Jateng

BIKIN NANGIS! Dibuang Manchester United, Kini Jadi Rebutan Real Madrid! Inilah Kisah Pilu Alvaro Carreras, Si Anak Hilang yang Bersinar Terang!

Theo Adi Pratama | 4 Agustus 2025, 09:00 WIB
BIKIN NANGIS! Dibuang Manchester United, Kini Jadi Rebutan Real Madrid! Inilah Kisah Pilu Alvaro Carreras, Si Anak Hilang yang Bersinar Terang!

JATENG.AKURAT.CO, Ada sebuah kalimat yang terkadang sangat relate dengan dunia sepak bola: "Yang kita buang, justru yang bersinar paling terang."

Kalimat ini tampaknya sangat pas menggambarkan perjalanan karier Álvaro Carreras.

Anak Spanyol ini sempat dianggap surplus di Manchester United, hanya numpang nama di bangku cadangan, dan pernah merasa pintu Old Trafford menutup rapat untuknya.

Namun, waktu berjalan dengan cara yang aneh. Setelah keluar dari United dan menjadi salah satu bek kiri terbaik di Portugal bersama Benfica, MU justru menunjukkan minat untuk mengaktifkan klausul pembelian kembali Carreras.

Ironisnya, di saat hasrat untuk rujuk kembali dengan sang pemain, MU harus terima kenyataan kalau mereka kena tikung Real Madrid!

Bagaimana klub masa kecil Carreras itu memenangkan hatinya dan membuat klub yang membuangnya tampak begitu ngenes? Sebelum jauh membahasnya, mari kita kenalan dulu sama Álvaro Carreras!

Perjalanan dari Penyerang Cilik Hingga Bek Kiri Modern

Álvaro Carreras lahir di Ferrol, sebuah kota kecil di Galicia, barat laut Spanyol, pada 23 Maret 2003.

Sejak usia 4 tahun, ia sudah bergabung dengan klub lokal Racing de Ferrol dan bermain sebagai penyerang.

"Saya suka banget cetak gol!" katanya sambil tertawa dalam wawancara bersama Marca. Bayangkan saja, dalam satu musim dia bisa bikin 100 gol!

Beberapa tahun kemudian, Carreras pindah ke klub yang lebih besar, Deportivo La Coruña. Di sana, pelatih melihat potensinya dan memindahkannya jadi bek kiri.

Awalnya dia mengaku kesulitan, terutama karena naluri menyerangnya masih kuat. Tapi perlahan dia bisa beradaptasi dengan baik.

Tahun 2017 jadi titik penting dalam hidupnya. Carreras memutuskan hijrah ke Madrid untuk bergabung dengan Akademi Real Madrid.

Dia harus meninggalkan rumah dan pergi sejauh 600 km demi mengejar mimpi jadi pesepak bola profesional. Di sana, dirinya beradaptasi lagi dengan gaya bermain di level yang lebih tinggi.

Dilepas United dengan Klausul Buyback: Kode "Siapa Tahu Meledak"

Setelah tiga tahun di Real Madrid, pada tahun 2020, Carreras membuat keputusan mengejutkan dengan bergabung ke Manchester United.

Sayangnya, ia kesulitan menembus tim utama dan hanya menghabiskan waktu di tim U-23 atau numpang nama di bangku cadangan.

Akhirnya, pada Agustus 2023, United setuju melepasnya secara permanen ke Benfica.

Uniknya, United setuju melepas tapi sambil menyisipkan klausul buyback.

Ini semacam membuka jendela kecil setelah menutup pintu rapat-rapat. Siapa tahu Carreras meledak, kan? Dan benar saja!

Transformasi di Benfica: Dari Buangan Jadi Nominasi Team of the Year!

Carreras tak cuma numpang lewat di Lisbon. Ia berkembang jadi pemain penting di sisi kiri pertahanan Benfica.

Di musim 2024-2025, ia tampil di 52 laga resmi, mencetak 4 gol dan 5 assist.

Tapi lebih dari itu, catatan defensifnya solid: rata-rata 1,9 tackle per laga, 1,4 intercept, dan 1,7 sapuan bersih.

