Jateng

BAGANA Bantu Pencarian Altaf Akbar, Jika Masyarakat Menemukan Segera Hubungi Kontak Ini

Muhammad Husni Mushonifi | 29 September 2026, 14:22 WIB
BAGANA Bantu Pencarian Altaf Akbar, Jika Masyarakat Menemukan Segera Hubungi Kontak Ini
Muhammad Altaf Akbar

JATENG.AKURAT.CO, Muhammad Altaf Akbar, remaja berusia 15 tahun asal Demen 1, RT 09/RW 03, Kalurahan Demen, Kapanewon Temon, Kabupaten Kulonprogo, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), dilaporkan hilang sejak Minggu, 27 September 2026.

Informasi mengenai hilangnya Altaf kini turut disebarluaskan untuk membantu proses pencarian. Perwakilan Banser Siaga Bencana (BAGANA) Jawa Tengah, Ali Imron, mengatakan pihaknya ikut mendorong penyebaran informasi tersebut agar jangkauan pencarian semakin luas.

Menurut Ali, kronologi terakhir keberadaan Altaf diketahui pada Minggu sore. Sekitar pukul 15.00 WIB, Altaf berpamitan kepada keluarganya untuk berjalan kaki menuju Mushola Miftahul Jannah di Dusun Demen 1 guna melaksanakan salat Ashar.

Namun, setelah meninggalkan rumah, Altaf tidak kunjung kembali.

"Informasi yang kami terima, yang bersangkutan pamit dari rumah sekitar pukul 15.00 WIB untuk salat Ashar di mushola. Sampai sekarang belum kembali ke rumah, sehingga keluarga kemudian melaporkan kejadian tersebut kepada pihak kepolisian," kata Ali Imron, Selasa (28/9/2026).

Laporan resmi mengenai orang hilang tersebut telah diterbitkan Polsek Temon dengan nomor SKOH/1/IX/2026/Polsek Temon.

Ali menjelaskan, informasi terakhir mengenai keberadaan Altaf menjadi bagian penting dalam upaya penelusuran. Karena itu, masyarakat yang berada di sekitar Demen maupun wilayah lain di Kulonprogo diharapkan memperhatikan ciri-ciri fisik dan pakaian yang dikenakan Altaf ketika terakhir meninggalkan rumah.

Altaf memiliki tinggi sekitar 125 sentimeter dengan berat badan sekitar 35 kilogram. Ia berkulit sawo matang dan memiliki rambut lurus.

Saat meninggalkan rumah, Altaf diketahui mengenakan kaos lengan pendek berwarna orange dengan tulisan "PONDOK PESANTREN IBNU MAS'UD GODEAN" di bagian belakang. Ia juga mengenakan celana pendek berwarna hitam.

"Yang perlu diperhatikan adalah ciri fisik dan pakaian terakhir yang dikenakan. Jika ada warga yang melihat anak dengan ciri-ciri tersebut, sebaiknya segera memberikan informasi kepada keluarga atau kepolisian terdekat," ujar Ali.

Dalam situasi orang hilang, informasi dari masyarakat menjadi salah satu unsur penting untuk mempersempit kemungkinan lokasi keberadaan korban. Terlebih, Altaf terakhir diketahui berjalan kaki dari rumah menuju mushola sehingga informasi mengenai titik-titik yang mungkin dilalui menjadi penting untuk ditelusuri.

Keluarga juga meminta masyarakat tidak menyebarkan informasi yang belum terverifikasi maupun membuat kesimpulan mengenai keberadaan Altaf. Setiap informasi yang diterima diharapkan langsung diteruskan kepada pihak keluarga atau aparat kepolisian agar dapat ditindaklanjuti.

Bagi masyarakat yang melihat, menemukan, atau mengetahui informasi mengenai keberadaan Muhammad Altaf Akbar, dapat menghubungi ibunya, Suryanti, di nomor 0822-9892-9129, atau melaporkannya kepada Polsek Temon maupun kantor kepolisian terdekat.

Ali menambahkan, penyebaran informasi secara luas diharapkan dapat membantu mempercepat proses pencarian.

"Kami berharap informasi ini bisa segera sampai kepada masyarakat luas. Semakin banyak yang mengetahui ciri-cirinya, semakin besar peluang informasi keberadaannya dapat ditemukan dan diteruskan kepada keluarga maupun petugas," katanya.

Hingga informasi ini disebarluaskan, keluarga masih menunggu kabar mengenai keberadaan Altaf dan berharap remaja tersebut dapat segera ditemukan dalam kondisi selamat.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.