Bakal Jadi Bek Terbaik Dunia? Profil Singkat Dean Huijsen, Si Bocah Ajaib yang Diperebutkan Real Madrid dan Chelsea!

JATENG.AKURAT.CO, Di usianya yang baru menginjak 19 tahun, Dean Huijsen sudah menjadi sorotan tajam dunia sepak bola Eropa.
Tinggi menjulang 197 cm, dingin bak es saat mengawal lini belakang, dan punya visi permainan layaknya bek veteran — apakah ini calon Virgil van Dijk baru? Atau bahkan lebih?
Belum genap dua dekade usia, Huijsen telah memperkuat tiga klub besar di tiga negara berbeda.
Kini, raksasa La Liga Real Madrid dikabarkan serius ingin menjadikannya proyek jangka panjang.
Tapi, bagaimana bisa bocah Belanda yang besar di Spanyol ini begitu cepat meroket?
Awal Mula: Dari Amsterdam ke Malaga, Dari Main di Taman ke Akademi Elit
Dean Huijsen lahir pada 14 April 2005 di Amsterdam, Belanda. Ayahnya, Donny Huijsen, sempat mengenyam latihan di akademi Ajax — dan tampaknya, darah bola itu mengalir kuat pada Dean.
Saat usianya masih bocah, keluarga Huijsen pindah ke Marbella, Spanyol. Di sinilah kisah luar biasa itu dimulai.
Mulai dari Costa Unida CF, lalu ke Málaga CF saat usianya masih 10 tahun.
Dean kecil sudah menunjukkan kecerdasan membaca permainan, kemampuan duel udara, dan ketenangan luar biasa saat membawa bola. Tidak heran, klub-klub besar mulai melirik.
Juventus dan AS Roma: Kilas Kilat Menuju Panggung Utama
Pada tahun 2021, Juventus merekrut Huijsen untuk memperkuat tim muda mereka.
Tak butuh waktu lama, sang bek muda mulai rutin ikut berlatih bersama tim utama.
Ia digadang-gadang sebagai suksesor masa depan untuk lini belakang Si Nyonya Tua.
Namun, untuk mendapatkan jam terbang lebih, Dean dipinjamkan ke AS Roma musim 2023/2024.
Di sana, ia tampil impresif dalam 25 laga dan bahkan menyumbang 3 gol — angka yang langka untuk seorang bek tengah.
Bournemouth dan Premier League: Awal Petualangan di Inggris
Musim 2024, kejutan datang ketika Bournemouth sukses mengamankan jasa Dean Huijsen.
Banyak yang menyangka ini hanya batu loncatan — dan memang begitu kenyataannya.
Di klub berjuluk The Cherries, Dean langsung nyetel. Dari 14+ laga, ia sudah mencatatkan 2 gol dan berbagai tekel krusial yang memukau fans.
Kini, tawaran dari Arsenal dan Chelsea sudah masuk. Tapi rumor terbaru menyebutkan: Real Madrid sudah memulai pendekatan intensif.
Klub ibu kota Spanyol itu percaya Huijsen bisa menjadi generasi baru Sergio Ramos.
Pilih Spanyol Ketimbang Belanda: Kenapa?
Meski lahir di Belanda, Dean memilih membela tim nasional Spanyol.
Ia debut bersama Timnas U-21 pada 2024 dan diperkirakan akan menembus tim senior tak lama lagi.
Keputusannya ini cukup mengejutkan, tapi masuk akal: Dean besar di Spanyol, berbahasa Spanyol fasih, dan memiliki kedekatan emosional dengan budaya negeri Matador.
Kehidupan Pribadi: Sederhana, Fokus, dan Penuh Dukungan
Jauh dari glamor, Dean Huijsen lebih memilih hidup tenang. Ia tinggal di apartemen modern dekat stadion Bournemouth dan lebih sering terlihat mengendarai Volkswagen Golf atau Audi Q5 daripada supercar mewah.
Kehidupan cintanya juga masih sepi — bukan karena tidak laku, tapi karena fokus 100% ke karier sepak bolanya.
Disponsori Nike dan Dilirik Brand Besar
Meski masih muda, Dean sudah menjadi wajah dari beberapa brand ternama seperti Nike.
Sepatunya yang dikenakan dalam setiap laga adalah bagian dari endorsement eksklusif.
Tak menutup kemungkinan dalam beberapa tahun ke depan, wajahnya akan menghiasi iklan-iklan besar.
Masa Depan Cerah: Real Madrid atau Kembali ke Italia?
Dengan semua yang sudah diraih di usia 19 tahun, masa depan Dean Huijsen tampak sangat menjanjikan.
Real Madrid disebut-sebut telah memantau performanya secara intens.
Jika benar, maka ini akan jadi langkah terbesar dalam kariernya — dan mungkin, awal dari era baru bagi lini belakang Los Blancos.
Apakah Dean Huijsen Adalah “Next Big Thing”?
Dari bocah yang main bola di taman Marbella, kini jadi incaran klub-klub top Eropa. Huijsen bukan hanya punya bakat — ia punya mental, dedikasi, dan visi besar.
Dengan postur menakutkan, teknik tenang, dan kemampuan membangun serangan dari belakang, Dean Huijsen bisa jadi nama besar yang akan terus kita dengar dalam satu dekade ke depan.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini










