Ini Profil Lengkap I Putu Gede Pelatih Kepala Persibo Anyar, Ditargetkan Lolos ke Liga 2

AKURAT.CO, Dalam dunia sepak bola Indonesia, nama I Putu Gede Santoso bukanlah sosok yang asing.
Memulai karirnya di musim 94/95 dengan klub yang kini menjadi misteri, Putu Gede telah mengukir sejarah panjang bersama beberapa tim besar di Indonesia seperti Persebaya Surabaya, Mitra Kukar, Persija Jakarta, dan Arema Malang.
Pria kelahiran Surabaya, 1 Desember 1973 ini, dikenal tidak hanya karena keahliannya menggiring bola, namun juga dedikasinya yang tinggi terhadap sepak bola Indonesia.
Karir bermainnya yang gemilang berlanjut hingga ia memutuskan gantung sepatu pada 1 Januari 2013 di Persipro.
Keputusan ini tidak mengakhiri kisahnya di sepak bola sebaliknya, ia memulai babak baru sebagai pelatih.
Bergabung dengan klub-klub elit sepak bola Indonesia, ia memulai karirnya di klub yang tidak diketahui pada musim 94/95, dan kemudian bermain untuk tim-tim besar seperti Persebaya Surabaya, Mitra Kukar, Persija Jakarta, dan Arema Malang.
Baca Juga: Ini Delapan Klub Liga 2 yang Turun Kasta ke Liga 3
Setelah berpindah antara beberapa klub, termasuk Persita dan Persekabpas Pasuruan, ia mengakhiri karir bermainnya di Persipro pada 1 Januari 2013.
Selama karirnya, Putu Gede dikenal sebagai pemain yang memiliki dedikasi tinggi, dan sekarang sebagai pelatih, dia terus memberikan pengaruh besar pada sepakbola nasional.
Dengan kekayaan pengalaman dan lisensi kepelatihan Pro UEFA, Putu Gede kini menjabat sebagai Pelatih Kepala Persibo Bojonegoro, posisi yang diembannya sejak 18 Februari 2024.
Sebagai pelatih, ia dikenal dengan pendekatan taktisnya yang cerdik, sering kali mengandalkan formasi 4-3-3 bertahan yang solid.
Pengalaman kepelatihannya cukup luas, termasuk posisi sebagai Pelatih Kepala di Persikab Bandung dan Asisten Pelatih di Arema FC.
Karir kepelatihannya dimulai di Persibo Bojonegoro sebagai asisten pelatih pada tahun 2013/14, dan sejak itu, ia telah melatih berbagai tim termasuk PSS Sleman, PSG Gresik, dan Aceh United.
Prestasi terbesarnya termasuk membawa PSMS menjadi juara dengan rata-rata poin per pertandingan (PPM) tertinggi di antara posisinya yang lain.
Kini di usianya yang menginjak 50 tahun, Putu Gede tidak hanya dihormati sebagai mantan pemain yang berdedikasi, tapi juga sebagai pelatih yang memberikan pengaruh besar pada sepak bola nasional.
Kiprahnya dalam dunia sepak bola, baik sebagai pemain maupun pelatih, menunjukkan bahwa sepak bola bukan sekadar permainan, melainkan juga panggung besar untuk memperlihatkan dedikasi dan kecintaan terhadap olahraga.
Keberhasilan dan dedikasi I Putu Gede dalam sepak bola Indonesia merupakan inspirasi bagi banyak orang, membuktikan bahwa perjalanan karir yang panjang dan beragam dapat membawa dampak signifikan bagi perkembangan sepak bola nasional.
Seiring berjalannya waktu, kontribusinya sebagai pelatih diharapkan dapat membawa Persibo Bojonegoro ke tingkat prestasi yang lebih tinggi atau naik kelas ke liga 2, sekaligus mengukuhkan posisinya sebagai salah satu pelatih sepak bola terkemuka di Indonesia.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Live Score PSMS Medan vs Persiraja: Ayam Kinantan Mengamuk, Javier Siverio Borong 4 Gol!
- 2Gak Perlu Modal! 10 Game di Play Store Ini Bisa Kasih Saldo DANA Tiap Hari, Ada yang Rp100 Ribu
- 3Semarang Berpuisi Bakal Merambah TBRS dan Kota Lama, Pemkot Perluas Ruang Ekspresi Seniman
- 4Tiket Kereta Api Keberangkatan 1 Desember 2026 Sudah Bisa Dipesan, KAI Minta Pelanggan Cek Jadwal Baru
- 5Review Jujur ISUL: Cair ke DANA Tanpa Deposit, Tapi Iklannya Bikin Emosi
- 6Review Jujur MaGer: Benarkah Bisa Cair ke DANA Tanpa Deposit Sepeser Pun?
- 7Ekosistem Pendidikan Sehat Wujudkan Sekolah Ramah Anak
- 8Turunan Panjang di KM 39 Bikin Lutut Nyeri? Ini 5 Cara Mencegahnya Sebelum Borobudur Marathon 2026
- 9Ijazah Asli Pak Jokowi Dikeluarkan di Ruang Sidang, Pengunjung Tepuk Tangan, Roy Suryo Malah Tertawa
- 1015 Calon Anggota KI Jateng Lolos Tes Wawancara, Lanjut Fit and Proper Test di DPRD