Kemampuannya menekan lawan dari sayap dan keberanian naik menyerang membuat namanya masuk nominasi Team of the Year Liga Portugal.

Dari pemain buangan jadi bintang, transformasi ini tak datang cuma-cuma, tapi hasil kerja keras dan konsistensi.

Bahkan pelatih Benfica, Bruno Lage (atau insider Benfica), memiliki optimisme kepada Carreras.

Seperti dikutip dari Tribuna, ia mengatakan setiap pemain yang meninggalkan Benfica, baik pemain Portugal maupun asing, akan sukses, dan hal ini termasuk Carreras.

Real Madrid Menikung Man United: Pulang ke Rumah dengan Harga Fantastis!

Nah, ketika Carreras benar-benar jadi bintang baru, cerita soal klausul buyback ini menjadi menarik.

Manchester United punya opsi untuk membeli Carreras kembali dengan harga lebih murah dibanding klub lain, sekitar 18 juta Euro.

Bagi United, ini semacam rencana cadangan. Jika Carreras benar-benar menjadi pemain top, mereka tak perlu bersaing di bursa transfer terbuka.

Klub besar sering melakukannya, seperti Chelsea terhadap beberapa lulusan akademinya.

Tapi rupanya, Madrid juga memiliki minat yang sama dan mau membayar lebih! Real Madrid awalnya mengajukan tawaran senilai 40 juta Euro untuk Carreras.

Namun angka itu ditolak oleh Benfica. Akhirnya Florentino Perez memberikan lampu hijau dan Los Blancos menaikkan tawaran menjadi 50 juta Euro! Benfica sulit untuk tidak menyetujui tawaran fantastis tersebut.

Di sisi lain, Carreras sangat antusias untuk kembali ke klub masa kecilnya itu.

Kesepakatan ini membuat United tak bisa mengaktifkan klausul pembelian kembali pada Carreras.

Sekalipun Manchester United sebenarnya ingin memulangkan pemain berusia 22 tahun tersebut, ya akhirnya malah kena tikung Real Madrid, kan. Sebuah plot twist yang bikin miris bagi fans MU!

Kenapa Madrid Rela Jor-joran? Masa Depan di Bawah Xabi Alonso!

Tapi kenapa Madrid rela mengeluarkan dana hingga 50 juta Euro untuk pemain yang bahkan dulu gagal debut di MU?

Jawabannya ada di gaya bermain dan konteks skuad Madrid di bawah pelatih Xabi Alonso.

Carreras bukan cuma produk lama Akademi Madrid, tapi bek kiri modern: cepat, agresif naik menyerang, dan nyaman bermain inverted.

Dalam sistem Xabi Alonso, fullback yang bisa masuk ke tengah jadi kunci membuka ruang di sayap untuk winger seperti Vinicius Jr. atau Kylian Mbappé.

Selain itu, usia Carreras baru 22 tahun, bagi Madrid ini investasi jangka panjang. Mereka tak cuma membeli nama, tapi juga potensi besar.

Kini Carreras adalah bagian dari proyek besar Real Madrid era Xabi Alonso.

Mereka bukan cuma beli pemain mahal, tapi membangun skuad muda yang berisi pemain-pemain seperti Álvaro Carreras, Gonzalo García, Jude Bellingham, Eduardo Camavinga, Arda Güler, Raúl Asensio, dan lain-lain.

Madrid ingin transisi generasi berjalan mulus. Dengan kehadiran Carreras di bek kiri, mereka punya pemain yang paham DNA klub dan punya kecepatan serta visi modern.

Bukan tidak mungkin, pencarian bek kiri sepeninggal Marcelo akan berakhir pada Álvaro Carreras. Bisa jadi ia akan melanjutkan legasi bek kiri asal Brasil itu.

Carreras yang dahulu hanya nama di daftar pemain cadangan Manchester United, hari ini ia disambut sebagai calon pilar Real Madrid.

Perjalanan ini tak pernah mudah, tapi itulah indahnya sepak bola. Selalu ada kesempatan kedua asalkan kita tak pernah menyerah dan terus bekerja keras. Kisah Álvaro Carreras adalah bukti nyata!

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.