Jateng

Laga Persiku vs PSIS Mendadak BATAL Digelar, Netizen: Harusnya Tuan Rumah Kalah WO!

Arixc Ardana | 27 September 2026, 15:30 WIB
Laga Persiku vs PSIS Mendadak BATAL Digelar, Netizen: Harusnya Tuan Rumah Kalah WO!
Pertandingan yang sedianya digelar di Stadion Sultan Agung, Bantul, Minggu (27/9/2026), dinyatakan tidak dapat diselenggarakan setelah izin atau rekomendasi keamanan dari Polres Bantul tidak terbit.

JATENG.AKURAT.CO, Pembatalan pertandingan Persiku Kudus vs PSIS Semarang pada Gameweek 3 Championship 2026/2027 memicu beragam reaksi dari netizen.

Pertandingan yang sedianya digelar di Stadion Sultan Agung, Bantul, Minggu (27/9/2026), dinyatakan tidak dapat diselenggarakan setelah izin atau rekomendasi keamanan dari Polres Bantul tidak terbit.

Manajemen Persiku menyebut situasi Kamtibmas di wilayah Bantul menjadi salah satu pertimbangan.

Dampaknya, izin penggunaan Stadion Sultan Agung sebagai venue pertandingan juga tidak diterbitkan Dispora Bantul.

Melalui unggahan di media sosial Persiku Kudus, manajemen menyatakan keputusan lebih lanjut mengenai pertandingan tersebut dikembalikan kepada I League selaku operator kompetisi.

Kendati demikian, keputusan pembatalan laga langsung menjadi perbincangan di media sosial.

Sejumlah netizen, terutama pendukung PSIS, mempertanyakan status pertandingan dan mendorong agar Persiku dinyatakan kalah walkover (WO).

Salah satu komentar datang dari akun @ridhoriskia** yang menilai Persiku berpotensi dinyatakan kalah WO karena pertandingan tidak terlaksana.

Ia juga menyoroti posisi panitia pelaksana (panpel) yang menurutnya berkaitan dengan manajemen tuan rumah.

“Normalnya harus kalah WO karena manajemen Persiku tidak bisa menyelenggarakan pertandingan,” tulisnya dalam kolom komentar.

Komentar lain dari @rivenakb*** juga menyinggung kemungkinan sanksi.

“Siap-siap kena sanksi dan dianggap kalah WO,” tulis akun tersebut, sembari membandingkan dengan kasus pertandingan sebelumnya.

Sementara itu, akun @pop.kreatif meminta agar persoalan tersebut segera ditindaklanjuti.

Ia menyebut kemungkinan kekalahan WO dan pengurangan poin apabila kasus tersebut memenuhi ketentuan regulasi.

Dorongan serupa disampaikan sejumlah netizen lainnya. Ada yang menulis singkat “WO PSIS + punishment Persiku”, sementara akun lain menyebut pertandingan seharusnya tetap memiliki konsekuensi apabila tuan rumah tidak dapat menggelar laga.

Komentar lain bahkan menyoroti kerugian yang mungkin dialami suporter maupun tim apabila pertandingan harus dijadwalkan ulang.

Ada pula netizen yang mempertanyakan bagaimana status pertandingan jika kemudian I League memutuskan untuk menjadwalkan ulang laga tersebut.

Namun, hingga saat ini, belum ada keputusan resmi mengenai apakah Persiku akan dinyatakan kalah WO, mendapatkan pengurangan poin, denda, atau pertandingan akan dijadwalkan ulang.

Keputusan tersebut berada pada kewenangan I League sesuai regulasi kompetisi.

Persiku dan PSIS Sudah Jalani Prosedur Matchday

Di sisi lain, manajemen Persiku menegaskan bahwa kedua tim telah menjalankan persiapan pertandingan sesuai prosedur yang ditetapkan operator kompetisi.

Persiku Kudus dan PSIS Semarang disebut telah melaksanakan Match Coordination Meeting (MCM) serta Pre-Match Press Conference (PMPC).

Namun, tidak terbitnya rekomendasi keamanan dari kepolisian membuat pertandingan tidak dapat dilaksanakan. Izin penggunaan Stadion Sultan Agung juga tidak diterbitkan Dispora Bantul.

Karena itu, Persiku menyatakan keputusan selanjutnya mengenai laga kontra PSIS dikembalikan kepada I League.

Situasi tersebut kini menjadi perhatian publik sepak bola, terutama terkait status resmi pertandingan dan kemungkinan sanksi terhadap pihak tuan rumah.

Keputusan akhir mengenai nasib Persiku vs PSIS masih menunggu penetapan dari I League.

***

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.