Jateng

Panduan Lengkap Kalender Jawa November 2026, dari Minggu Pahing hingga Senin Legi

Theo Adi Pratama | 27 September 2026, 13:38 WIB
Panduan Lengkap Kalender Jawa November 2026, dari Minggu Pahing hingga Senin Legi
Kalender Jawa November 2026

JATENG.AKURAT.CO, Memasuki bulan November 2026, sebagian masyarakat Jawa masih menjadikan kalender Jawa sebagai pedoman untuk menentukan waktu terbaik dalam menggelar berbagai hajatan.

Bulan November bertepatan dengan dua bulan Jawa sekaligus, yakni Jumadilawal dan Jumadilakir. Rentang 1 hingga 10 November masih berada di penghujung Jumadilawal, sementara mulai 11 November sudah masuk bulan Jumadilakir.

Setiap tanggal memiliki weton, neptu, serta karakteristik tersendiri yang dipercaya membawa keberkahan atau justru pantangan.

Bagi Anda yang tengah merencanakan pernikahan, pindah rumah, atau membuka usaha, mengetahui hari baik dan hari buruk menjadi pertimbangan penting.

Berikut rangkuman lengkap kalender Jawa November 2026, lengkap dengan weton, neptu, dan rekomendasi aktivitasnya.

Baca Juga: Kalender Jawa Oktober 2026: Weton, Neptu, dan Rekomendasi Hari Baik untuk Hajatan

Weton dan Neptu November 2026

Berdasarkan penanggalan Jawa, bulan November 2026 diawali dengan Minggu Pahing pada 1 November dan berakhir dengan Senin Legi pada 30 November.

Nilai neptu setiap weton diperoleh dari penjumlahan nilai hari dan pasaran. Berikut daftar lengkapnya:

Tanggal

Weton

Neptu

Tanggal Jawa

1 Nov

Minggu Pahing

14

21 Jumadilawal 1960

2 Nov

Senin Pon

11

22 Jumadilawal 1960

3 Nov

Selasa Wage

8

23 Jumadilawal 1960

4 Nov

Rabu Kliwon

15

24 Jumadilawal 1960

5 Nov

Kamis Legi

13

25 Jumadilawal 1960

6 Nov

Jumat Pahing

15

26 Jumadilawal 1960

7 Nov

Sabtu Pon

16

27 Jumadilawal 1960

8 Nov

Minggu Wage

9

28 Jumadilawal 1960

9 Nov

Senin Kliwon

12

29 Jumadilawal 1960

10 Nov

Selasa Legi

8

30 Jumadilawal 1960

11 Nov

Rabu Pahing

16

1 Jumadilakir 1960

12 Nov

Kamis Pon

15

2 Jumadilakir 1960

13 Nov

Jumat Wage

10

3 Jumadilakir 1960

14 Nov

Sabtu Kliwon

17

4 Jumadilakir 1960

15 Nov

Minggu Legi

10

5 Jumadilakir 1960

16 Nov

Senin Pahing

13

6 Jumadilakir 1960

17 Nov

Selasa Pon

10

7 Jumadilakir 1960

18 Nov

Rabu Wage

11

8 Jumadilakir 1960

19 Nov

Kamis Kliwon

16

9 Jumadilakir 1960

20 Nov

Jumat Legi

11

10 Jumadilakir 1960

21 Nov

Sabtu Pahing

18

11 Jumadilakir 1960

22 Nov

Minggu Pon

12

12 Jumadilakir 1960

23 Nov

Senin Wage

8

13 Jumadilakir 1960

24 Nov

Selasa Kliwon

11

14 Jumadilakir 1960

25 Nov

Rabu Legi

12

15 Jumadilakir 1960

26 Nov

Kamis Pahing

17

16 Jumadilakir 1960

27 Nov

Jumat Pon

13

17 Jumadilakir 1960

28 Nov

Sabtu Wage

13

18 Jumadilakir 1960

29 Nov

Minggu Kliwon

13

19 Jumadilakir 1960

30 Nov

Senin Legi

9

20 Jumadilakir 1960

Hari Baik untuk Hajatan dan Aktivitas Penting

Menurut perhitungan Primbon Jawa, sejumlah tanggal di bulan ini masuk dalam kategori hari baik untuk menggelar hajatan maupun memulai aktivitas penting:

  • 6 November (Jumat Pahing, Neptu 15): Hari baik untuk hajatan besar. Neptu 15 yang tergolong besar menjadikannya waktu yang tepat untuk pernikahan, khitanan, atau syukuran.

