Jateng

Coach Justin: Pemain Naturalisasi Punya Kontribusi, Tapi Jangan Sepelekan Pemain Lokal

Theo Adi Pratama | 25 April 2024, 16:27 WIB
Coach Justin: Pemain Naturalisasi Punya Kontribusi, Tapi Jangan Sepelekan Pemain Lokal

JATENG.AKURAT.CO, Pengamat sepakbola sekaligus mantan pelatih futsal timnas Indonesia, Justinus Lhaksana mengatakan bahwa penonton atau pecinta sepakbola Indonesia saat ini sudah menikmati hasil dari sistem naturalisasi yang dibuat PSSI.

Menurutnya, pemain naturalisasi punya kontribusi besar dalam setiap kemenangan Timnas saat ini, termasuk pada perhelatan Piala Asia u 23 Qatar 2024.

“Mengenai prestasi Timnas, kita sebagai penonton hanya menikmati hasil akhir, yaitu kemenangan. Tapi di tim piala Asia U 23 kali ini, dari sebelas pemain yang bermain kaemarin ada enam pemain yang bermain di luar negeri dan ada empat yang bermain di liga lokal,” ujarnya pada Rabu malam (24/4/2024) dalam acara Hotroom yang dipandu Hotman Paris.

Baca Juga: Nasionalisme STY yang Terabaikan dan Target Lolos Olimpiade Paris Bagi Timnas Indonesia U 23

“Nah dari empat pemalin liga lokal tersebut, hanya dua yang bisa mengimbangi, yaitu Rizki Ridho dan Witan Sulaiman,” tandasnya.

Namun begitu, menurut pria yang akrab disapa coach Justin ini, masih ada dua pemain yang belum bisa menyesuaikan dengan kualitas pemain-pemain diaspora tersebut.

“Artinya ada dua pemain yang kesulitan mengimbangi kualitas pemain yang bermain di luar neger, tapi bukan jelek,’ ungkapnya.

Baca Juga: Soal Naturalisasi, Arya Sinulingga; Pecinta Sepakbola Indonesia Haus Kemenangan

Menurut coach Justin sendiri, pelatih Shin Tae Yong sudah menerapkan game plane yang menyesuaikan kapasitas pemain sehingga mampu meraih hasil maksimal dalam setiap pertandingan.

“Nah Shin Tae Yong sendiri sudah menerapkan game plane yang sesuai dengan kapasitas pemain kita sehingga kita mampu meraih hasil maksimal,” ujarnya.

Baca Juga: Dari Den Bosch ke Dunia: Kisah Justin Hubner, Sang 'Sergio Ramos' Indonesia!

“Kita jangan lupa juga, walaupun bermain di liga Eropa, tapi mereka bukan di tier 1. Namun walaupun begitu mereka bisa memberikan kontribusi lebih, dan pemain di liga lokal kita pelan-pelan bisa mengimbangi,” bebernya.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.