekan lalu.

Pembalap Argentina itu juga menegaskan kepercayaan penuhnya kepada advisor tim, Flavio Briatore, yang sebelumnya menyatakan akan meluangkan waktu untuk merenungkan tindakan yang perlu diambil.

Insiden tersebut menyebabkan Colapinto, rekan setimnya Pierre Gasly, dan pembalap McLaren Lando Norris harus tersingkir dari balapan.

Colapinto pun mendapat penalti penurunan lima posisi grid karena tidak bisa menjalani hukuman waktu 10 detik di Baku.

Kini, ia tengah bersiap menghadapi GP Bahrain yang digelar di Sirkuit Internasional Sepang, Malaysia, akhir pekan ini.

Dalam sesi jumpa pers, Kamis (1/10/2026), Colapinto berbicara terbuka tentang situasi di tim dan hubungannya dengan Briatore.

Baca Juga: GP Bahrain di Malaysia Resmi Berstatus Bahaya Panas, Suhu Tembus 35°C

Colapinto: Tidak Ada Konsekuensi dari Alpine

Colapinto menegaskan bahwa tidak ada konsekuensi yang akan dijatuhkan oleh Alpine. Ia menyatakan tim tetap solid dan fokus pada perbaikan.

Menurutnya, insiden di Baku sudah menjadi pelajaran berharga. Ia juga menegaskan bahwa semua pihak telah move on dan tidak lagi membahasnya.

Briatore Akan Refleksi, Colapinto Percaya Penuh

Sebelumnya, Briatore menyebut kesalahan Colapinto sebagai "sangat buruk" dan berjanji akan mempertimbangkan langkah selanjutnya.

Menanggapi hal itu, Colapinto mengaku selalu percaya pada Briatore. Ia menilai Briatore sebagai pemimpin tim yang hebat, berpengalaman, dan mampu mengelola situasi sulit.

"Flavio adalah pemimpin tim yang hebat. Dia mungkin salah satu yang terbaik yang pernah saya miliki," ujarnya.

Fokus ke GP Bahrain di Malaysia

Saat ini, Colapinto tengah mempersiapkan diri menghadapi GP Bahrain yang akan berlangsung di Malaysia.

Ia harus memulai balapan dari posisi yang kurang menguntungkan karena penalti grid.

Meski demikian, ia tetap optimistis. Ia ingin membuktikan bahwa dirinya masih layak bersaing di Formula 1.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.