Bukan Sekadar Basket! Suasana Haru dan Chant Protes ICE OUT Warnai Kemenangan Minnesota Timberwolves di Target Center

JATENG.AKURAT.CO, Kota Minneapolis masih berada dalam suasana duka dan amarah setelah rangkaian aksi protes ICE Out yang memuncak akhir pekan lalu.
Unjuk rasa besar di pusat kota berakhir di Target Center, namun jumlah massa yang membludak membuat ribuan orang tak bisa masuk ke arena.
Situasi semakin memanas setelah penembakan fatal terhadap Alex Pretti (37) oleh seorang petugas federal pada Sabtu, yang memicu gelombang protes lebih luas secara nasional.
NBA merespons dengan menunda laga Minnesota Timberwolves demi alasan keamanan dan sensitivitas situasi.
Pertandingan yang “Aneh dan Menyedihkan”
Saat laga akhirnya digelar pada Minggu, atmosfer di Target Center terasa jauh dari normal.
Pelatih Golden State Warriors Steve Kerr menyebut pertandingan tersebut sebagai salah satu laga paling “aneh dan menyedihkan” yang pernah ia jalani.
Timberwolves tampil tanpa energi, hanya mencetak 85 poin—pertama kalinya mereka gagal menembus angka 100 musim ini—dan harus menyerah dengan mudah dari Warriors.
Senin Malam: Sunyi, Canggung, tapi Ada Harapan
Saat kedua tim kembali bertemu pada Senin malam, suasana masih terasa muram. Banyak penonton menggambarkan atmosfer arena sebagai “sunyi” dan “aneh”.
Namun perlahan, pertandingan berubah arah. Bones Hyland memberikan percikan energi dari bangku cadangan, membantu Minnesota bangkit.
Timberwolves akhirnya meraih kemenangan atas Warriors yang tampil pincang, dipimpin 17 poin Hyland dan 18 poin Julius Randle.
Kemenangan ini juga mengakhiri lima kekalahan beruntun Timberwolves—sebuah hasil kecil tapi berarti, baik secara olahraga maupun emosional.
Rudy Gobert: Basket Sebagai Pengalih dari Luka Sosial
Usai laga, Rudy Gobert berbicara jujur tentang situasi yang dihadapi tim dan kota.
“Ini berat, sangat berat. Kami di sini melakukan apa yang kami cintai—memberi orang sedikit kegembiraan dan distraksi dari hal-hal buruk yang terjadi,” ujar Gobert.
“Yang bisa kami lakukan adalah tetap aman, mengirim cinta untuk mereka yang terdampak, dan mencoba memberi contoh.”
Protes Masih Hidup di Dalam Arena
Meski pertandingan berjalan, suara protes tetap menggema di Target Center. Chant bernada anti-ICE terdengar di beberapa momen, bahkan muncul setelah sesi mengheningkan cipta untuk Pretti.
Tim hiburan Timberwolves pun terlihat mengenakan kaus bertuliskan “ICE Out”.
Di layar jumbotron, sejumlah penggemar mengangkat poster “ICE Out Now!”, disambut sorakan besar dari penonton—menunjukkan bahwa isu ini hidup di luar dan di dalam arena.
Suara dari Para Bintang NBA
Tak hanya pemain Timberwolves, suara solidaritas datang dari berbagai penjuru liga.
Stephen Curry mengungkapkan kesannya terhadap besarnya protes damai di Minneapolis.
Brianna Stewart secara terbuka menyuarakan dukungan terhadap penghapusan ICE, menekankan pentingnya kebijakan yang melindungi keluarga dan komunitas.
Sementara pelatih Timberwolves Chris Finch menyebut Minneapolis bukan sekadar tempat bekerja, melainkan rumah yang kini terluka.
Kemenangan Kecil di Tengah Luka Besar
Kemenangan Timberwolves pada Senin malam mungkin tak mengubah keadaan secara instan.
Namun di tengah duka, kemarahan, dan ketidakpastian, hasil itu menjadi secercah kegembiraan kecil bagi sebuah kota yang masih mencoba bangkit.
Basket belum bisa menyembuhkan segalanya. Tapi malam itu, di Target Center, olahraga setidaknya memberi ruang bernapas—dan harapan bahwa penyembuhan, meski pelan, bisa dimulai.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Live Score PSMS Medan vs Persiraja: Ayam Kinantan Mengamuk, Javier Siverio Borong 4 Gol!
- 2Gak Perlu Modal! 10 Game di Play Store Ini Bisa Kasih Saldo DANA Tiap Hari, Ada yang Rp100 Ribu
- 3Semarang Berpuisi Bakal Merambah TBRS dan Kota Lama, Pemkot Perluas Ruang Ekspresi Seniman
- 4Tiket Kereta Api Keberangkatan 1 Desember 2026 Sudah Bisa Dipesan, KAI Minta Pelanggan Cek Jadwal Baru
- 5Review Jujur ISUL: Cair ke DANA Tanpa Deposit, Tapi Iklannya Bikin Emosi
- 6Ekosistem Pendidikan Sehat Wujudkan Sekolah Ramah Anak
- 7Review Jujur MaGer: Benarkah Bisa Cair ke DANA Tanpa Deposit Sepeser Pun?
- 8Ijazah Asli Pak Jokowi Dikeluarkan di Ruang Sidang, Pengunjung Tepuk Tangan, Roy Suryo Malah Tertawa
- 9Turunan Panjang di KM 39 Bikin Lutut Nyeri? Ini 5 Cara Mencegahnya Sebelum Borobudur Marathon 2026
- 1015 Calon Anggota KI Jateng Lolos Tes Wawancara, Lanjut Fit and Proper Test di DPRD




