Jateng

Semen Padang Kena Dua Pukulan Telak, Tak Hanya Dilumat PSBS Skor 3-0 Juga Disanksi Komdis PSSI, Ini Penyebabnya

Arixc Ardana | 5 Maret 2024, 16:03 WIB
Semen Padang Kena Dua Pukulan Telak, Tak Hanya Dilumat PSBS Skor 3-0 Juga Disanksi Komdis PSSI, Ini Penyebabnya

AKURAT.CO, Semen Padang Kena Dua Pukulan Telak, Tak Hanya Dilumat PSBS Juga Disanksi Komdis PSSI

Semen Padang meraih hasil buruk di Final Liga 2 leg pertama, usai dilumat PSBS Biak dengan skor 0-3 di Stadion Cendrawasih pada Selasa 5 Maret 2024

Tak hanya kalah di final leg pertama, Semen Padang juga kena pukulan kedua usai Komdis PSSI mengumumkan sanksi untuk tim Kabau Sirah pada hari ini

Baca Juga: Duel Strategis di Liga 2: Persiraja vs Malut United FC Siap Ciptakan Sejarah, Berikut Data dan Faktanya

Semen Padang ditantang PSBS Biak pada laga leg pertama final Pegadaian Liga 2 2023/24 di Stadion Cendrawasih, Biak, Selasa (5/3/2024) kickoff pukul 13.00 WIB.

Bertanding dihadapan suporter yang memadati stadion, PSBS Biak memimpin gol pada babak pertama lewat tendangan jarak dekat Oktavio Dutra di menit ke-25

Bek PSBS tersebut memanfaatkan kemelut didepan gawang Semen Padang, akibat genangan air yang menggenang.

Bola sempat ditepis kiper Semen Padang, namun karena licin bola lepas ke arah gawang sendiri.

Bola sempat berhenti akibat menabrak genangan didepan gawang Semen Padang, namun langsung dicocor Oktavio Dutro 

Skor pun berubah menjadi 1-0 untuk tuan rumah

Hujan deras yang terus mengguyur membuat kondisi lapangan tergenang air cukup tinggi, hingga laga harus dihentikan pada menit ke-42 babak pertama

Usai beragam upaya dilakukan untuk mengurangi genangan air di lapangan dan berhenti hingga 30 menit , pertandingan PSBS vs Semen Padang pun dilanjutkan kembali

Hanya berselang berapa menit, PSBS kembali mencetak gol di menit ke 45+1 lewat Alexsandro

Ini menjadi gol ke -18 striker asal Brasil di musim ini

Saat ini laga babak kedua masih berlangsung hingga menit ke 60

Alexsandro kembali menjebol gawang Semen Padang di menit ke- 80 hingga skor berubah menjadi 3-0 untuk PSBS

Jelang akhir laga PSBS sempat mencetak gol namun dianulir wasit

Skor 3-0 untuk PSBS atas Semen Padang tidak bisa berubah hingga wasit meniup peluit panjang tanda akhir pertandingan

Usai pukulan pertama dengan kekalahan di leg pertama Final Liga 2, pukulan kedua datang dari Komdis PSSI

Klub sepak bola Semen Padang mendapat sanksi berupa denda total sebesar Rp. 35.000.000,- dalam sidang Komite Disiplin PSSI yang berlangsung pada tanggal 2 Maret 2024.

Denda ini diberikan terkait dua insiden pelanggaran yang terjadi dalam pertandingan melawan Malut United FC pada tanggal 29 Februari 2024 di Pegadaian Liga 2 musim 2023/2024.

Dalam insiden pertama, Semen Padang didenda sejumlah Rp. 10.000.000,- karena perilaku tidak sportif dari sebagian penonton yang melakukan pelemparan botol air mineral ke arah perangkat pertandingan yang berada di Tribun Timur.

Baca Juga: Persib Bandung dan PSIS Semarang Kena Denda PSSI Akibat Ulah Suporter

Kejadian ini menimbulkan kekhawatiran terkait keamanan dan integritas perangkat pertandingan.

Insiden kedua yang melibatkan banyak penonton Semen Padang memasuki area lapangan pertandingan, mengakibatkan klub dikenakan denda yang lebih berat yaitu sejumlah Rp. 25.000.000,-.

Ini menandai pelanggaran serius karena menyangkut masalah keamanan yang bisa mengancam keselamatan para pemain, ofisial pertandingan, dan penonton.

Baca Juga: Final Liga 2 Leg Pertama Terhenti Karena Stadion Cendrawasih Terendam Banjir, Panpel Gunakan Alat Seadanya untuk Kurangi Genangan

Kedua pelanggaran tersebut dianggap mengganggu jalannya pertandingan dan menciptakan citra negatif bagi sepak bola Indonesia.

Komite Disiplin PSSI mengambil langkah tegas sebagai bentuk dari komitmennya untuk menjaga standar disiplin dan etika dalam sepak bola nasional.

Semen Padang FC diharapkan untuk segera melakukan tindakan perbaikan dan mengambil langkah pencegahan agar peristiwa serupa tidak terjadi di masa depan.

***

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.