Bung Towel; Semua Pihak Berkontribusi Atas Pencapaian Timnas, Bukan Cuma Naturalisasi

JATENG.AKURAT.CO, Pengamat sepakbola kontroversial, Tomi Weli kembali memberikan pernyataan menohok. Pria yang akrab disapa Towel tersebut banyak pihak yang berkontribusi kepada pencapaian Timnas di Piala Asia U 23 Qatar, bukan hanya PSSI.
“Jadi kalau kita klaim PSSI berkontribusi ke kelolosan Timnas U 23 ke perempat final piala Asia U 23, jangan lupa bahwa jika saja PSSI tidak memutuskan untuk meliburkan liga 1 saat itu tidak aka nada pemain-pemain yang bagus yang ikut. Jadi kita tidak bisa mengklaim hanya satu pihak yang berkontribusi,” ujar Towel dalam acara Hotroom, Rabu (24/4/2024).
Towel menunjukkan bahwa yang mencetak 5 gol kemenangan timnas di piala Asia U 23 semuanya adalah pemain kelahiran Indonesia.
Baca Juga: Coach Justin: Pemain Naturalisasi Punya Kontribusi, Tapi Jangan Sepelekan Pemain Lokal
“Tapi faktanya yang mencetak gol sebanyak 5 gol kegawang lawan kemarin semuanya pemain lokal, dua gol Komang Teguh, dua gol Marselino, dan satu gol Witan Sulaiman,” jelasnya.
Oleh sebab itu, baginya tidak boleh pecinta sepakbola hanya mengunggulkan pemain naturalisasi.
“Maka tidak boleh ada satu pihakpun yang mengunggulkan satu pihak (naturalisasi) dibanding pihak yang lain,” bebernya.
Prinsipnya dalam sepakbola, Towel melanjutkan, naturalisasi dilakukan untuk akselerasi prestasi. Jadi bukan anti dan pro, tapi itu adalah cara mempercepat meraih prestasi.
Baca Juga: Nasionalisme STY yang Terabaikan dan Target Lolos Olimpiade Paris Bagi Timnas Indonesia U 23
“Nah karena secara hukum warga naturalisasi sudah dijamin oleh Negara, maka jangan diperdebatkan lagi status kewarganegaraannya,” tandasnya.
Sekarang yang kita perdebatkan adalah dalam aspek teknis sepakbolanya apakah pemain naturalisasi ini berkontribusi atau tidak. Tapi yang saya lihat, empat naturalisasi di piala asia u 23 ini cukup berkontribusi.
“Tapi jangan sampai kita mengapresiasi mereka tapi merendahkan pemain lokal,” jelasnya.
Baca Juga: Soal Naturalisasi, Arya Sinulingga; Pecinta Sepakbola Indonesia Haus Kemenangan
Namun apakah untuk kedepannya system naturalisasi seperti ini dipertahankan atau tidak, jawabannya tergantung karena setiap periode kepengurusan memiliki kebijakannya sendiri. Yang pasti, pemain yang membela tim nasional adalah pemain terbaik dari manapun asalnya.
“Maka pertanyaan kritisnya adalah, akselerasi naturalisasi ini sampai kapan dan seberapa banyak,” tegas Towel.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini



Terpopuler
- 1Profil Instagram Ko Hyung-jin Wasit Indonesia vs Malaysia, Sejarah Kelam 2019 Kembali Terbayang usai Tom Haye Dikartu Merah!
- 2LIVE SCORE Indonesia vs Malaysia, Skor 0-0 Menit ke-70 Thom Haye Kartu Merah, Cek Skor Akhir FULL TIME Menang Siapa?
- 3Kalender Jawa Oktober 2026: Weton, Neptu, dan Rekomendasi Hari Baik untuk Hajatan
- 4Laga PERSIKU VS PSIS BATAL DIGELAR! Ini Alasan Manajemen Tuan Rumah Terkait Pembatalan Pertandingan
- 5Laga Persiku vs PSIS Mendadak BATAL Digelar, Netizen: Harusnya Tuan Rumah Kalah WO!
- 6F1 Ubah Jadwal GP Azerbaijan ke Sabtu, Ternyata Ini Penyebabnya
- 7Panduan Lengkap Kalender Jawa November 2026, dari Minggu Pahing hingga Senin Legi
- 8MotoGP 2026 Masuki Fase Akhir: Ini Jadwal Lengkap Sisa Balapan
- 9PLN Umumkan Pemeliharaan Jaringan di Semarang Timur, Listrik Padam 6 Jam
- 10TNT Awards Jateng 2026 Dorong Elektronifikasi Transaksi Pemerintah Daerah