  • 9 November (Senin Kliwon, Neptu 12): Hari baik untuk memulai usaha. Neptu 12 yang seimbang mendukung kelancaran rezeki dan keberkahan usaha baru.

  • 12 November (Kamis Pon, Neptu 15): Hari baik untuk hajatan. Berdasarkan kalender Jawa November 2026, tanggal ini termasuk dalam daftar hari baik untuk acara besar.

  • 14 November (Sabtu Kliwon, Neptu 17): Hari baik untuk hajatan. Neptu 17 yang tinggi menjadikannya pilihan utama untuk pernikahan atau acara adat.

  • 17 November (Selasa Pon, Neptu 10): Hari baik untuk memulai pekerjaan baru.

  • 19 November (Kamis Kliwon, Neptu 16): Hari baik untuk hajatan keluarga.

  • 21 November (Sabtu Pahing, Neptu 18): Hari baik untuk acara besar. Neptu 18 adalah yang tertinggi di bulan ini.

  • 23 November (Senin Wage, Neptu 8): Hari baik untuk memulai usaha.

  • 26 November (Kamis Pahing, Neptu 17): Hari baik untuk hajatan.

  • 28 November (Sabtu Wage, Neptu 13): Hari baik untuk syukuran.

  • 30 November (Senin Legi, Neptu 9): Hari baik untuk memulai aktivitas baru.

Hari yang Sebaiknya Dihindari

Di sisi lain, terdapat tanggal yang kurang dianjurkan untuk memulai kegiatan besar, terutama menurut perhitungan Primbon Jawa:

  • 1 November (Minggu Pahing, Neptu 14): Meskipun neptunya besar, awal bulan sering dianggap masa transisi yang kurang ideal untuk memulai hajatan besar.

  • 2 November (Senin Pon, Neptu 11): Neptu 11 tergolong rendah dan kurang menguntungkan untuk aktivitas fundamental seperti pindahan rumah atau memulai usaha.

  • 4 November (Rabu Kliwon, Neptu 15): Hari buruk, sebaiknya dihindari.

  • 8 November (Minggu Wage, Neptu 9): Kurang mendukung acara penting.

  • 9 November (Senin Kliwon, Neptu 12): Kurang baik untuk hajatan.

  • 10 November (Selasa Legi, Neptu 8): Hari buruk.

  • 13 November (Jumat Wage, Neptu 10): Kurang baik untuk hajatan.

  • 16 November (Senin Pahing, Neptu 13): Hari buruk.

  • 18 November (Rabu Wage, Neptu 11): Kurang mendukung.

  • 20 November (Jumat Legi, Neptu 11): Kurang baik.

  • 24 November (Selasa Kliwon, Neptu 11): Hari buruk.

  • 25 November (Rabu Legi, Neptu 12): Kurang baik.

  • 27 November (Jumat Pon, Neptu 13): Hari buruk.

  • 29 November (Minggu Kliwon, Neptu 13): Hari buruk.

Memaknai Kalender Jawa di Era Modern

Kalender Jawa bukan sekadar warisan budaya, melainkan juga cerminan bagaimana masyarakat Jawa memaknai waktu dan hubungannya dengan alam semesta.

Weton dan neptu menjadi cara untuk menyelaraskan diri dengan ritme yang diyakini membawa keberkahan.

Namun, keputusan akhir tetap berada di tangan masing-masing individu.

Yang terpenting adalah niat baik dan usaha yang sungguh-sungguh, karena pada akhirnya, setiap hari adalah kesempatan untuk memulai sesuatu yang bermakna.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.