Jateng

Profil Ruud Gullit: Legenda AC Milan yang Mengubah Wajah Sepak Bola Eropa

Dody H | 21 Desember 2025, 06:37 WIB
Profil Ruud Gullit: Legenda AC Milan yang Mengubah Wajah Sepak Bola Eropa

JATENG.AKURAT.CO, Siapa yang tidak kenal Ruud Gullit? Pemain berkebangsaan Belanda ini bukan hanya seorang pemain hebat, tetapi juga legenda yang meninggalkan jejak abadi di AC Milan.

Dengan gaya bermain yang serbaguna, kecepatan, dan keahlian teknis yang luar biasa, Gullit menjadi bagian dari tim legendaris yang mendominasi sepak bola Eropa pada akhir tahun 1980-an dan awal 1990-an.

Dalam artikel ini akan membahas perjalanan karir Gullit di AC Milan, pencapaiannya, dan mengapa ia dianggap sebagai salah satu pemain terbaik sepanjang masa di klub tersebut.

Karier Awal di AC Milan: Tawaran Rekor yang Berharga

Pada tahun 1987, AC Milan melakukan keputusan yang berdampak besar dengan membeli Ruud Gullit dari PSV Eindhoven seharga ƒ 17 juta gulden Belanda, yang setara dengan sekitar €7,7 juta (atau £6 juta) pada kurs mata uang saat itu.

Pembelian ini dilakukan oleh pemilik klub saat itu, Silvio Berlusconi, yang melihat potensi besar Gullit untuk mengubah keberuntungan tim.

Saat tiba di Milan, Gullit awalnya mengalami kesulitan untuk menyesuaikan diri karena tidak berbicara bahasa Italia dan tidak terbiasa tinggal di negara asing.

Namun, ia segera menunjukkan kualitasnya di lapangan dan menjadi salah satu pemain kunci di bawah kepemimpinan pelatih Arrigo Sacchi.

Pencapaian Gemilang di AC Milan

Selama berseragam AC Milan, Ruud Gullit meraih banyak prestasi gemilang. Beberapa pencapaian terpentingnya antara lain:

- Scudetto (Juara Serie A): Pada musim pertama nya di Milan (1987-1988), Gullit membantu klub memenangkan Scudetto untuk pertama kalinya dalam 9 tahun. Klub kemudian kembali memenangkan gelar tersebut pada musim 1991-1992 dan 1992-1993. Pada musim 1991-1992, Milan bahkan bermain tanpa kekalahan di Serie A.

- Piala Champions Eropa: Gullit menjadi bagian dari tim yang memenangkan Piala Champions Eropa pada musim 1988-1989 dan 1989-1990. Pada final 1989 melawan Steaua Bucharest, ia mencetak dua gol yang krusial dalam kemenangan 4-0 Milan.

- Piala Interkontinental dan Piala Super Eropa: Selain Piala Champions Eropa, Gullit juga membantu Milan memenangkan Piala Interkontinental pada tahun 1989 dan 1990, serta Piala Super Eropa pada tahun 1989 dan 1990.

Gaya Bermain yang Serbaguna dan Dominan

Ruud Gullit dikenal sebagai pemain yang serbaguna dan dapat memainkan berbagai posisi di lapangan.

Di AC Milan, ia awalnya dimainkan di sisi kanan trio penyerang bersama Marco van Basten dan Pietro Virdis, tetapi setelah cedera van Basten, ia dipindahkan ke depan sebagai pasangan penyerang.

Gullit memiliki tubuh yang kuat, kecepatan, dan keahlian teknis yang luar biasa, yang memungkinkannya untuk menguasai permainan dan menciptakan peluang bagi rekan setimnya.

Ia juga dikenal sebagai pemain yang cerdas dan memiliki penglihatan permainan yang baik, yang memungkinkannya untuk memberikan umpan yang akurat dan membuat gol yang indah.

Dampak Abadi di AC Milan dan Sepak Bola Dunia

Ruud Gullit tidak hanya memberikan kontribusi besar dalam hal pencapaian di AC Milan, tetapi juga memiliki dampak abadi pada sepak bola dunia.

Gaya bermainnya yang serbaguna dan dominan menjadi inspirasi bagi banyak pemain muda di seluruh dunia.

Ia juga menjadi salah satu pemain pertama yang memecah batasan ras dan budaya di sepak bola Eropa, dan menjadi simbol keberagaman dan inklusi.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

D
Reporter
Dody H
D
Editor
Dody H