Kalah 1-2 dari PSS, PSIS 12 Laga Tanpa Kemenangan: Welcome Liga 2 Semakin Nyata

JATENG.AKURAT.CO, Krisis belum berakhir bagi PSIS Semarang, kekalahan 1-2 dari PSS Sleman pada pekan ke-32 BRI Liga 1 2024/25, Sabtu (9/5/2025), memperpanjang rekor tanpa kemenangan Mahesa Jenar.
Hasil tersebut menjadikan rekor PSIS tanpa kemenangan menjadi 12 pertandingan beruntun, dengan 4 pertandingan terakhir selalu mengalami kekalahan.
Hasil negatif ini menempatkan PSIS dalam posisi yang semakin rentan terjerembab ke zona degradasi, membayangi mereka dengan bayang-bayang Liga 2 musim depan.
Baca Juga: Ada 5 Pilihan Kuliner Mantap di Blok M Square, Dijamin Puas dan Gak Bikin Kantong Jebol
Pertandingan yang berlangsung di Stadion Jatidiri, Semarang, digelar tanpa kehadiran penonton karena alasan keamanan.
Meski tampil di kandang sendiri, PSIS justru kembali tampil melempem dan gagal membendung agresivitas tim tamu sejak menit awal.
Tocantins Jadi Mimpi Buruk PSIS
PSS Sleman tampil percaya diri dan efektif.
Baru delapan menit laga berjalan, Gustavo Tocantins mencetak gol pembuka usai mengecoh kiper PSIS, Adi Satryo.
Serangan cepat PSS terbukti menyulitkan lini belakang PSIS yang tampil kurang disiplin.
Menjelang akhir babak pertama, petaka kembali menimpa tuan rumah PSIS.
Wasit menunjuk titik putih setelah pelanggaran di kotak penalti, dan Tocantins kembali mencatatkan namanya di papan skor dengan eksekusi dingin.
Skor 2-0 untuk PSS bertahan hingga turun minum.
Di babak kedua, PSIS mencoba bangkit dan berhasil memperkecil ketertinggalan lewat gol Lucas Barreto.
Namun, berbagai upaya untuk menyamakan skor tak membuahkan hasil hingga laga usai.
Skor 1-2 menjadi kekalahan keempat beruntun bagi PSIS Semarang
PSIS Terus Terpuruk, Waktu Makin Menipis
Hasil ini menambah panjang daftar kekecewaan suporter PSIS.
Dari 12 laga terakhir, tak satu pun berakhir dengan kemenangan.
Ironisnya, empat pertandingan terakhir selalu berakhir dengan kekalahan.
Tren negatif ini membuat PSIS makin dekat dengan jurang degradasi.
Dengan hanya dua laga tersisa, PSIS wajib menang untuk menghindari degradasi ke Liga 2 – sesuatu yang akan menjadi pukulan besar bagi klub yang sempat digadang-gadang sebagai kandidat kuat papan atas di awal musim.
Sejarah Tak Cukup Selamatkan PSIS
Secara head to head, PSIS Semarang masih unggul atas PSS dengan enam kemenangan dari 10 pertemuan terakhir.
Namun, sejarah tidak cukup untuk menyelamatkan mereka dari krisis saat ini. Inkonsistensi performa, minim kreativitas di lini tengah, serta rapuhnya pertahanan menjadi masalah kronis yang belum terselesaikan hingga mendekati akhir musim.
Dengan dua pertandingan sisa dan jadwal yang tidak ringan, hanya keajaiban atau perubahan drastis yang bisa menyelamatkan PSIS dari mimpi buruk degradasi ke Liga 2.
Di sisi lain, kemenangan atas PSIS menjadi nafas segar bagi PSS Sleman yang juga tengah berjuang bertahan di Liga 1.
Tambahan tiga poin membuat mereka menjaga asa untuk tetap berada di kasta tertinggi musim depan.
***
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Live Score PSMS Medan vs Persiraja: Ayam Kinantan Mengamuk, Javier Siverio Borong 4 Gol!
- 2Gak Perlu Modal! 10 Game di Play Store Ini Bisa Kasih Saldo DANA Tiap Hari, Ada yang Rp100 Ribu
- 3Semarang Berpuisi Bakal Merambah TBRS dan Kota Lama, Pemkot Perluas Ruang Ekspresi Seniman
- 4Tiket Kereta Api Keberangkatan 1 Desember 2026 Sudah Bisa Dipesan, KAI Minta Pelanggan Cek Jadwal Baru
- 5Review Jujur ISUL: Cair ke DANA Tanpa Deposit, Tapi Iklannya Bikin Emosi
- 6Review Jujur MaGer: Benarkah Bisa Cair ke DANA Tanpa Deposit Sepeser Pun?
- 7Ekosistem Pendidikan Sehat Wujudkan Sekolah Ramah Anak
- 8Turunan Panjang di KM 39 Bikin Lutut Nyeri? Ini 5 Cara Mencegahnya Sebelum Borobudur Marathon 2026
- 9Ijazah Asli Pak Jokowi Dikeluarkan di Ruang Sidang, Pengunjung Tepuk Tangan, Roy Suryo Malah Tertawa
- 1015 Calon Anggota KI Jateng Lolos Tes Wawancara, Lanjut Fit and Proper Test di DPRD








