Jateng

Tragis! Barito Putera Menang Tapi Tetap Degradasi, PSIS Semarang Tutup Musim dengan Kekalahan

Afri Rismoko | 24 Mei 2025, 20:08 WIB
Tragis! Barito Putera Menang Tapi Tetap Degradasi, PSIS Semarang Tutup Musim dengan Kekalahan

JATENG.AKURAT.CO, PSIS Semarang harus menutup gelaran Liga 1 Indonesia 2024/2025 dengan kekalahan pahit di kandang sendiri.

Dalam pertandingan terakhir di Stadion Jatidiri Semarang, Sabtu (24/5/2025), Laskar Mahesa Jenar takluk 1-2 dari Barito Putera dalam laga yang penuh ironi.

Barito Putera mengawali babak pertama dengan inisiatif penguasaan bola yang tinggi.

Tim asuhan Vitor Tinoco berjuang mati-matian untuk meraih kemenangan demi asa lolos dari jerat degradasi.

Namun, PSIS Semarang justru berhasil mencuri gol terlebih dahulu di menit ke-39 melalui Lukas Barreto, mengubah papan skor menjadi 1-0.

Tak tinggal diam, Barito Putera mampu membalas di menit tambahan waktu babak pertama. Murilo Otavio Mendes mencetak gol penyeimbang, membuat skor 1-1 bertahan hingga turun minum.

Baca Juga: HASIL SKOR AKHIR Arema FC vs Semen Padang, 0-1 Hingga Menit ke-81, CEK SCORE FULL TIME Menang Siapa

Memasuki babak kedua, Barito Putera langsung tancap gas dan berhasil membalikkan keadaan.

Baru satu menit babak kedua berjalan, Lucas Morelatto sukses mencetak gol yang membawa Barito Putera unggul 2-1.

Ketinggalan skor, PSIS Semarang berusaha keras mencetak gol balasan. Tekanan terus dilancarkan ke pertahanan Barito, namun sejumlah peluang yang tercipta tidak mampu dimanfaatkan secara maksimal oleh Septian David Maulana dan kawan-kawan.

Hingga pertandingan berakhir, Barito Putera berhasil mempertahankan keunggulan 2-1 atas PSIS Semarang. Kemenangan ini seharusnya menjadi kabar baik bagi Barito Putera.

Namun, dalam sebuah plot twist yang menyakitkan, Pelatih Barito Putera, Vitor Tinoco, mengakui bahwa meskipun timnya berhasil menargetkan dan meraih tiga poin penuh di pertandingan terakhir ini, hasil tersebut tidak cukup untuk membawa Barito Putera bertahan di Liga 1 musim depan.

Ini mengindikasikan bahwa hasil pertandingan lain di pekan ke-34 tidak mendukung Barito Putera untuk tetap di kasta tertinggi.

Sementara itu, Pelatih sementara PSIS Semarang, M. Ridwan, menyatakan bahwa laga kali ini merupakan pertandingan yang tidak mudah.

"Kami sudah bisa mengantisipasi serangan Barito, namun kurang beruntung," katanya.

Ia menambahkan bahwa para pemain sudah melakukan yang terbaik di pertandingan terakhir Liga 1 musim ini dan menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh pecinta PSIS atas hasil kurang baik ini.

Kekalahan ini menjadi penutup musim yang kurang manis bagi PSIS Semarang, sementara kemenangan Barito Putera menjadi kenangan pahit karena tidak mampu menyelamatkan mereka dari degradasi.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

A
Reporter
Afri Rismoko
A