Jateng

Nil Maizar Kecewa Semen Padang Ditahan PSIS: Satu Poin Sama Saja dengan Kalah

Arixc Ardana | 21 September 2026, 15:12 WIB
Nil Maizar Kecewa Semen Padang Ditahan PSIS: Satu Poin Sama Saja dengan Kalah
Semen Padang harus puas bermain imbang 1-1 melawan PSIS pada pekan kedua yang berlangsung di Stadion Patriot Candrabhaga, Bekasi, Minggu (20/9/2026) malam.

JATENG.AKURAT.CO, Pelatih Semen Padang FC, Nil Maizar, angkat bicara setelah timnya gagal mengamankan kemenangan saat menghadapi PSIS Semarang dalam lanjutan Pegadaian Championship 2026/27.

Semen Padang harus puas bermain imbang 1-1 melawan PSIS pada pekan kedua yang berlangsung di Stadion Patriot Candrabhaga, Bekasi, Minggu (20/9/2026) malam.

Kabau Sirah sebenarnya berada di jalur kemenangan setelah mampu membuka keunggulan lebih dulu pada menit ke-9.

Igor Cukovic mencatatkan namanya di papan skor setelah memaksimalkan umpan Stefano Lilipaly. Gol tersebut membuat Semen Padang berada dalam posisi menguntungkan hingga pertandingan memasuki menit-menit akhir.

Namun, kemenangan yang sudah di depan mata buyar pada menit ke-90.

PSIS berhasil mencetak gol penyama kedudukan melalui Hari Nur Yulianto. Gol tersebut membuat Semen Padang harus rela kehilangan dua poin dan hanya membawa pulang satu angka.

Hasil tersebut jelas membuat Nil Maizar kecewa. Menurutnya, target Semen Padang dalam pertandingan tersebut adalah meraih kemenangan.

"Pertama, hasil kecewa ya. Harusnya kita dapat tiga poin. Tapi malam ini kita enggak dapat tiga poin, kita cuma dapat satu poin. Berarti target kita gagal," ujar Nil Maizar.

Nil Maizar Soroti Kelengahan di Menit Akhir

Nil menilai pertandingan berlangsung cukup berimbang. Dari sisi kekuatan tim maupun strategi, kedua kesebelasan dinilai mampu memberikan perlawanan yang relatif seimbang.

Namun, satu kelengahan di penghujung pertandingan menjadi masalah besar bagi Semen Padang.

Nil menyoroti koordinasi pemainnya ketika mengawal pemain PSIS. Menurutnya, gol penyama kedudukan seharusnya dapat dicegah apabila para pemain mampu menjaga lawan dengan lebih disiplin.

"Ini kan kekuatan tim berimbang, tinggal taktikal aja. Cuma memang ya kalahlah ini, bukan menang. Kan kalau draw satu nilai, kita main di rumah lagi, sama saja dengan kalah," katanya.

Meski kecewa, Nil tetap memberikan apresiasi terhadap perjuangan para pemain Semen Padang yang telah tampil selama 90 menit.

Ia menilai anak asuhnya sudah bekerja keras, tetapi kehilangan konsentrasi pada momen krusial membuat kemenangan yang hampir diraih akhirnya terlepas.

"Tapi saya tetap apresiasi pemain, mereka bermain luar biasa, cuma lengah saja, tidak jaga orang. Kalau itu dijaga, saya pikir dia tidak bisa cetak gol. Nah itu, jadi nanti kita evaluasi," tegasnya.

Puji Perjuangan Pemain dan Suporter

Nil Maizar juga menilai pertandingan Semen Padang kontra PSIS berjalan menarik. Ia berharap timnya bisa segera melakukan evaluasi agar kesalahan serupa tidak kembali terjadi pada pertandingan berikutnya.

Mantan pelatih Timnas Indonesia itu secara khusus memberikan penghargaan kepada para pemain yang telah berjuang sepanjang pertandingan.

Tidak hanya pemain, Nil juga menyampaikan rasa terima kasih kepada suporter Semen Padang yang datang langsung memberikan dukungan ke stadion.

Menurutnya, kehadiran para pendukung Kabau Sirah menjadi bentuk loyalitas yang patut diapresiasi, terlebih sebagian suporter harus datang dari Padang dengan biaya dan pengorbanan sendiri.

"Tapi pertandingannya menarik. Ya mudah-mudahan semuanya bisa berjalan lancar dan salam hormat saya buat pemain yang sudah berjuang 2x45 menit," ucap Nil.

"Dan yang terakhir juga suporter Semen Padang yang datang dari Padang dengan biaya sendiri, mengorbankan tenaga, pikiran, dan hatinya untuk mendukung Semen Padang. Terima kasih buat suporter semuanya yang sangat luar biasa," pungkasnya.

Hasil imbang tersebut menjadi pekerjaan rumah bagi Semen Padang. Keunggulan hingga menit-menit akhir yang gagal dipertahankan menunjukkan bahwa konsentrasi hingga peluit panjang menjadi hal yang perlu diperbaiki Nil Maizar dan anak asuhnya.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.