Ironi Pratama Arhan: Dari Anak Emas Shin Tae-yong, Kini Tersingkir di Era Patrick Kluivert

JATENG.AKURAT.CO, Pratama Arhan, yang dulu menjadi salah satu anak emas Shin Tae-yong, kini harus menerima kenyataan pahit.
Di era kepelatihan Patrick Kluivert, namanya bahkan tidak masuk dalam daftar susunan pemain Timnas Indonesia di dua laga penting melawan Australia dan Bahrain dalam lanjutan Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia.
Meski Arhan dipanggil ke skuad Garuda, ia tidak mendapat kesempatan bermain dalam dua pertandingan tersebut, karena tidak masuk di list daftar susunan pemain.
Tidak ada lagi lemparan jauh khas Pratama Arhan yang selama ini menjadi salah satu senjata mematikan Timnas Indonesia dan selalu ditunggu-tunggu oleh pecinta sepak bola Tanah Air.
Skuad Timnas Indonesia vs Bahrain Tanpa Pratama Arhan
Dalam daftar 23 pemain yang dipilih Patrick Kluivert untuk menghadapi Bahrain, tidak ada nama Arhan.
Berikut daftar lengkapnya:
Kiper:
-
Maarten Paes
-
Ernando Ari
-
Emil Audero
Bek:
-
Jay Idzes
-
Sandy Walsh
-
Rizky Ridho
-
Kevin Diks
-
Calvin Verdonk
-
Jordi Amat
-
Dean James
-
Shayne Pattynama
-
Justin Hubner
Gelandang:
-
Ivar Jenner
-
Thom Haye
-
Nathan Tjoe-A-On
-
Marselino Ferdinan
-
Ricky Kambuaya
-
Joey Pelupessy
-
Eliano Reijnders
Penyerang:
-
Rafael Struick
-
Ole Romeny
-
Ragnar Oratmangoen
-
Ramadhan Sananta
Tidak hanya Arhan, Nadeo Argawinata, Hokky Caraka, dan Muhammad Ferarri juga kembali tersingkir dari daftar pemain pilihan Kluivert.
Bahkan, Septian Bagaskara juga tidak masuk dalam skuad.
Dulu Diandalkan, Kini Tersingkir
Di bawah kepemimpinan Shin Tae-yong, Pratama Arhan hampir selalu mendapat tempat di Timnas Indonesia.
Lemparan jauhnya yang sering menciptakan peluang emas membuatnya menjadi salah satu pemain favorit suporter Garuda.
Namun, kini di era Patrick Kluivert, posisinya semakin terpinggirkan.
Keputusan Kluivert untuk tidak memainkan Arhan bahkan saat menghadapi Australia dan Bahrain menunjukkan bahwa ia lebih mengandalkan pemain-pemain baru yang dianggap lebih cocok dengan strateginya.
Nama-nama seperti Calvin Verdonk dan Shayne Pattynama kini lebih dipercaya di posisi bek kiri, yang sebelumnya menjadi wilayah kekuasaan Arhan.
Masa Depan Arhan di Timnas Indonesia
Absennya Arhan dalam dua laga penting ini tentu menjadi pertanyaan besar bagi para penggemar sepak bola Indonesia.
Apakah ia masih memiliki tempat di Timnas di bawah Kluivert? Atau ini menjadi sinyal bahwa era kejayaan Pratama Arhan di Timnas mulai meredup?
Hanya waktu yang bisa menjawab.
Namun satu hal yang pasti, tanpa Pratama Arhan, Timnas Indonesia kehilangan salah satu senjata andalannya.
Lemparan jauh khasnya yang selalu dinantikan kini hanya menjadi kenangan bagi para suporter Garuda di dua laga terakhir Timnas Indonesa.
***
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Live Score PSMS Medan vs Persiraja: Ayam Kinantan Mengamuk, Javier Siverio Borong 4 Gol!
- 2Gak Perlu Modal! 10 Game di Play Store Ini Bisa Kasih Saldo DANA Tiap Hari, Ada yang Rp100 Ribu
- 3Semarang Berpuisi Bakal Merambah TBRS dan Kota Lama, Pemkot Perluas Ruang Ekspresi Seniman
- 4Tiket Kereta Api Keberangkatan 1 Desember 2026 Sudah Bisa Dipesan, KAI Minta Pelanggan Cek Jadwal Baru
- 5Review Jujur ISUL: Cair ke DANA Tanpa Deposit, Tapi Iklannya Bikin Emosi
- 6Ekosistem Pendidikan Sehat Wujudkan Sekolah Ramah Anak
- 7Review Jujur MaGer: Benarkah Bisa Cair ke DANA Tanpa Deposit Sepeser Pun?
- 8Ijazah Asli Pak Jokowi Dikeluarkan di Ruang Sidang, Pengunjung Tepuk Tangan, Roy Suryo Malah Tertawa
- 9Turunan Panjang di KM 39 Bikin Lutut Nyeri? Ini 5 Cara Mencegahnya Sebelum Borobudur Marathon 2026
- 1015 Calon Anggota KI Jateng Lolos Tes Wawancara, Lanjut Fit and Proper Test di DPRD




